Arranged Marriage

Arranged Marriage
11


__ADS_3

Still Zaky POV


"Nak, tenang dulu. Kamu yang sopan sama bos kamu ya!". Keadaan sudah tidak kondusif.


"Yah,ada apa? Dan kenapa Ayah menceritakan permasalahan Rendy ke bos Lisa.!!".


Aku tidak bisa membiarkan dia seperti ini. Tapi aku juga bingung harus berbuat apa.


"Lisa, tolong kamu tenang dulu. Biarkan Ayah kamu menjelaskan semuanya. Ayo duduk!". Titah ku pada Lisa agar bisa tenang


Mamah Melinda yang sedang menyiapkan makan malam,begitu mendengar keributan di ruang tamu langsung datang.


"Ada apa ini,Yah. Lisa,Nak. Kamu kenapa teriak-teriak begitu sama ayah. Tenang nak,tenang. Ada Pak Zaky juga disini." Mamah mulai menenangkan Lisa dan memberikan air minum agar tenang.


"Ayah. Lisa tanya sekali lagi. Ayah mau menjelaskan apa tidak.!". Lisa bertanya pada ayah nya. Dari nada suara nya sudah sedikit lebih tenang.


"Mah,makan malem nya udah siap belum?!". Beliau bukan nya menjawab pertanyaan Lisa,malah justru mengalihkan pembicaraan.


"Ayah. Lisa tanya ini sekali lagi! Ada apa dengan Rendy!!!". Nada suara nya sudah mulai naik. Mungkin karena tidak mendapatkan jawaban apapun dari ayahnya.


"Nak,nanti abis makan malam,kita bahas. Sekarang kamu makan dulu. Ayah juga lapar. Biarkan bos kamu makan malam dulu ya. Ngga sopan kalau kita tidak menghormati tamu." Suara Mamah Melinda begitu lembut.


Sampai akhirnya sekarang berada di ruang makan. Menikmati makan malam yang hening. Aku memperhatikan Lisa. Dia tidak makan dengan benar.


Tak terasa makan malam telah usai. Dan kini kita sudah berada d taman belakang rumah.


"Pak,Bu. Maaf kalau saya mengganggu. Saya pamit pulang. Sekali lagi saya minta maaf ya,Pak." Pamitku pada kedua orang tua Lisa.


"Bapak jangan dulu pulang!. Saya mau dengar penjelasan dari bapak dan juga ayah." Lisa mencegahku. Mungkin dia merasa ada yang aneh dengan kedekatan ku dengan ayah nya.


"Apa tidak apa-apa, Lis?". Tanya ku pada nya.

__ADS_1


"Kenapa emang? Bapak mau kabur? setelah apa yang bapak dan ayah saya bahas tadi?".


"Oke baiklah. Kalo itu memang mau kamu." jawabku pasrah.


****


Lisa Pov


Aku benar-benar tidak mengerti kenapa mereka membahas Rendy. Ada apa sebenernya dengan Rendy.


"Yah,Mah. Ada apa sebenernya?!. Tolong jelasin ke Lisa. Disini seakan-akan Lisa tuh paling bodoh. Karena Lisa tidak mengetahui apapun!". Tuntut ku pasa ayah dan mamah.


"Nak. Maafin Ayah. Karena sudah menutupi ini sejak lama. Seharusnya ayah memberitahukan soal Rendy sejak lama." Ayah berkaca-kaca.


"Ada apa sebenarnya? Kenapa ayah menangis. Apa terjadi sesuatu? Rendy? rahasia apa yang sedang ayah tutup-tutupi dari aku??".


"Yah,tolong ini ada apa?. Aku ngga mau main tebak-tebakan. Lisa capek,Yah.!". Keluh ku


Aku terbelalak kaget. Tidak percaya. Aku yakin ayah sedang berbohong!! Tapi apa untuk apa?!


"Yah, Lisa tau. Selama ini bang Rendy belum ngasih kepastian ke Lisa. Tapi, tolong jangan fitnah Rendy kayak gini, Yah.! Rendy tuh sayang banget sama Lisa!". tegas ku


"Nak, yang Ayah kamu bilang itu benar. Mamah liat sendiri. Waktu itu Mamah lagi arisan sama temen-temen d k


cafe. Mamah ngga sengaja liat Amel sama Rendy lagi makan berdua. Dan d situ Mamah denger pembicaraan mereka. Mereka mesra banget,Nak. Rendy manggil Lisa sayang." Jelas mamah padaku.


"Mamah sama Ayah sama aja. Lisa tau kalau kalian emang ngga bisa nunggu bang Rendy.!".


Aku tidak bisa menerima semua ini. Ayah dan Mamah sudah benar-benar keterlaluan!!!.


"Aku ngantuk!. Mau tidur!!". Pamit ku dan langsung beranjak. Tanpa mempedulikan panggilan Mamah.

__ADS_1


****


Sementara masih di tempat sama.


"Nak, Maafin sikap Lisa ya. Maaf sudah melihat semua ini."


"Ngga apa-apa,Pak. Saya yang minta maaf yang sebesar-besarnya. Maaf sekali lagi. Kalo begitu saya pamit pulang dulu ya,Pak. Tolong kabari saya untuk keadaan Lisa." Pamit Rendy.


"Terima kasih,Nak. Baik nanti saya kabarin."


"Assalamu'alaikum".


"Wa'alaikum salam,Nak. Hati-hati di jalan". Pak Hendra mengantar Zaky sampai depan pintu. Sampai mobil tidak terlihat. Beliau masuk ke dalam rumah.


"Mah,bagaimana Lisa?". tanya Pak Hendra.


"Ngga mau bukain pintu,Pah." jawab Bu Linda.


"Kita biarkan saja dulu. Semoga besok pagi sudah lebih baik. Ayo tidur!! Ayah ngantuk."


TBC


****


Hai hai hai..kita ketemu lagi


TOLONG DONG TINGGALIN JEJAK LIKE DAN KOMENT.


BIAR AKU GAMBAH SEMAGAT NGETIK NYA


***Aku 😘😘😘 sama kalian***

__ADS_1


__ADS_2