
Flash Back
BUK! BUK! BUK!
Albert di pukuli oleh anak buah Markus, karena ia hanya sering berjanji pada Markus untuk mengganti uangnya, tapi sampai hari ini, Albert belum bisa mengganti uang Markus yang ia pinjam dengan jumlah yang sangat besar.
"ARKHHH" Albert berteriak kesakitan saat Markus menarik rambutnya.
"Apa kau ingin bermain-main denganku hm? Kau sudah memakai uangku, dan sampai saat ini, kau hanya sering berjanji, tapi semua janjimu itu kosong! kapan kau akan membayar hutangmu!"
"Maafkan saya tuan, berikan saya waktu sedikit lagi untuk mengembalikan semua uang anda tuan, maafkan saya," kata Albert terus memohon pada Markus.
"Sudah berapa kali kau berjanji padaku? Aku bahkan lupa ini untuk yang keberapa kali kau mengatakan yang sama"
"Sekali lagi, berikan saya waktu, saya berjanji akan mengembalikan semua uang anda tuan," Albert tak berputus asa untuk meminta waktu pada Markus.
Markus menyesap rokoknya, ia seperti sedang memikirkan sesuatu. Timbul idea buruk dari benaknya.
__ADS_1
Kurasa aku bisa memanfaatkan Albert untuk misiku. Batin Albert.
"Baiklah, kau bisa saja tidak usah membayar semua hutangmu itu, tapi aku punya pekerjaan untuk mu," ujar Markus pada Albert.
"Pekerjaan? Pekerjaan apa yang tuan ingin saya lakukan?" sedikit penasaran.
"Senang saja, bunuh Browne untuk ku,"
"APA??? Tidak tuan Markus, saya tidak berani melakukan itu, itu mustahil ... Saya tidak bisa tuan," Tolak Albert menggeleng tak berani untuk memenuhi keinginan Markus yang menurut Albert, sangat gila.
"Kenapa? kau takut?"
"Tentu saja saya takut tuan,"
"Jika kau bisa membunuh Browne, maka aku anggap semua hutangmu lunas, dan setelah kau membunuhnya, kau pergi saja mencari negara lain untuk kau tinggali, mudah bukan?" Ucap Markus tanpa merasa bersalah ingin membunuh sahabat baiknya sendiri, karena perasaan iri pada temannya itu.
"Tidak tuan Markus, saya tidak berani melakukan itu," menggeleng.
__ADS_1
Markus mengeluarkan senjata apinya kemudian menodong di kepala Albert. ''Kau hanya mempunyai tiga pilihan saja, pertama, kau kembalikan uangku dalam masa dua hari ini, kedua, bunuh Browne untukku, dan yang ketiga, aku akan membunuhmu jika kau tidak bisa memenuhi salah satu dari kedua keinginanku itu"
"Baik, akan saya usahakan dalam masa dua hari ini, saya akan mengembalikan uang anda tuan," Albert lebih memilih menunda waktu untuk mnegmbali uang Markus yang pernah ia pinjam.
"Kalau dalam masa dua hari kau gagal mengembalikan uangku? Bagaimana?"
Albert terdiam. Ia juga tak ingin memutuskan, jika ia akan menerima permintaan gila dari Markus, karena membunuh Browne itu sangat tidak mudah, apa lagi Browne sering di awasi oleh para bodyguardnya.
"Aku tidak punya banyak waktu untuk melihatmu berpikir seperti itu Albert, jangan terlalu banyak membuang waktuku"
Menarik nafas berat." Baiklah tuan Markus, jika dalam masa dua hari ini saya tidak bisa mengembalikan uang anda, saya berjanji akan menerima tawaran anda,"
''Bagus!" Aku menunggu kabar baik darimu," tersenyum miring kemudian mengajak para ajudannya untuk pergi dari sana.
Singkat cerita, dua hari berlalu, ternyata Albert gagal mengembalikan uang yang ia pinjam. Tak punya pilihan lain, Albert terpaksa menarima tawaran Markus untuk membunuh Browne yakni Daddy Braylee, dengan cara menyabutase mobilnya, yang membuat Browne kecelakaan, tapi sebenarnya Browne tidak meninggal di tempat itu.
Flash Back selesai.
__ADS_1