Benih Siapa Yang Aku Kandung

Benih Siapa Yang Aku Kandung
Maafkan aku


__ADS_3

"Ini semua karena kau Braylee!!kau yang telah membunuh kedua orang tuaku, karena itu aku sangat membencimu! Selama ini aku hanya menahan diri, tapi setiap ada di dekatmu, aku juga seperti ingin membunuhmu!!" Teriak Fredly meluahkan yang ia pendam selama ini.


"Apa yang kau katakan Fredly? Kau tau dari mana tuan Braylee yang telah membunuh kedua orang tuamu? Apa kau punya bukti yang kuat? Atau kau hanya menduga-duga? atau mungkin ... Kau di pengaruhi orang yang mengajakmu untuk bekerja sama menghancur tuan Braylee?," sahut Asisten Xan.


"Cih!! Memang dia yang telah membunuh kedua orang tuaku!! Siapa pun yang ingin membelahnya!! Dia juga akan aku bunuh!!" Fredly mengeluarkan senjata apinya ingin menembak Braylee, tapi secepat kilat Asisten Xan menendang tangannya, membuat senjatanya terjatuh begitu saja.


Braylee menarik pelatuknya menembak kedua betis Fredly, yang membuatnya terjatuh ke lantai dengan posisi meniarap.


"ARKHHHHHHHHHHHH aku pastikan!!! Aku akan membunuhmu Braylee!!!" Teriak Fredly.


"Bawah dia ke ruang bawah tanah dan kurung dia di sana," perintah Braylee pada beberapa anak buahnya yang berada di sekelilingnya saat ini.

__ADS_1


"Baik tuan," Patuh, mengangkat tubuh Fredly dan membawahnya turun ke ruang bawah tanah kemudian menyekapnya di sana.


"Daddy!!" Panggil Ronald.


Braylee melihat ke arah putranya yang berjalan sedikit berlari. Ronald memegang lengan Daddyanya. "Daddy, apa benar Mommy hilang? Kemana Mommy Daddy?" Tanya Ronald cemas pada Daddynya.


Braylee berjongkok dan mengusap sayang kepala putranya. "Mommy akan baik-baik saja, Daddy akan mencari keberadaan mommy sampai Daddy menemukan Mommy son,"


"Daddy berjanji?" Tanya Ronald menjatuhkan air matanya.


Maafkan aku Riana ... Karena keegoisanku, aku mengabaikanmu, padahal kau sama sekali tidak bersalah, kau tidak mengetahui apa-apa dalam masalah ini ... Meski Ayahmu Albert terlibat dalam pembunuhan Daddyku, tapi tetap saja kau tidak ada hubungannya ... Aku tidak seharusnya melepaskan rasa amarahku padamu dendam telah membuatku buta dan menyakitimu,dan sekarang kau terperangkap dalam bahaya... Maafkan aku sayang ... Aku berjanji akan menyelamatkanmu dan membawamu pulang bersamaku, aku ingin membina hidup baru bersamamu. Batin Braylee bertekad untuk mencari keberadaan istrinya sampai ketemu.

__ADS_1


,,,


Saat ini Braylee sedang berada di ruangan tempat Ziery terbaring, ia menatap diam tubuh kaku itu, berharap ada keajaiban wanita itu membuka kedua bola matanya. Tapi wanita itu terlihat tak ada tanda-tanda akan terbangun.


Mulai melangkah masuk ke dalam kamarnya yang berada dalam Markas Dark Revenge.


Braylee mengganti pakaiannya dengan jaket hitam dan juga jeans berwarna hitam. Ia mengambil peluru, senjata dan beberapa alat yang akan ia butuhkan nanti.


Setelah itu ia memakai sarung tangan. Semua di lengkapi dengan pakaian berwarna hitam, wajah pria itu tampak sangat dingin, saat ini ia hanya ingin bergerak megikuti kata hatinya.


Ia turun melalui jendela, tak ada siapa pun yang melihatnya keluar dari Markas.

__ADS_1


Mengambil motor di garasi. Dan mulai menjalankan motor tersebut. Tujuannya saat ini, menuju ke Markas Garuda, yang pernah mereka serang beberapa bulan yang lalu.


Ternyata sesuatu yang ia sembunyikan tempo hari di tangannya itu, adalah sebuah rekaman, di mana ia melihat ketua Markas Garuda dan Fredly, bersama dengan seorang laki-laki bertopeng, sedang merencanakan untuk menghancurkannya melalui Fredly yang mereka peralatkan, dengan mengarang cerita jika Braylee yang telah membunuh kedua orang Fredly.


__ADS_2