ANTARA SUAMI DAN MANTAN PACAR

ANTARA SUAMI DAN MANTAN PACAR
Terbongkar oleh teman


__ADS_3

Mas ryan telpon aku.


"Sayang", kata suami ku.


"Ya mas", jawab ku.


"Maaf tadi mas salah kirim harus nya ke rudi", kata suami ku.


"Oh ya mas", jawab ku.


"Lagi apa sayang?", tanya suami ku.


"Lagi dikamar mas", jawab ku.


"Kok respon nya gituh sayang, apa gak percaya kalau mas mau ketemu rudi?", tanya suami ku.


"Mmm percaya mas, aku cuman ngantuk", jawab ku.


"Ok tidur sana", kata suami ku.


Aku tutup telpon dari suami ku. Aku tidak mau memikirkan hal aneh lagi, aku pun tidur agar nanti bisa lupa masalah ini.


****


CERITA MAS RYAN


Ryan salah kirim harus nya ke ica malah ke istri nya, ryan pun kembali mengirimnya ke ica.


"Nanti sore ketemu", pesan ryan ke ica.


"Ketemu dimana mas?", tanya ica.


"Di apartemen saja", jawab ryan.


Setelah selesai bekerja mas ryan pun bersiap siap untuk pulang dan bertemu ica di apartemen nya. Mobil ryan melaju meninggalkan kantor dan sampailah di apartemen nya.


**Sekedar informasi mas ilyas pun mempunyai apartemen yang sebelahan sama mas ryan, mas ilyas sama mas ryan berteman baik. Dan ingat waktu dulu di jepang pun mereka punya apartemen yang sebelahan cuman apartemen mereka berdua jarang di tempati, mas ilyas sekarang tinggal di rumah nya**.


Mas ryan bergegas ke apartemen nya, ternyata ica sudah sampai disana. Ica membukakan pintu dan menc**m b**ir mas ryan. Tapi mas ryan tidak membalas nya.


"Mas ada apa?", tanya ica.


"Aku sudah memikir kan nya, aku ingin mengakhiri semua nya", jawab mas ryan.


"Mas mau dekat sama mba susan?", tanya ica.


"Susan sudah pergi jauh dan aku merasa berdosa sama istri ku, aku ingin akhiri ini semua", jawab mas ryan.


"Kok gituh sih mas, aku masih ingin berc*mb* sama mas", jawab ica.


"Tapi ca...", belum juga mas ryan melanjutkan ucapan nya sudah disambar sama c**m*n ica yang memanas.

__ADS_1


Mau tidak mau mas ryan menerima nya dengan sangat panas tapi tidak sampai ranjang.


"Kalau kamu masih mau, aku akan lakukan", kata mas ryan.


Mas ryan mulai menc**b* ica dan memainkan j*r* nya di daerah sensitif ica, tangan satu nya memainkan p**in* nya ica. Sampai ica mendesah dan mengeluarkan nya.


"Mas punya ku sudah ke luar", kata ica.


Bukan malah melanjutkan nya mas ryan ke kamar mandi dan setelah itu ke luar dari kamar mandi.


"Mas kok gak lanjut sih tanggung nih", kata ica.


"Kamu sudah aku buat enak, mulai hari ini aku ingin akhiri semua nya", kata ryan.


Ryan pun meninggalkan ica, ryan kaget biasa nya ilyas gak ke apartemen nya dan sekarang malah bertemu dengan ilyas.


"Yas lagi apa disini?", tanya ryan.


"Ikut dengan aku", jawab ilyas.


Ryan pun mengikuti ilyas masuk ke apartemen nya ilyas.


"Duduk", kata ilyas.


"Apa yas?", tanya ryan.


"Aku sudah tau kelakuan mu, dari tadi siang aku sengaja ke sini menunggu kecurigaan erin", jawab ilyas.


"Ya, erin sudah mengendus kalau suami nya sudah mulai berubah, karena gak mau berprasangka buruk sama lu dan keadaan erin sedang hamil. Jadi dia meminta ku untuk mencari tau nya", jawab ilyas.


"Kamu sudah tau?", tanya ryan.


"Dari ica si cewe ular masuk dan kamu juga ikut masuk, aku tau", jawab ilyas.


"Bisa aku jelasin yas", jawab ryan.


"Apa?", tanya ilyas.


"Semenjak malam itu sama rudi, aku ke club dan minum. Ternyata rudi mengerjain ku dengan memasukan serbuk penafsu ke dalam minuman ku dan malam itu keadaan ku gak mabuk. Aku ketemu ica dan kepala ku sakit, maksud ica baik mengantarkan ku ke hotel. Karena efek obat itu aku melakukan nya dengan ica, aku pulang pagi dan sudah aku lupakan", jawab ryan.


"Kenapa sekarang menjadi kebiasaan", kata ilyas.


"Sudah aku lupakan tapi ica ke kantor ku, dia menawari ku kerjasama. Aku dan dia butuh penyalur, lu tau kan erin selama hamil tidak mau aku sentuh", jawab ryan.


"Ya lu sabar, yang membuat dia hamil itu lu", jawab ilyas.


"Perjanjian aku sama ica cuman sebatas penyalur bukan selingkuhan, setelah kembali normal ica akan pergi dan tidak akan menuntut apapun", jawab ryan.


"Gila lu", jawab ilyas.


"Aku pikir dan pikir sampai akhir nya hari ini aku ingin memutuskan semua nya dan kembali ke erin, aku tadi sudah memutuskan perjanjian sama ica jadi aku mohon jangan kasih tau erin", jawab ryan.

__ADS_1


"Apa lu bisa dipercaya?", tanya ilyas.


"Ya, karena aku ingin setia", jawab ryan.


"Gimana nanti aja, tapi ingat kartu lu udah ada ditangan gue", jawab ilyas.


"Gue akan berubah yas", jawab ryan.


"Ya gue harap, meskipun gue temen lu tapi gue gak akan biarkan istri teman dekat gue tersakiti. Lu ingat cewe cantik, pintar, baik itu seperti erin banyak yang mau", jawab ilyas.


"Ya gue tau, gue menyesal", jawab ryan.


Ryan pun pamit meninggalkan ilyas, ilyas ke luar dan ica pun ternyata baru ke luar. Ntah apa yang direncanakan ilyas sama ryan, ilyas pun ngobrol sama ica didepan pintu dan ryan pun menyaksikan nya dari kejauhan.


Ryan pergi meninggalkan mereka berdua, mobil yang ryan kemudikan melaju cepat sampai di depan rumah nya.


Ryan disambut dengan erin yang sudah mulai bisa melakukan aktivitas nya dulu, meskipun belum semua nya.


"Sayang", sapa erin.


"Ya sayang belum tidur?", tanya ryan.


"Belum, nungguin mas", jawab erin.


"Ya sudah kita ke kamar", ajak ryan.


Ryan dan erin ke kamar, ryan mandi dan erin menyiapkan baju nya. Selesai mandi ryan pakai baju nya.


"Mas, mau makan?", tanya erin.


"Ya, tapi disini ya", jawab ryan.


"Aku ambilin dulu mas", kata erin.


Erin ke luar ngambil makan dan ryan menunggu nya dikamar, tak lama erin kembali membawakan makan dan minum.


"Buna sudah makan?", tanya ryan.


"Sudah tadi sama anak anak", jawab erin.


Ryan pun makan sampai habis, setelah itu erin membawa piring dan gelas kotor ke dapur meninggalkan ryan dikamar.


Erin kembali ke dalam kamar menemukan ryan yang sudah duduk di atas kasur.


"Mas, tadi ketemu sama mas rudi gak sekalian makan?", tanya erin.


"Gak, mas sama rudi cuman ngopi sambil nongkrong", jawab ryan.


"Oh, gituh", jawab erin.


"Sayang persiapan sudah beres untuk 4 bulanan nanti hari minggu", kata ryan.

__ADS_1


"Trimakasih mas sudah menjadi suami dan ayah yang siaga", jawab erin.


__ADS_2