
Tampak Riana yang terbaring dalam sebuah kamar, dengan tubuhnya yang di ikat.
Ia mulai mengerjap kedua bola matanya. "Arkh ... kepalaku sakit sekali," gumamnya ingin memegang kepalanya yang terasa sangat sakit, tapi saat ia merasa jika tangannya tak bisa di gerakkan, ia melihat ke arah tangannya, dan ternyata ia terikat.
Ia ingin mendudukkan dirinya, tapi lagi-lagi tak bisa, karena kedua kakinya juga sedang di ikat.
"Hellowwww lepaskan aku!! Siapa yang mengikatku di sini?" Riana berteriak memanggil siapa saja yang akan mendengarkannya, meski ia melihat tak ada siapa pun dalam kamar itu.
Tap Tap Tap
Terdengar langkah kaki mendekati pintu kamar, di mana ia di sekat.
Cklekkk
Laki-laki itu membuka pintu kamar. Riana melihat ke arah pintu, saat sadar ada yang datang.
"D-dokter Riz?" Kaget melihat penampilan laki-laki itu sangat jauh berbeda, dari yang selama ini ia mengenal pria itu,.
"Hai, Riana Angel," tersenyum miring.
__ADS_1
Riana benar-benar tak mengerti ada apa di balik semua ini. Dan anehnya, ia tak bisa membaca aura laki-laki yang berada di depannya. Dan ia baru menyadari keganjilan itu.
"Kenapa kau mengikatku seperti ini?" Tanya Riana berusaha melepaskan dirinya dari ikatan dokter Riz.
"Kenapa? Kau tidak suka di ikat?" Tanya dokter Riz membuka pisau lipat yang berada di tangannya.
"Kau mau apa?" Riana was-was.
"Aku mau apa?" mendekati Riana membawa pisau itu.
Riana sedikit menggoyangkan badannya untuk menjauh dari pria di depannya, tapi tetap saja ia tak bisa bergerak.
Dokter Riz mendudukkan dirinya di dekat Riana yang terbaring. Kemudian mendekatkan wajahnya pada wajah Riana yang berusaha menarik wajahnya dari laki-laki itu.
"Ssssttttt tenanglah ... Aku tidak akan membunuhmu ... Aku masih membutuhkan mu untuk mendapatkan jantung suamimu itu," bisik dokter Riz tepat di telinganya.
"Apa yang kau katakan!! Siapa sebenarnya kau!! Kenapa kau melibatkan aku!!" Teriak Riana.
Semangkin mendekatkan bibirnya ke telinga Riana yang tak bisa bergerak. "Kau mau tau siapa aku? Aku adalah Chark Rich," bisik dokter Riz yakni Chark jujur tentang siapa dia yang sebenarnya.
__ADS_1
"Kenapa kau melakukan semua ini? Apa tujuanmu?" Tanya Riana.
"Hanya satu tujuanku, iya itu, jantung Braylee Alan," menyeringai jahat.
"Terus, kenapa kau melibatkan aku?"
Tersenyum yang sulit di artikan. "Kau tau Riana? Saat pertama kali aku melihatmu di rumah sakit, aku sangat tertarik padamu, seiring berjalannya waktu, aku berharap bisa membawamu ke dalam kehidupanku, tapi siapa sangka, suatu hari, Asisten Braylee datang pada salah satu dokter yang bekerja di rumah sakit tempat kita juga bekerja, Asistennya meminta untuk mengetes ujian DNA-nya bersama dengan putramu, tak di sangka, ternyata cocok, dan aku menyelidiki ternyata benar, jika kau ada kaitannya dengan Braylee sialan itu,"
"Dan juga maaf, secara tidak langsung, kau juga harus menjadi musuhku, karena aku sangat membenci semua yang bersangkutan dengan Braylee. Dan ................. Dokter Riz menggantung ucapannya.
"Dan apa?"
"Hahahaha .... Dan aku juga yang telah menembak putramu, tapi keberuntungan masih berpihak padanya, maka itu dia masih hidup," jujur dokter Riz membongkar keburukannya di depan Riana langsung.
"BEDEBAH!!!! CUIH!!" Riana meludahi wajah dokter Riz.
Dokter Riz mengusap wajahnya kemudian tersenyum pada Riana.
PLAKKKK!!!
__ADS_1
Ia menampar keras wajah Riana sehingga membuat wanita itu mengeluarklan darah segar dari mulutnya, akibat bibirnya yang pecah.