
Aku dan mas ryan pergi ke kamar mengantarkan baby R untuk tidur.
"Mas, are you ok?", tanya ku.
"Ok sayang, why?", tanya suami ku.
"Aku lihat mas tidak sedang baik-baik saja", jawab ku.
"Oh mungkin mas kecapean doank", jawab suami ku.
"Kalau cape istirahat saja, biar aku yang ngurus di depan", kata ku.
"Ya udah mas istirahat sebentar ya", jawab suami ku.
Aku pun meninggalkan mas ryan dengan anakku di kamar, aku kembali lagi menemui para tamu.
"Rin, ryan kenapa?", tanya mas ilyas.
"Mas ryan kecapean saja", jawab ku.
"Mas, tolong jangan pulang dulu ya sampai acara selesai karena mas ryan lagi istirahat", pinta ku ke mas ilyas.
"Ok", jawab mas ilyas.
Aku lihat di sekeliling rumah tidak melihat susan, aku ingat mungkin dia menemui mas ryan. Aku pun segera mencari tau nya dan benar mas ryan sama susan lagi berbicara di depan kamar.
"Mas, sampai kapan akan membuat ku cemburu", kata susan.
"Siapa yang membuat mu cemburu?", tanya mas ryan.
"Kemarin aku lihat kamu ciuman sama istri mu sampai masuk kamar", jawab susan.
Mas ryan tertawa dengan jawaban susan itu.
"Lu yang gila, gue mau ciuman didepan orang sekali pun itu dengan istri gue, gak bakalan gue di marahin. Itu istri gue bukan cewek murahan seperti lu, letak salah gue dimana, erin istri halal gue", jawab suami ku.
__ADS_1
"Setidak nya mas hargain aku yang sayang sama mas", kata susan.
"Masa bodo, sudah lah kita sudah masa lalu dan kamu harus mencari yang lain selain aku", jawab suami ku.
"Kenapa kamu sayang sama erin? Aku lebih dari erin", kata susan.
"Erin wanita kuat, dia bisa menjadi pemuas halal ku. Aku bahagia dengan dia, buat apalagi aku mencari kebahagiaan diluar", jawab suami ku.
"Kalau mas tidak mau menikahi ku, aku akan bawa faiq jauh dari kehidupan mas ryan selama nya", kata susan.
Aku mendengar ancaman yang membawa faiq, aku pun tidak tega melihat suami ku tertekan.
"Jangan bawa anakku faiq, kalau kalian ada masalah selesaikan secara baik. Faiq bukan alat atau sebuah boneka", kata ku sambil berjalan menuju mereka.
"Sayang", kata suami ku.
Mas ryan dan susan kaget akan kedatangan ku.
"Aku tau, sudah tau bahwa susan mencoba menggoda mas ryan. Mas ryan sudah menolak tapi susan kamu tetap saja menekan mas ryan", kata ku.
"Sayang sudah", kata suami ku.
"Kenapa nanya yang tidak masuk akal dan kenapa aku harus menjawab wanita ular seperti mu", jawab ku.
Tangan susan sudah melayang dan untung nya ditahan suami ku jadi tidak medarat di pipi ku.
"Dari awal kamu chat kirim pesan sama mas ryan, terus kemarin kamu menggoda mas ryan. Aku tau, aku tidak bodoh dan sengaja aku berciuman sama mas ryan biar kamu lihat mas ryan tidak ke kurang kasih sayang batin. Aku menjadi pemuas halal nya, mas ryan tidak sadar akan hal itu", jawab ku.
"Jadi kamu sudah tau sayang", kata mas ryan.
"Ya sayang", jawab ku sambil tersenyum.
"Aku menolong kamu itu mas ryan ragukan, tapi karena melihat faiq, dia pun menyetujui nya. Kenapa mas ryan sampai sekarang tidak menerima mu dikantor nya, ya karena ini jawabannya dia takut akan ada ular di rumah tangga kita, terbukti", lanjut ku berkata.
"Jadi kamu mau seperti apa?", tanya mas ryan.
__ADS_1
"Aku ingin menikah dengan mu mas, mba jadiin aku madu mu", jawab susan.
"Wanita hebat tidak merendahkan diri nya, aku tau kamu kecewa dengan hidup tapi ingat ada faiq", jawab ku sambil mencoba untuk menenangkan pikiran nya.
Susan pun terlihat marah, dia berjalan ke luar dan meninggalkan faiq di sini. Suami ku masuk kamar dan aku mencoba mencari faiq, ternyata faiq lagi bersama prince dan key.
"Faiq, mau nginap disini?", tanya ku.
"Mau bun, apa mama boleh?", tanya faiq.
"Boleh sayang, nanti buna yang minta ijin ya", jawab ku.
"Horee kakak tidur nya sama kak faiq", seru prince bahagia menyambut faiq yang mau nginap.
Acara pun selesai semua tamu berpamitan untuk pulang dan sekarang keadaan rumah sepi, untung kejadian tadi tidak mengundang tamu yang hadir dan kepergian susan tidak di hiraukan para tamu. Malam nya kita istirahat lebih awal karena kecapean, aku baru mau tidur ternyata suami ku bangun dan memeluk ku.
"Mas, aku kira tidur", kata ku.
"Maaf ya aku mau bilang tapi aku gak tau harus bilang dari mana", kata suami ku.
"It's ok sayang", jawab ku.
"Kamu mau hadiah apa sayang?", kata suami ku.
"Dalam rangka apa?", tanya ku.
"Sudah menjadi wanita hebat di segala bidang", jawab suami ku.
"Mmmm hadiah nya pengen itu", aku ngasih kode ke suami ku.
Eh tau nya dia peka cuman aku kasih kedipan sedikit.
"Ayo, mau berapa pun aku kuat nih", jawab suami ku.
Tidak menunggu lama aku sudah dibuat mengejam karena kenikmatan yang halal dari suami ku. Setelah itu aku dan suami ku istirahat.
__ADS_1
Pagi ini kita semua buru buru menuju ke klinik karena peresmian klinik baru, sebenar nya bukan baru cuman bangunan dan fasilitas nya bertambah. Sehabis sarapan pagi semua orang yang di rumah di bawa semua nya termasuk si kecil baby R. Setiba nya di tempat kita pun menunggu acara nya, acara akan dimulai jam 08.00. Untung baby R gak rewel, dia di gendong terus sama ai sedangkan susi menjaga key. Kalau prince sudah besar bisa sendiri, aku dan suami ku menyapa tamu yang hadir. Sinta dan mas ilyas sibuk menyiapkan semua nya dari mulai catring apa sudah siap atau belum nya. Acara di mulai tepat waktu mulai dari pembukaan, pidato dan peresmian gedung baru. Klinik ini resmi mulai bisa rawat inap dan untuk ibu melahirkan juga, di tutup dengan doa yang hikmat. Selesai acara semua tamu menikmati hidangan yang sudah tersaji rapih di tempat parasmanan nya.
Kita pun saling mengenal karena banyak perawat baru dan dokter baru yang akan bergabung diklinik sejahtera ibu dan anak. Semua dokter umum ada 3, dokter anak ada 3 dan perawat ada 10, apoteker ada 3, dipendaftaran ada 3. Mungkin kalau ramai bisa nambah lagi, kita non stop 24jam. Sedangkan aku cuman sekedar membantu jika ke kurangan tenaga medis, aku tidak bisa berlama lama di klinik karena punya si kecil.