ANTARA SUAMI DAN MANTAN PACAR

ANTARA SUAMI DAN MANTAN PACAR
Kehamilan ku yang ke dua


__ADS_3

Pagi ini suami ku berangkat sangat pagi, aku dan prince cuman makan berdua.


"*P**rince, kamu rindu tidak sama ayah* haris?", aku mencoba untuk bertanya.


"*Y**a bun, tapi ayah sudah tidak ingat kita lagi*", jawab prince.


"*A**yah haris bukan nya tidak ingat tapi dia sibuk*", jawab ku kembali.


"*A**yah juga tidak sayang kita lagi*", kata prince.


"*A**yah haris sayang kamu kok, kalau ada kesempatan mau tidak ketemu*?", tanya ku.


"*K**alau buna sama ayah ryan setuju, aku mau*", jawab prince.


"*B**una sama ayah ryan setuju sayang, besok kita sama-sama ketemu ya sambil bawa adik key juga*", jawab ku.


Aku berangkat ke klinik dan prince berangkat sekolah, sampai di klinik ada seseorang yang tak lain haris mendekati ku.


"*B**agaimana prince mau tidak, aku menunggu kabar dari mu tapi tidak ada*", tanya haris.


"*A**ku harus ijin sama ayah nya yang sekarang dan juga tanya ke prince*", jawab ku.


"*O**h iya lupa kamu sudah menikah*", kata haris.


"*Pr**ince mau, tapi aku dan ayah nya juga ikut, nanti aku kirim alamat nya*", jawab ku.


Setelah selesai berbicara dengan dia, aku pun masuk ke ruangan ku. Aku bekerja dengan pasien yang sedikit, jadi aku gak terlalu cape. Baru jam 11 aku ijin pulang duluan karena aku tidak enak badan, aku pulang ke rumah dan sampai dirumah aku masuk kamar untuk istirahat.


"*B**u, saya bawakan cemilan dan minuman hangat*", kata bibi ros.


"*M**akasih bi, taro di atas meja saja*", jawab ku.


Aku memikirkan bagaimana kalau prince di bawa sama haris, tapi prince juga mungkin gak mau karena sudah lama dia ikut sama aku. Tiba-tiba ponsel ku berdering,


"*S**ayang kamu sakit*?", tanya suami ku.


"*G**ak enak badan aja mas, mas tau dari siapa*?", tanya ku.


"*T**adi ilyas telpon, kata perawat di klinik kamu pulang lebih awal karena sakit*", jawab suami ku.


"*O**h aku sedikit gak enak badan aja dan terasa mual juga*", jawab ku.

__ADS_1


"*A**ku pulang ya, kita periksa*", kata suami ku.


Telpon terputus, badan ku lemas mungkin mikirin prince kali.


"*S**ayang*", kata suami ku.


"*Y**a sayang*", jawab ku.


"*B**adan nya hangat, kita periksa saja*", kata suami ku.


"*G**ak usah*", jawab ku, belum juga selesai aku sudah tidak sadarkan diri.


Aku sadar sadar sudah berada di ruangan kayak nya aku dibawa kerumah sakit,


"*S**ayang ku*", suami ku mencium ku dan memeluk ku.


"*K**enapa sayang, baik-baik saja kan*", jawab ku.


"*K**amu lagi hamil lagi anak ke tiga sayang ku*", kata suami ku.


"*A**pa*?", aku kaget dan ku ingat ingat aku sudah telat haid dua minggu pantes saja badan ku terasa aneh.


"*Y**a mas aku lupa udah gak haid selama dua minggu, tapi anak kita baru 7bulan masih perlu asi ku*", jawab ku.


"*K**ata dokter kita pakai susu pengganti aja, tidak masalah kita coba semoga aja key mau susu formula*", jawab suami ku.


Sebelum pulang ke rumah, suami ku sempatkan untuk beli susu formula dulu mau di coba ke key. Aku bahagia semenjak nikah sama dia hidup ku berubah dari yang dulu. Semenjak kehamilan ku yang sekarang berbeda banget dengan kehamilan ku saat keyra, aku tidak merasakan mual dan bisa beraktivitas. Pagi ini kita sarapan pagi bersama,


"Sayang, kamu beneran mau kerja?", tanya suami ku karena dia tau saat hamil key aku mual muntah terus.


"Ya sayang aku mau kerja, aku baik-baik saja", jawab ku.


"Buna di rumah saja jagain adik key dan adik yang ada dalam perut", kata prince.


"Buna baik-baik saja sayang, hamil adik mu yang ke dua beda sama waktu buna hamil key, buna gak sakit", jawab ku.


"Kalau gituh aku anterin kamu kerja ya dan nanti kalau pulang aku jemput", kata suami ku.


"Ya sayang ku", jawab ku.


Setelah selesai aku dan suami berangkat kerja, prince dan ai pergi sekolah di anterin supir. Kita juga sekarang punya supir pribadi nya prince, jadi kalau sekolah di antar jemput supir nya. Setelah sampai di klinik aku mau masuk tapi suami ku malah anterin aku masuk ke dalam, didalam ternyata ada ilyas sudah datang.

__ADS_1


"Lah kok mas ilyas disini?", tanya ku.


"Aku kira kamu masih sakit, makanya aku masuk pagi", jawab ilyas.


"Aku tidak...", belum juga aku selesai bicara, suami ku memotong pembicaraan ku.


"Tuh sayang ada ilyas disini, jadi kamu istirahat aja dirumah", jawab suami ku.


"Ya kamu istirahat saja", kata ilyas.


"Ilyas, sorry ya istri gue pulang dulu, lu tau gak anak gue nambah satu lagi", jawab suami ku sambil mengelus perut ku.


"Hah serius lu? Anak lu yang kecil masih bayi, istri lu sudah hamil lagi, gila lu tapi selamat ya", kata ilyas.


"Ya, hebat kan gue, semoga ini anak nya kembar, gue pengen nya kembar", jawab suami ku.


"Entar yang urus siapa?", tanya ilyas.


"Kalau istri gue mau kerja, ya anak gue cariin baby sister lagi lah", jawab suami ku.


"Oh ya gue lupa lagi ngomong sama bos", kata ilyas.


Mereka berdua tertawa,aku pun kembali ke mobil dan diantar lagi pulang ke rumah. Setelah sampai di rumah aku masuk dan suami ku berangkat kerja, tiba-tiba ponsel ku bergetar ada pesan masuk.


"Besok aku tunggu dimana?", tanya haris.


Aku serlok ke dia tempat dimana kita ketemuan besok, kita ketemuan disebuah restoran milik sahabat nya suami ku. Sore nya kita makan malam dan setelah itu main sebentar diruang keluarga, waktu sudah malam kita semua istirahat di kamar masing-masing. Pagi nya kita sarapan bareng,


"Buna, ayah hari ini kita ketemu ayah haris kan?", tanya prince.


"Ya sayang, kamu senang?", tanya suami ku balik.


"Hmmm senang tapi gak terlalu juga", jawab prince.


"Kenapa?", tanya suami ku.


Prince mendekati ku dan memeluk ku, aku peluk dia balik.


"Aku bukan nya benci tapi aku gak suka orang menyakiti buna", jawab dari anak polos ini.


Kita semua berhenti makan karena kaget mendengar jawaban prince, anak laki laki yang akan menjaga ibunya. Setelah selesai makan aku, suami, prince, key dan ai berangkat naik mobil menuju tempat dimana prince akan bertemu ayah nya. Suami ku sudah pesan tempat disana dan kita langsung masuk aja, dia juga bisa langsung masuk karena dipesan atas nama prince.

__ADS_1


__ADS_2