ANTARA SUAMI DAN MANTAN PACAR

ANTARA SUAMI DAN MANTAN PACAR
Tamu sepecial


__ADS_3

Hari ini kita kedatangan tamu yang tak lain dia adalah haris mantan suami ku, biasa nya dia kalau mau ketemu prince selalu sendirian tapi hari ini dia bawa istri dan anak perempuan nya sekitar 4thn.


"Hari ini aku sama keluarga mau main bertemu sama prince boleh?", Haris mengirim pesan singkat pada ku.


"Boleh nanti aku kirim alamat rumah nya", jawab ku.


Kebetulan hari ini juga weekend jadi semua nya ada dirumah, aku harus bilang dulu sama mas ryan, aku nunggu mas ryan selesai mandi.


"Mas, ada mas haris mau main ke sini sama keluarga nya boleh?", tanya ku.


"Boleh sayang, hari ini kita kan weekend juga semua nya ada dirumah", jawab suami ku.


"Makasih sayang", jawab ku.


"Sama-sama sayang", jawab suami ku sambil mengecup kening ku.


Aku pun menyuruh bibi ros masak banyak hari ini dibantuin sama ai dan susi, anak anak lagi bermain sama ayah nya di teras samping rumah. Aku pun nyamperin mereka yang nampak nya lagi bahagia.


"Buna sebentar lagi rumah lebih ramai karena adik ini akan segera hadir", kata prince sambil mendekati ku.


"Are you happy honey? ", tanya ku ke prince.


"Yes, I happy bun", jawab prince.


Bibi ros pun datang membawakan makanan dan minuman.


"Den prince, non key, bibi bawain kue nih", kata bibi ros.


Key dan prince langsung datang menghapiri bibi ros dan sangat bahagia sekali.


"Makasih ya bi", kata prince.


"Sama-sama", jawab bibi ros.

__ADS_1


Kita pun istirahat dulu dan makanan kue yang dibawain bibi ros tadi, kita lagi menikmati kue yang hangat ini baru ke luar dari oven. Tiba-tiba bibi ros pun kembali lagi dan ini bukan bawain makanan.


"Bu, ada tamu di luar", kata bibi ros.


"Oh, ya nanti kita ke sana", jawab ku.


Bibi ros pun masuk dan pergi ke dapur untuk menyiapkam hidangan buat tamu.


"Sayang kaya nya mas haris itu datang", kata ku.


"Ya udah kita ke sana yu", ajak suami ku ke dua anak nya.


Kita pun masuk ke rumah dan langsung nyamperin tamu itu, ternyata benar haris datang. Aku dan suami menyambut nya dengan baik, ku kira dia bohong ternyata benar istri dan anak nya dibawa ke sini.


"Selamat datang mba ica", kata ku.


"Trimaksih mba", jawab ica.


"Silahkan duduk", kata ku.


"Mba, mau saya ajak keliling rumah?", ajak aku biar suasana lebih nyaman lagi.


"Boleh kalau mba gak keberatan", jawab ica.


"Mas, aku mau ajak mba ica keliling rumah dulu ya", aku ijin dulu sama suami ku.


"Ya sayang, hati-hati ya", jawab suami ku sambil mengelus perut ku.


Aku pun mengajak ica keliling rumah sambil sesekali menerangkan ini tempat untuk apa dan siapa, mungkin dia masih caggung sama aku padahal aku memperlakukan dia dengan baik.


"Mba masih bekerja diklinik?", tanya ica.


"Masih cuman jarang", jawab ku.

__ADS_1


"Padahal mba enak, kenapa masih kerja?", tanya ica.


"Sebenar nya lebih tepat aku hanya ingin menolong orang lain dengan cara membuka klinik itu bukan bekerja sih", jawab ku.


"Jadi klinik itu punya mba?", tanya ica.


"Ya, klinik itu diberikan oleh suami ku ketika key berumur sekitar 3bulanan didalam kandungan ku", jawab ku.


"Wah suami nya hebat sekali", kata ica.


"Ya, aku selalu bersyukur punya dia", jawab ku membanggakan suami ku, ya memang dia patut aku banggakan.


"Maaf ya mba masalah dulu", kata ica.


"Dari dulu sudah aku maafin malah aku bertrimakasih sama mba ica, karena mas haris bukan suami yang tepat buat rumah tangga ku", jawab ku sambil memeluk ica.


"Aku tau, aku salah menikah dengan suami orang tapi itu karena keadaan ku sedang mengandung", kata ica.


"Tidak usah membahas masa lalu, aku sudah mengubur nya", jawab ku.


Setelah itu aku ajak ica kembali bergabung bersama anak anak karena aku gak mau terus terusan ngomongin masa lalu, luka lama sudah aku lupakan. Sekitar 3jam an mereka disini, akhir nya mereka pun pulang. Anak anak aku suruh mandi, aku dan suami ku pun mandi. Setelah selesai kita makan bersama, karena tadi siang anak anak tidak tidur. Setelah makan malam aku suruh ai dan susi menidurkan anak ana, aku dan suami ku pun masuk kamar.


"Sayang tadi ica ngobrol apa aja?", tanya suami.


"Ngobrolin ya masalah cewe lah", jawab ku.


"Kaya nya ica....", suami ku tidak melanjutkan bicara nya.


"Jangan suudzon sayang, dia bahagia", aku gak mau suami ku suudzon sama orang.


"Astagfirullah", kata suami ku sambil mengusap wajah.


"Tidur yu sayang aku cape kaya nya", ajak ku ke suami.

__ADS_1


"Ya sayang ku", jawab suami ku.


Pagi nya aku dan suami ku bangun, mandi dan siap siap. Setelah selesai kita pun menuju ke ruang makan, kita sarapan pagi bersama. Selesai sarapan prince berangkat sekolah, suami ku berangkat kerja. Aku bersama susi dan key jalan jalan di sekitaran komplek rumah, aku jalan jalan nya tidak jauh karena takut kaya dulu lagi pas hamil key. Aku sudah merasa cape kemudian pulang ke rumah dan masuk kamar untuk istirahat. Seperti biasa bibi ros kirim makanan dan susu ke kamar ku, sambil ngemil sambil membantu susi dan ai jualan jadi nanti kalau ada yang cek out bisa susi dan ai yang siapin. Jualan online shop ku sudah banyak pelanggan nya jadi tidak usah lagi cape cape promosi, karena mereka sudah tau kualitas nya. Jika ku ingat masa lalu, mungkin jualan ini menjadi saksi gimana aku berjuang dari nol sampai sekarang sudah bahagia bersama orang-orang yang aku cintai, rasa ingin aku tutup tapi ai dan susi pun melarang nya. Meskipun mereka harus membagi waktu nya, alhamdulillah selama mereka bekerja dirumah ku mereka berdua sudah bisa membeli rumah dikampung halaman nya. Dan mereka juga membuka online shop dikampung nya, ya seperti membuka cabang dari online shop punya ku. Ai dan susi kadang cuman mengirim saja ke kampung tanpa mereka cape cape mencari pembeli, aku selalu bersyukur mempunyai asisten rumah tangga bak seperti keluarga sendiri, mungkin tidak ada batasan majikan dan pembantu.


__ADS_2