Arranged Marriage

Arranged Marriage
Hukuman yang manis


__ADS_3

"Ja- jangan tuan. Saya mohon ampuni saya. Maafkan saya tuan." Anin berusaha agar air matanya tidak terjatuh, ia menggenggam tangannya yang basah.


"Aku tidak mau mendengar bantahan!" ketus Raga.


Ya Tuhan dia mau apa? apa hukuman untukku? Anin.


Raga berjalan semakin mendekat dengan Anin. Sedangkan wanita itu, dia malah berjalan mundur hingga tubuhnya menyentuh tembok. Ia gelagapan, Raga sudah semakin dekat dengan nya.


Ya Tuhan dia mau apa? bukan kah kami kemarin sudah semakin akrab? mengapa dia jadi kembali seperti monster seperti ini.


"Tu- tuan, anda mau apa?" tanya Anin kembali. Raga hanya diam dan terus berjalan mendekatinya. Anin meneguk liurnya, tangan nya benar - benar basah.


Raga menyentuh rambut Anin yang terkepang dan melepas ikatan rambutnya dengan perlahan, Anin memalingkan wajahnya. Tidak sanggup menatap mata Raga. Raga mencium rambut Anin yang tergurai.


"Tuan .."


"Aku suka wangi rambutmu." bisik Raga.


Deg


"Tu- tuan anda bicara apa?" Anin merasa pendengarannya cukup buruk.


"Rambut mu wangi, aku suka." ucap Raga kembali, dan kali ini Anin benar - benar membelalakan matanya tidak percaya.

__ADS_1


Pembohong sekali anda tuan.


"Anda pasti salah, tuan. Saya sudah pergi keluar rumah seharian ini. Saya belum mandi dan berganti pakaian." ucap Anin lantang.


"Kenapa kau berbicara seperti itu? Kau memberikan ku kode agar aku memandikan mu?" tanya Raga.


Apa? tidak seperti itu tuan!


"Ti- tidak, tidak seperti itu tuan. Saya hanya- "


Belum selesai Anin melanjutkan kata - kata nya, Raga sudah membenamkan bibir nya di bibir wanita di depan nya ini. Anin benar - benar terkejut dan tidak percaya.


Cukup lama mereka membenamkan bibir masing - masing. Tidak ada perlawanan dari Anin sama sekali. Ia tak mampu berkutik.


Ya ampun kenapa lama sekali dia menciumku. Hiks anda lagi - lagi merenggut ciuman saya tuan!


"Ke- kenapa anda mencium saya, tuan?" pertanyaan paling bodoh yang keluar dari mulut Anin begitu saja membuat Raga menahan tawanya.


Dia ini sungguh polos sekali. Raga.


"Tidak apa - apa. Memangnya kenapa? kau mau marah?" tanya Raga.


"Ti- tidak tuan, tidak saya tidak marah. Maafkan saya tuan." Anin adalah tipe wanita yang tidak tegaan dengan orang lain. Sehingga ia tidak mampu menolak atau bahkan berkata tidak kepada siapapun.

__ADS_1


"Bibir mu manis. Aku suka!" kata - kata Raga sudah seperti menembus jantung Anin. Perasaan nya campur aduk antara senang, takut, dan sedih juga.


Astaga lagi - lagi anda membuat saya rasanya seperti ingin terbang!


"Te- terimakasih tuan." ucap Anin.


"Beristirahatlah." suruh Raga dibalas anggukan oleh Anin. Tetapi, tiba - tiba ia memanggil Anin kembali.


"Ada apa tuan? apa anda butuh sesuatu?" tanya Anin.


Raga menghampiri Anin dan berdiri di depan nya, ia mengelus kepala Anin membuat darah Anin rasanya seperti berdesir tak karuan


"Jangan pulang terlalu malam lagi ya. Aku mencemaskanmu kau tahu." ucapan dan perlakuan Raga malam itu sukses membuat pipi Anin merah merona. Ia benar - benar terbawa perasaan sekali, mengingat belum pernah ada lelaki yang memberinya perhatian seperti yang diberikan Raga.


"I- iya tuan. Maafkan saya." jawab Anin.


"Ya sudah, tidurlah. Jangan begadang ya." ucap Raga.


"Iya tuan. Terimakasih banyak." Anin langsung melengos masuk ke dalam kamarnya dan menutup pintu rapat - rapat. Ia bersandar di pintu sambil terduduk dan memegangi dadanya.


Ya Tuhan mengapa ia menjadi perhatian sekali seperti itu kepadaku? Apa dewa cinta sudah turun ke bumi dan masuk ke dalam raga nya? Aah aku takut terjadi hal - hal yang lebih parah dari ini. Aaa tuan Raga. Semoga kau kuat menghadapi ini semua ya hatiku. Anin.


Lucu sekali melihat ekspresi ketakutan nya seperti itu. Entah mengapa akhir - akhir ini ada sesuatu yang mengganjal dalam hatiku. Aku selalu mengkhawatirkannya. Tidak! aku tidak boleh sampai mencintainya. Raga berbicara dalam hatinya sembari bersandar juga di balik pintu yang di sandarkan Anin.

__ADS_1


***


Maaf lambat lagi updatenya karena nunggu lolos review lama banget🄱 Jangan lupa like dan vote nya. Semangat terus semua!


__ADS_2