Arranged Marriage

Arranged Marriage
Es krim


__ADS_3

Kini, Anin sudah duduk manis di kendaraan beroda dua bersama adik tersayangnya. Ia benar - benar tidak sabar rasanya ingin segera bertemu dengan wanita yang telah melahirkannya itu. Dia tadi sempat meminta Ella untuk berhenti di minimarket terdekat untuk membelikan beberapa camilan untuk ia nikmati nanti bersama keluarganya.


"Kakak, apa sudah selesai belanjanya?" tanya Ella.


"Sudah sayang, kamu keluar lah dulu, biar kakak saja yang membayarnya." Tegas Anin.


"Apa tidak apa - apa kakak yang membayar semua." tanya Ella.


"Tidak apa - apa kok, sudah kamu keluarlah." perintah Anin kembali yang dibalas anggukan kepala oleh Ella.


Saat Anin berbalik sehabis membayar tagihan belanjaan, seorang pria muda tidak sengaja menabraknya dan membuat semua barang belanjaan Anin terjatuh.


"Eh, maaf tuan, saya tidak melihat anda." ucap Anin sembari memunguti belanjaannya yang jatuh berserakan.


"Tidak apa - apa, nona. Saya tidak melihat anda juga tadi." Sahutnya.


Aku seperti mengenali suara wanita ini.


"Kamu benar ka Anin kan?" pria itu mendongakan kepalanya dan terkejut ketika mengetahui yang tidak sengaja menabraknya adalah kaka iparnya sendiri


"Eh, em Danu, kamu ngapain disini?" Anin tampak tegang takut ketahuan jika ia pergi kerumah orangtuanya tanpa mengabari siapapun.

__ADS_1


"Kakak kenapa tegang begitu? Aku sedang membeli minum tadi, kantor ku dekat disini." Danu tampak bingung melihat wajah tegang Anin.


"Kakak mau kemana dan darimana?" tanya Danu.


Danu memang anak yang tebuka dan supel. Oleh karena itu, ia memiliki banyak teman dimanapun ia berada, dia juga rendah hati. Sehingga banyak orang yang tak segan untuk berteman dengannya.


"Eh, kakak dari toko, mau ke ..." Anin tampak bingung memberikan jawaban.


Aku harus bilang apa! Anin.


"Mau kemana kak?" tanya Danu penasaran.


"Mau ke.. oh iya mau ke pasar beli bahan untuk berjualan kue besok, hehe. Kamu juga darimana mau kemana?" Anin mencoba untuk bersikap biasa saja, padahal ia gugup sekali.


"Oh begitu kak, kenapa kakak tidak menyuruh orang lain saja. Aku lupa memberitahumu, tadi kak Raga menyuruhku untuk mencarikan karyawan tambahan untuk membantumu di toko, supaya kakak tidak terlalu lelah katanya. Kalian berdua manis sekali sih, hehehe." ucapan Danu seperti petir menyambar telingan Anin.


Apa katanya? Manis? Manis kepalamu! Kakak mu itu tidak mungkin peduli padaku. Dia saja menyuruhku tidur terpisah dengannya! Manis darimana! Eh, tapi kenapa dia jadi mencarikan karyawan untukku. Untuk apa! Anin.


"Hehe tidak kok Dan, kalau begitu kakak duluan ya, kakak agak buru - buru soalnya." ucap Anin.


"Eh iya kak, maaf mengganggu waktumu." sahut Danu.

__ADS_1


"Enggak kok, hehe." Kata - kata Anin menjadi penutup perbincangan antara ipar tersebut, lalu Anin memilih keluar dari supermarket dan menghampiri Ella yang sudah menunggunya di motor.


"Maaf ya lama, tadi ada adik nya tuan Raga, kakak tidak enak menghiraukannya." ucap Anin.


"Adiknya tuan Raga, siapa kak? Yang cowo apa cewe?" tanya Ella.


"Yang cowo, itu si Danu, orangnya baik loh ramah juga." puji Anin.


"Wah, masa sih kak, kalau begitu nanti jangan lupa kenalin sama aku ya!" pinta Ella.


"Oke gampang!" sahut Anin diiringi tawa keduanya.


Mata Anin tidak sengaja menatap ke cafe disebelah mini market tersebut. Ia jadi terbayang es krim coklat yang manis dengan taburan choco chips yang banyak diatasnya. Yang hanya ada di cafe - cafe. Ia meneguk liur.


"Ada apa, kak?" tanya Ella yang sedari tadi memperhatikan kakaknya.


"Ella, apa kamu mau menunggu kakak sebentar lagi? Kakak jadi ingin es krim rasa belgium coklat chips yang biasa kita beli di cafe, sepertinya enak dimakan panas - panas begini." pinta Anin berharap adiknya mau mengerti.


"Wah, aku mau juga kalau begitu. Aku mau es krim rasa gelato vanilla ah. Ayo kita beli kak!" ajak Ella disambut anggukan kepala oleh Anin."


***

__ADS_1


Maaf ya readers terlambat update, sebagai gantinya author akan update hari minggu ya, terima kasih sudah membaca novel ini. Jangan lupa like dan vote nya. Salam sayang, author.


__ADS_2