Arranged Marriage

Arranged Marriage
Kau tahu semua tentangnya?


__ADS_3

"Apa?! Anin hamil, bibi?" Ufa yang siang itu berkunjung ke rumah Raga berniat untuk memberikan kue kering yang baru saja ia buat untuk orang tua mantan kekasihnya itu dengan tujuan untuk menarik perhatian mereka, tetapi ia malah dikejutkan dengan berita kehamilan Anin.


"Iya nak, bibi akan segera menjadi nenek, bibi senang sekali." Ucap Ibu dengan kegirangan tanpa menyadari perubahan ekspresi yang ada pada wajah mantan kekasih anaknya itu.


"Ooh, memang sudah berapa bulan bibi?" Tanya Ufa lagi.


"Bibi tidak tahu nak, benar juga katamu, bibi lupa bertanya saking bahagianya. Nanti bibi tanyakan saja kepada mereka. Oh iya duduk lah dulu nak, kamu ada apa kemari?" Tanya Ibu Faiza dengan semangat yang terlihat masih membara.


"Ehm tidak bibi aku hanya sebentar saja, tadi aku membuat kue kering, aku pikir Raga akan pulang tapi ternyata belum, karena tidak ada Raga jadi ini aku berikan untuk bibi saja agar bibi cicipi." Jawaban Ufa membuat Ibu Faiza terheran - heran kenapa wanita ini sampai repot - repot membuatkan Raga kue kering padahal Anin sendiri memiliki toko kue, tapi ia lebih memilih untuk berpikir positif, mungkin Ufa memang berniat baik.


"Ooh benarkah nak, baiklah bibi akan mencobanya sedikit, tidak apa - apa kan nak?" tanya ibu Faiza yang terlihat ragu untuk mencoba karena melihat perubahan ekspresi pada wajah Ufa.

__ADS_1


"Iya bibi, silahkan. Tidak apa - apa, aku memang sengaja membuat untuk semua orang." sahutnya, tentunya ia membuat itu spesial untuk Raga, tetapi lelaki itu belum pulang dari bulan madunya dan membuat mood Ufa buruk.


Di sela - sela percakapan antara ibu Faiza dan mantan kekasih itu anaknya itu, tiba - tiba Luna datang dari sekolah gratis miliknya- yang ia rahasiakan kepada semua orang kecuali kakak iparnya.


"Kau sedang apa disini?!" Tanya Luna, ia memang tidak suka dengan Ufa karena menurutnya wanita itu menjadi pengganggu hubungan kakaknya dan Anin.


"Luna, kau apa kabar? Duduklah disini, tadi aku membuatkan kue untuk kalian semua." Tawar Ufa dengan wajah ramahnya, namun rasanya Ufa ingin sekali menampar wajah nya itu.


"Tidak, tadi aku habis pulang dari toko kue kakak ipar dan sudah banyak memakan kue, terima kasih ya, lain kali saja." Sahutnya dengan nada sedikit mengejek karena kue - kue di toko Anin memang kue kue premium yang khas.


"Oh begitu ya, tapi apa kau tidak mau mencoba kue buatan ku? Kue buatanku berbeda dengan milik Anin, ini tidak dijual di toko nya." Ufa memang tahu karena ia seringkali mampir di toko kue Anin selama mereka berbulan madu, tentu saja untuk menunggu kedatangan Raga. Tapi lelaki itu tak kunjung pulang juga, hingga ia memutuskan untuk langsung mengunjungi rumah mantan kekasihnya itu.

__ADS_1


"Oh rupanya kau sering juga ya mampir ke toko kue kakak ipar? Kau sepertinya tahu semua tentangnya." Sindir Luna yang sudah muak dengan mantan kekasih kakak nya tersebut.


Tetapi sebelum Ufa menjawab, Ibu Faiza memilih untuk melerai perdebatan tersebut dan mengganti topik pembicaraan sebelum terjadi hal - hal yang tidak diinginkan.


"Ehm Ufa sekarang kau sedang sibuk apa?" Tanya Ibu Faiza kepada Ufa sembari melirik Luna, menyuruh putri semata wayangnya itu untuk masuk ke dalam


"Iya bibi? Oh aku tidak sedang sibuk apa - apa, maka dari itu aku sering merasa bosan dan kesepian, jadi aku suka main kemari karena aku tidak punya teman." Sahutnya dengan nada sendu


Ibu Faiza pun memakluminya karena Ufa adalah anak tunggal- dia tidak memiliki saudara, belum lagi ayahnya juga sibuk dengan pekerjaannya. Ibunya sudah meninggal saat melahirkannya. Ia biasanya hanya tinggal bersama pembantu nya di rumah, karena ayahnya sering pergi ke luar kota untuk mengurus bisnis batu bara nya.


***

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan like, vote dan komen nya ya, terimakasiiii


__ADS_2