Arranged Marriage

Arranged Marriage
Pernyataan cinta (Informasi kesalahan update)


__ADS_3

Raga masih memandang wajah wanita yang sedang menceritakan banyak hal layaknya orang sehat, ia senang istrinya itu tidak terlihat seperti orang sakit yang tidak berdaya dan tidak bertenaga. Anin justru terlihat semakin sehat apalagi saat Raga tadi menyuapi nya lagi makanan yang dibawakan ibunya.


"Tuan apa anda tidak lelah?" Tanya Anin saat ia baru menyadari bahwa ia daritadi tidak berhenti berbicara. Ia merasa tidak enak dengan Raga yang terlihat seperti orang yang kurang tidur.


"Kenapa kamu bertanya seperti itu? Kamu lelah?" Raga mengapit pergelangan tangan Anin di kedua tangannya, seakan mencoba memberikan energi kepada istrinya itu


"Anda sepertinya kurang tidur tuan, pasti anda juga lelah karena anda menjaga saya seharian ini. Tidurlah dulu, lagipula ini sudah malam." Anin memberanikan diri mengelus pipi Raga yang ditumbuhi bulu - bulu halus itu, ia merasakan kehangatan tersendiri saat menyentuh wajah suaminya.


"Kamu tidurlah duluan, kamu harus banyak istirahat." Raga mengusap kepala Anin sembari menatap mata indah istrinya itu.


"Saya sudah banyak tidur hari ini, anda tidurlah!" Pinta Anin sembari tersenyum.


"Tidak apa - apa, aku tidak lelah sama sekali." Raga mencoba kuat walau sebenarnya ia memang lelah.


"Tuan, sebenarnya ada yang ingin saya tanyakan dengan anda." Ucap Anin secara tiba - tiba membuat yang ditanya merasa was - was.


"Kenapa? Apa ada masalah? Apa kamu merasakan sakit?" Tanya Raga kembali.

__ADS_1


"Tidak tuan, saya hanya ingin bertanya, emm.." Anin yang ragu memeras tangannya yang basah, ia sangat gugup Raga akan marah dengan pertanyaannya.


"Apa? Katakanlah dengan jelas!" Tegas Raga.


"Tu- tuan, apakah anda ma- masih mencintai nona Ufa?" Anin menundukan kepalanya menahan agar air matanya tidak tumpah, tapi pada akhirnya air mata itu keluar juga bersamaan dengan keganjalan dihatinya selama ini.


Raga mengusap air mata yang mengalir di wajah istrinya dan tersenyum.


"Anin, sebenarnya ada yang ingin ku bicarakan denganmu." Ucap Raga, Anin masih tidak bergeming.


"Tuan maafkan saya, saya salah menanyakan hal itu kepada anda. Tidak usah dijawab tuan, lupakan saja. Maaf, maafkan saya." Anin tidak sanggup jika mendengar pernyataan bahwa Raga masih mencintai Ufa. Ia hanya bisa menangis sembari tertunduk.


"Tuan kenapa anda bertanya seperti itu?" Anin bertanya balik sembari menghapus air mata yang menggenangi wajah cantiknya.


"Jawab saja, ya atau tidak? Aku hanya ingin tahu." Raga mencoba tersenyum.


"Tuan jika pun saya cinta dengan anda, apakah anda juga akan mencintai saya balik? Apakah perjanjian pernikahan itu akan dihapus diantara hubungan kita? Apakah anda bisa menerima saya apa adanya? Tidak kan? Maka seharusnya anda tidak menanyakan hal itu!" Anin benar - benar tidak bisa mengendalikan emosinya ia menangis sejadi - jadinya setelah mendengar pertanyaan Raga.

__ADS_1


"Anin, saat aku menikahimu, aku memang tidak mencintaimu. Bahkan aku membenci kenapa aku harus menikahimu. Tapi, setelah pernikahan ini ku jalani denganmu. Setelah semua perhatian yang kamu berikan padaku. Aku menyadari bahwa aku tidak bisa lepas darimu. Aku benar - benar terikat olehmu. Aku masih membutuhkanmu dan akan selalu begitu. Anin aku mencintaimu dengan segenap jiwa dan ragaku. Aku mencintaimu istriku, sayangku." Raga tak tahan dengan kata - katanya sendiri. Ia pun memeluk Anin yang menangis dengan erat.


"Jangan pernah berfikir lagi jika aku mencintai Ufa, aku hanya mencintaimu. Hanya mencintaimu saja." Sembari memeluk Anin, tanpa sadar Raga pun menangis.


Cepat sembuh istriku. Raga.


***


Hai readers, apa kabar semuanya? Semoga semua dalam keadaan yang sehat dan bahagia ya! Salam kenal, aku Dewintha. Maaf banget udah jarang update sekarang. Sejujurnya, aku memutuskan untuk update sebisanya karena lagi mempersiapkan ujian akhir. Kadang aku pengen up, tapi benar - benar ga bisa karena kehabisan ide juga. Maaf ya semua;(


Teruntuk semua pembaca novel ini, aku benar - benar mengucapkan terima kasih sebanyak banyaknya atas apresiasi kalian dalam membaca karya recehku ini. Jujur aku senang kalo kalian meminta up dll karena menurutku kalian sangat menikmati dan mengapresiasi novel ini. Tapi, keadaan benar - benar memaksaku untuk tidak bisa menulis setiap hari lagi. Tapi aku akan berusaha untuk membuat cerita yang bisa dinikmati semua orang!


Oh ya buat yang mau tau visual dari tuan Raga dan Anindira bisa cek di ig ku ya @dedewinthap disana ada hehe. Tapi nanti Insya Allah aku akan up disini juga. Terimakasih banyak yang sudah membersamai perjalanan tuan Raga dan Anindira sampai saat ini.


Aku mau minta maaf banget atas episode yang aku baru up itu bener bener kacau karena awalnya aku mau nge up visual di bab 1 tapi ternyata malah kebikin bab baru dan ga bisa di hapus😭 semoga kalian bisa memakluminya ya😭 aku juga sedih banget karena bab nya jadi kacau😭😭😭 makasih banyak banyak banget buat kalian yang masih membaca novel ini, untuk bab yang tadi bisa di skip aja gpp ya😭😭😭


Jangan lupa tetap jaga jarak dan gunakan masker ya! STAY SAFE SEMUAA

__ADS_1


With love,


Dewintha.


__ADS_2