ANTARA SUAMI DAN MANTAN PACAR

ANTARA SUAMI DAN MANTAN PACAR
Aku terima dia jadi pacar ku


__ADS_3

Masih berlanjut kita telponan,


"Kita akan bahagia kalau bersama dan kamu harus yakin dengan cinta kita saat ini, love you so much, your the best, so love you",dia bicara seperti itu membuat ku melayang dan tidak pernah berfikir kalau diantara kita ada hati yang harus dijaga masing-masing.


"Ya, aku mau melanjutkan cerita bersamamu", kali ini aku benar-benar sudah gila di buat nya.


"Trimaksih my dear", jawab dia.


Handphone ku lowbet akhirnya matilah tuh habis baterai, lagi asik asik nya memadu kasih malah lowbet. Handphone ku cas dulu, aku beres beres rumah dan masak sebelum suamiku pulang. Aku mungkin lagi bahagia sehingga aku tidak peduli dengan tingkah laku nya suamiku yang membosankan, ingin hati ku cepat cepat menghubungi dia kembali. Tak terasa aku tersenyum sendiri dan diliatin suami ku,


"Kenapa dengan mu ada apa", suami ku pun bertanya, aku cuman menggeleng kepala saja.

__ADS_1


Aku pun hentikan kegilaan di hadapan suami ku, malam ini suami ku tidur dengan ku. Aku tidak aktivkan hp karna aku takut ketauan oleh suamiku, disana aku tidak sadar dosa apa yang sedang aku lakukan dan neraka mana yang sedang aku tuju. Aku hanya mikir dunia yang indah tanpa ada pikiran hari akhir, malam ini aku tidak dapat kabar dari dia pacar selimut ku. Dia yang menghangatkan aku disetiap waktu ku, dia yang menghangatkan waktu dan keadaan ku. Esok nya suami ku berangkat kerja, Aku aktif kan kembali hp ku. Banyak sekali video call, pesan dari pacar ku yang tak ku jawab semalam. Aku tunggu kembali kabar dari dia karna aku takut masih bersama istrinya, aku beres beres rumah sampai aku selesai mandi. Pacar ku telfon aku, hati ku girang banget, dia video call. Aku salah tingkah dibuatnya, aku jawab dan kita asik berbicara sambil tertawa bersama. Beban di pundak ku perlahan menghilang setelah dia hadir kembali di hidup ku, dia ingin ketemu dengan ku tapi tidak tau harus ketemu dimana dan bagaimana cara nya. Aku dan pacar ku mencari akal untuk ketemu, memang dasar dosa itu di restuin setan, kita punya cara nya masing-masing. Aku ijin ke suami untuk pergi nginap di rumah teman ku karna dia mau punya acara, karna aku tidak mau dia curiga dan aku pun tau dia tidak mungkin ikut, aku ajak dia cuman pormalitas saja. Hasil nya dia percaya dan benar saja dia mana mau ikut, aku ngabarin pacar ku kalau aku berhasil ngelabui suami ku. Pacar ku pun bisa buat bertemu dengan ku dengan alasan mau tugas ke luar kota, aku berangkat dari rumah pagi sebelum matahari terbit. Pacar ku sudah nunggu ditempat yang sudah kita sepakati untuk bertemu, rasa senang sama gemetar yang sedang aku rasa kan saat itu karna sudah lama aku tidak bertemu dengan dia lagi. Sesampai nya ditempat itu aku telpon dia karna ditempat itu tidak ada orang dan ternyata dia ngumpet, dia peluk aku dari belakang, romantis nya masih tetap kaya dulu. Kita berdua naik mobil untuk pergi ke sebuah tempat penginapan, meskipun kita berpacaran aku dan dia tidak mau satu kamar. Kita pesan dua kamar yang berdekatan tapi sayang nya kamar sudah penuh semua yang tersisa cuman satu, aku dan dia bingung harus bagaimana. Akhirnya mau tidak mau kita satu kamar, penginapan kita dekat pantai dan pemandangan disana terlihat bagus menghadap ke pantai. Didalam kamar kita terlihat canggung mana cuman satu tempat tidur lagi, tadi nya mau aku yang ngalah biar tidur di sopa, eh malah dia yang ngalah. Sebelum makan malam, kita nikmatin dulu pemandangan laut yang biru. Kita jalan jalan sambil tertawa tawa, memang dari kita pacaran sudah terbiasa dengan semua yang dia perlakukan untuk membahagiakan ku. Waktu sudah malam dan kita makan malam dulu, setelah itu kita masuk kepenginapan. Ntah apa yang harus ku lakukan membuat ku canggung disana, aku buka jendela dan nongkrong disana. Dia datang membawakan cemilan buat ku, kita ngobrol dan bercerita tentang dulu ketika kita pacaran sampai akhirnya kita harus berpisah. Mungkin dulu ketika kita berpisah itu tidak ada kata putus cuman kita menjauh secara perlahan karna tidak mau ada yang terluka. Malam sudah mulai larut, kita masuk dan tidur, aku di tempat tidur dan dia di sopa.


"Mmm tidur disini aja deket dengan ku, karna tempat ini juga terlalu besar buat ku", aku tidak tega sama dia.


"Gak usah, aku disopa aja, biarkan permai suri tidur yang nyenyak", sambil dia tersenyum menatapku.


"Benar kamu tidak mau tidur disampingku", goda ku kepada dia.


Akhirnya kita tidur bareng bersama dia, malam yang indah dan dingin kita lewati bersama dengan bahagia. Pagi nya aku lupa akan kejadian semalam karna indah sekali tapi rasa takut ku pun muncul seketika.


"Trimaksih untuk malam ini cantik", bisik dia ketelinga ku.

__ADS_1


Aku terkaget dan aku pun tersenyum sambil merasa takut,mungkin dia menangkap ketakutan ku dari raut wajah ku.


"Apa yang kamu takut kan, takut kamu hamil oleh ku", tanya dia kepada ku.


Aku cuman mengangguk saja, tidak berani berbicara.


"Sayang jika itu terjadi aku akan menikahi mu dan kita berdua akan sama-sama meninggalkan pasangan kita terus kita nikah dan hidup bahagia, mau kan kamu slamanya dengan ku", dia mulai kembali gila.


Aku tersenyum dan memeluk nya, kita beres beres baju untuk pulang ke rumah. Dia mengantarkan ku sampai rumah dan kebetulan aku sudah tau kapan suami ku pergi dari rumah. Kita berpisah disini, dia pulang dan aku masuk ke rumah. Mungkin bahagia dan ada rasa takut juga,cuman bahagia ku mengalahkan ketakutan ku. Aku beres beres rumah dan masak seperti biasa, setelah beres aku main handphone ternyata ada pesan masuk dari pacar ku.


"Kalau kamu hamil secepatnya kabarin aku ya sayang dan tolong jangan dulu disentuh suami mu karna aku tidak mau anak kita dicampur dengan orang lain", itu pesan singkat yang aku terima.

__ADS_1


Sungguh gila nya dia, bagaimana aku menolak suami ku yang ada nanti dia curiga lagi. Suami ku pun pulang, dia tidak menanyakan aku sama sekali. Suami ku pun berencana untuk keluar kota selama sebulan karna ada perjalanan bisnis, aku bilang sama dia mau ikut tapi dia tidak memperbolehkan ku ikut.


__ADS_2