Arranged Marriage

Arranged Marriage
Ufa yang berkunjung


__ADS_3

Pada akhirnya, hari itu mereka habiskan hanya berdua di tempat terbuka itu, yang lebih menakjubkannya lagi tempat itu dekat dengan pegunungan yang membuat tempat tersebut terasa asri, dan dingin sekali.


Kringgg. Suara ponsel Anin yang tiba - tiba berbunyi mengalihkan perhatian Raga dan Anin yang sedang bersantai sembari berpelukan melihat pemandangan alam disana.


"Luna? Kenapa dia menelpon? Tumben sekali, apa terjadi sesuatu." Ucap Anin yang kebingungan dan langsung berpikiran negatif, sembari menatap Raga seakan bertanya bolehkah ia mengangkat telepon itu.


"Angkat saja, nyalakan pengeras suara telepon nya." Perintah Raga disambut anggukan kepala oleh Anin.


"Haloo, ada apa Luna?" tanya Anin memulai pembicaraan sembari memeluk Raga dengan gemas.


"Ciee romantis banget kayaknya berdua sampai nggak ada yang hubungin orang rumah." Ledek Luna disertai cekikikan dari sumber suara.


"Eh engga kok enggaa." jawab Anin dengan wajah yang tersipu malu langsung menjauhkan tubuhnya dari Raga dan melihat di sekelilingnya.


Raga hanya tertawa setelah mendengar Luna yang tertawa di balik telepon itu dan menarik kembali Anin ke pelukannya untuk menghangatkan diri.


"Kenapa kamu ketawa sih?" tanya Anin dengan tidak santainya.


"Kamu gemes banget sih, pakai celingak celinguk lagi." ucap Raga.

__ADS_1


"Kakak, kakak ipar, sebenarnya ada yang ingin ku bicarakan dengan kalian berdua." suara Luna terdengar serius dan membuat sepasang sejoli itu saling memandang satu sama lain.


"Kenapa Luna, apa terjadi sesuatu?" Tanya Anin yang mendadak khawatir.


"Sebenarnya, kemarin kak Ufa berkunjung ke rumah dan menanyakan kakak, lalu kami bilang bahwa kakak dan kakak ipar sedang pergi berbulan madu, lalu ia tampak murung sejenak, dan setelah itu ia bertanya lagi kemana kakak dan kakak ipar berbulan madu, dan dengan bodohnya aku mengatakan bahwa kalian berbulan madu di Italia, yang lebih parahnya wajahnya terlihat mencurigakan kak, kakak berhati - hati ya, aku takut ia menyusul kakak ke sana." Luna menceritakan segalanya yang terjadi di rumah kemarin sore saat kedatangan Ufa.


Flashback


Tok tok tok


"Bibi, paman, ini aku Ufa." Teriak seorang wanita terdengar berkali - kali di rumah Raga saat tengah hari bolong tanpa malu sedikitpun.


"Ada apa kesini? Pakai acara teriak - teriak segala lagi!" Ketus Luna dengan malas, entah kenapa dia tidak terlalu suka dengan Ufa akhir - akhir ini, menurutnya Ufa sudah kehilangan sopan santun nya.


"Dasar tidak sopan!" ucap Luna pelan namun suaranya masih mampu di dengar oleh Ufa.


Aku tidak peduli. Ufa.


"Raga, Raga, ini aku Ufa, aku membawakan makan siang kesukaanmu, kamu dimana?" Teriaknya saat ia mencoba mencari Raga kemana - mana tapi tidak menemukannya.

__ADS_1


"Nak Ufa, kamu datang?" tegur ibu Faiza yang melihat kedatangan mantan kekasih anak nya itu.


"Bibi, apa Raga ada di rumah, aku mencarinya dari tadi tapi dia tidak ada, dia kemana bi?" tanya Ufa tanpa jeda sedikitpun.


"Hahaha kasihan sekali, mencari kakak tapi tidak ketemu ya? Asal kau tahu kakak ku dengan istrinya sedang berbulan madu ke Italia, walaupun kamu menggeledah seluruh rumah ini mencari kakak kamu tidak akan menemukannya!" Ucap Luna dengan nada meledek.


"Bulan madu?" ucap Ufa dengan suara yang kecil namun masih bisa didengar oleh Luna.


Panas ngga tuh. Luna.


"Iya bulan madu, mereka sudah pergi beberapa hari yang lalu." sahut Luna yang semakin membuat hati Ufa memanas.


"Di Italia bagian mana?" Tanya nya lagi langsung to the point.


"Kepo banget sih, cari aja di Italia sana, cari di seluruh tempat di Italia, cari sampai dapat!" Luna menyadari bahwa Ufa bisa saja benar - benar akan ke Italia menyusul Raga dan Anin oleh sebabnya Ia tidak memberitahu detail tempat nya.


Awas kalian, aku pasti akan menemukan kalian! Ufa.


Akhirnya Ufa pergi dengan hati yang kacau, ia dibakar api cemburu.

__ADS_1


***


Jangan lupa like, komen, dan vote nya ya! Biar aku lebih semangat update hehe, love you guys!


__ADS_2