ANTARA SUAMI DAN MANTAN PACAR

ANTARA SUAMI DAN MANTAN PACAR
Nama ku Rayn


__ADS_3

Tiga hari berlalu dan tepat nya besok acara aqiqahan anak ku dilaksana kan, selama ini aku belum menanyakan perihal susan dan suami ku mungkin belum mau cerita. Aku bersikap seolah tidak ada kejadian waktu malam itu dimana susan kirim pesan singkat yang membuat ku sampai sakit. Keluarga pun hadir untuk membantu persiapan besok, sinta dan mas ilyas juga ada.


Aku kira susan gak bakalan ke sini, tapi aku salah dia ikut hadir disini membantu ku. Aku bersikap biasa saja ketika susan menyapa ku.


"Hai mba, apa yang bisa aku bantu? Ini ada bingkisan buat baby R", tanya Susan.


"Makasih ya sudah ke sini dan makasih juga bingkisan nya", jawab ku sambil tersenyum sinis.


"Bun, mana adik key dan prince?", tanya faiq.


Faiq pun dibawa ke sini.


"Ada di dalam lagi bantuin ayah, sana ikut gabung sama mereka", jawab ku.


Tak lama faiq pun lari masuk ke dalam rumah dan mencari keberadaan anak anak ku dan mas ryan.


"Ayo kita gabung sama sinta dan mas ilyas", ajak ku.


Susan pun mengikuti ku dari belakang, semua orang terlihat sibuk sekali. Ada yang mendekor ruangan, ada yang menyiapkan bingkisan untuk dibagikan ke para tamu nanti dan ada juga yang lagi PDKT. Kaya nya sinta dan mas ilyas saling suka.


Aku pun pergi ke kamar karena baby R menangis mungkin lapar, suami ku dan susan tidak tau kalau aku lagi di kamar. Mungkin mereka mengira aku masih bersama sinta dan mas ilyas, ku dengar mereka berbicara berdua dekat kamar ku.


Karena disini ruangan nya sepi tidak ada orang, kan semua orang ada di depan lagi mempersiapkan untuk besok. Ketika mereka berbicara aku mendengar nya.


"Mas, aku tau kamu masih sayang sama aku", kata susan.


"Ya tapi itu dulu dan sekarang maaf, aku sudah mempunyai kebahagiaan bersama erin", jawab suami ku.


"Kenapa waktu mas nginap dirumah ku, seperti mas melihat ku dengan nafsu dan ingin memelukku berarti itu mas masih sayang sama aku", kata susan.


"Wajar aku seorang laki-laki normal dan kamu yang salah, kenapa di hadapan suami orang kamu berpakaian sexsi dan mencoba menggoda iman ku", jawab suami ku.

__ADS_1


"Jika mas ingin mencicipi tubuh ku, aku siap mas karena sudah lama aku pun tidak disentuh", kata susan.


"Lepas, jangan begitu sama aku", jawab suami ku.


Mungkin susan lagi mencoba mendekat sama suami ku.


"Aku tunggu jika mas mau", kata susan.


Aku tidak mendengar lagi suara mereka, mungkin mereka sudah pergi. Aku tidurkan baby R dan mencoba untuk membukakan pintu kamar, ku lihat mereka benar sudah pergi. Aku pun mencari mereka, suami ku tidak ada sedangkan susan lagi bersama sinta dan mas ilyas. Ketika aku mencari suami ku dari belakang tiba-tiba ada yang memelukku.


"Lagi apa sayang? ", tanya mas ryan dari belakang.


Aku kaget banget.


"Sayang kaget tau, aku dari tadi mencari mu. Habis dari mana mas?", tanya ku sambil memalikkan badan.


Dan sekarang posisi ku sama mas ryan berhadapan sehingga tangan ku menekuk leher mas ryan sedangkan mas ryan tangan nya melingkar di pinggang ku.


"Ada apa mencari ku sayang?", tanya suami ku.


Aku lihat susan memperhati kan ku, aku sengaja mencium bibir suami ku dan suami ku menerima nya dengan penuh nafsu. Kita pun berjalan sambil ciuman dan itu sengaja aku buat sampai masuk ke kamar, hingga berakhir kenikmatan di atas ranjang.


"Kenapa nih istri ku minta jatah disiang hari?", goda suami ku.


"Ya biarin kan sama suami halal ku", jawab ku.


Kita pun bersih bersih dikamar mandi, aku bayangkan betapa kesal nya si wanita liar itu melihat aksi hot kita tadi. Setelah selesai kita pun kembali bergabung sama mereka, aku lihat wanita liar itu melihat suami ku begitu tajam amarah yang dipendam.


"Ini berdua habis dari mana baru nongol sekarang?", tanya mas ilyas.


"Biasalah istri minta jatah ya aku kasih donk", jawab suami ku.

__ADS_1


"Mas", kata ku.


Sinta, mas Ilyas, aku dan suami ku tertawa tapi susan tidak malah ku lihat dia penuh amarah.


"Aduh, nanti aku juga mau istri kaya istri lu, gak lihat keadaan dan gak lihat itu siang atau malam di gas terus", goda mas ilyas.


"Dokter sinta sudah siap belum?", tanya suami ku.


"Kenapa aku?", tanya kembali dokter sinta.


"Itu berarti sudah ada kode minggu depan harus siap dilamar", goda suami ku.


Kita pun tertawa, sampai akhir nya beres kerjaan dan istirahat. Kita makan siang bersama dan setelah selesai banyak orang yang pamit untuk pulang termasuk sinta dan mas ilyas. Disusul oleh susan dan faiq untuk pamit pulang, tinggal lah keluarga ku. Sekarang yang hadir cuman ada 10 orang anggota keluarga saja, jadi suami ku memutuskan untuk mengundang kembali anak yatim biar tambah rame dan banyak yang mendoakan nya. Malam pun tiba setelah makan malam kita semua istirahat karena buat besok dan harus bangun pagi.


Pagi hari kita semua bangun, sebelum beraktivitas kita pun sarapan. Baru lah menyiapkan nya, acara jam 08.00 baru di mulai sedangkan anak yatim jam 07.30 sudah ada disini. Mas ilyas dan sinta datang, terus rekan kerja suami ku dan staff yang ada di klinik aku pun hadir. Tak lupa pasti susan dan faiq pun ada, acara sedang berjalan dari mulai sambutan, doa dan yang lain serta di tutup kembali dengan doa. Nama anaku yang ketiga itu adalah Rayn.


Semua orang mencicipi hidangan yang sudah di sediakan itu, aku sambil menggendong baby R ikut bergabung sama yang lain nya.


"Ilyas lu udah siapin buat besok peresmian klinik?", tanya suami ku.


"Sudah lah beres, tinggal nunggu besok", jawab mas ilyas.


"Dokter sinta jadi kan gabung sama kita?", tanya mas ilyas.


"Ya dokter ilyas", jawab sinta.


"Rin, kamu nanti kerja di klinik nya kapan?", tanya mas ilyas.


" Mungkin minggu depan aja", jawab ku.


Kita pun asik berbincang bincang, ku lihat tatapan sinis nya susan tertuju pada mas ryan. Mas ryan pun risih mungkin, tapi dia tidak bisa berbuat apa apa. Nanti takut mengundang opini yang negatif, sebisa mungkin mas ryan bersikap wajar.

__ADS_1


"Mas, kita anter dulu baby R masuk ke dalam kamar", kata ku.


Aku melihat nya kasian sama suami ku yang tidak nyaman berada disana karena ada si wanita ular itu.


__ADS_2