Arranged Marriage

Arranged Marriage
Semilir angin malam


__ADS_3

"Tu- tuan saya mohon maafkan saya, dengarkan dulu penjelasan saya. Saya akan melakukan apapun asal anda tidak menyentuh saya." pekik Anin.


"Kenapa aku harus mendengarkanmu? aku bisa mendapatkan apapun yang ku mau, kenapa aku tidak bisa mendapatkan tubuhmu?" ucap Raga.


Glekk, pernyataan nya mengerikan sekali. Aku harus melakukan sesuatu. Anin.


"Tuan apa anda lupa dengan perjanjian pernikahan yang kita buat? bukankah kita akan berpisah setelah satu tahun. Anda kan harus menikahi nona Ufa. Apa anda rela memberikan keperjakaan anda kepada wanita kampungan seperti saya." katakan apapun saja, walaupun merendahkan harga diriku. Asal pria gila ini tidak menyetubuhiku. Pikir Anin.


"Aku tidak peduli, kamu bersalah! Aku akan tetap menghukum mu." titik tidak ada pembantahan, pikir Raga.


Ia sudah naik ke atas kasur dan mendekati Anin yang mulai mundur perlahan karena ketakutan. Ia mematikan lampu tidur Anin yang berada tepat di samping tempat tidur. Suasana menjadi lebih mencekam, tak ada penerangan, tak ada suara. Yang terdengar hanya bunyi nafas mereka yang bersahutan.


"Apa kamu sudah siap?" tanya Raga yang semakin menggugupkan Anin.

__ADS_1


Anin benar - benar tidak mampu lagi berfikir dengan jernih, suaranya seakan tercekat di tenggorokan. Ia tidak mampu berbicara, ia sudah gugup setengah mati. Tiba - tiba, Raga mencium bibirnya dengan lembut. Anin terperanjat, tetapi tidak ditunjukkan nya.


Ya Tuhan aku takut sekali. Apa ini hanya awalan? Anin.


Cukup lama Raga mencium bibir manis Anin, lalu ciuman nya turun ke tengkuk Anin dan membuat beberapa tanda disana. Anin mendesis kecil. Suaranya seakan tertahan. Raga membuat beberapa tanda di bagian tubuh Anin. Bahkan Anin juga sudah lupa dan tidak fokus lagi kapan baju tidur bermotif bunga miliknya nya itu sudah terlepas dan tidak terlihat lagi di dalam gelapnya malam.


Hingga akhirnya pada malam itu, Anin memasrahkan tubuhnya kepada lelaki yang sangat ia benci, lelaki yang sudah menjadi suaminya.


***


Sial! ternyata dia benar - benar masih perawan. Raga.


Seluruh tubuh Anin rasanya dibuat meledak - ledak. Untuk pertama kalinya, semburat kenikmatan menghujam dalam - dalam tubuh wanita itu. Ia tidak menyangka akan melakukan hal itu kepada pria yang sudah menjadi suaminya ini, pria yang melemparkan catatan cara menjadi istri di wajah Anin saat hari pertama pertemuan mereka.

__ADS_1


Pun dengan Raga, untuk pertama kalinya dalam sejarah hidupnya. Ia bahkan tidak menyangka akan melakukan hal itu kepada istrinya, wanita yang sangat ia benci. Yang ia tolak mentah - mentah di hadapan seluruh keluarganya. Wanita yang ia pikir hanya menginginkan harta kekayaan nya saja.


Kedua matanya menatap lekat mata Anin. Terlihat cairan bening membasahi wajah wanita itu. Raga menyapu air mata dan keringat Anin dengan tangan nya dengan lembut. Mereka berdua saling berbagi oksigen. Hingga akhirnya, Ia membenamkan tubuh istrinya itu ke dalam pelukan nya untuk menghangatkan tubuhnya dan juga tubuh Anin dari semilir angin malam.


"Tidurlah. Ini sudah hampir pagi. ucap Raga lirih sembari mengusap dan mencium lembut kepala Anin.


Anin tidak bergeming, ia hanya ingin tidur dan beristirahat. Tubuhnya serasa remuk sekali.


Kenapa anda melakukan hal ini tuan? kenapa anda menyetubuhi saya? kenapa anda perhatian kepada saya? kenapa anda marah dan menghukum saya saat saya pergi bersama pria lain? tanpa anda ketahui apa hubungan di antara kami. Anda bahkan menuduh saya berselingkuh. Sedangkan disisi lain anda pergi bersama wanita lain dibelakang saya. Yang sudah jelas kalian memiliki hubungan. Kenapa anda egois tuan? kenapa nasib ku seperti ini Tuhan. Anin menangis dalam diam, air mata membanjiri wajah cantiknya. Ia tidak mau Raga mengetahuinya, bahkan dada nya rasanya sangat sakit karena menahan tangis. Hingga akhirnya ia terlelap di dalam pelukan pria yang sudah mengambil keperawanan nya dalam satu selimut.


***


Jangan lupa like dan vote nya ya. Jangan lupa juga follow ig author @dedewinthap untuk berbagi informasi. Terimakasih🍓

__ADS_1


__ADS_2