Benih Siapa Yang Aku Kandung

Benih Siapa Yang Aku Kandung
Fakta


__ADS_3

"Braylee ... Sudah lama aku menungu momen seperti ini ... Dan kau juga harus tau," menggantung ucapannya, kemudian mengeluarkan sebuah suntikan dari sakunya.


"Kau tau? Kau tidak akan bisa kemana-mana Braylee, aku sudah memasukkan racun ke dalam tubuh istrimu, dan jika sampai istrimu tidak mendapat penawarnya, maka istrimu dan calon bayimu yang berada dalam kandungannya, akan ........" Dokter Riz membuat contoh dengan cara memotong lehernya sendiri.


"Mati" lanjutnya bersamaan melangkah ke jendela dan membuang suntikan itu turun ke bawah, ternyata dalam suntikan itu adalah penawar untuk mengobati Riana.


Riana sedang hamil?


"BAJINGAN!!!" Braylee maju dan menyerang dokter Riz, akhirnya terjadi perkelahian di antara dokter Riz dengan Braylee.


Riana memegang kepalanya yang semangkin terasa sakit. Penglihatannya juga sudah kabur, semua yang berada di hadapannya terlihat menjadi kabur dan berubah menjadi dua.


BRUKKK


Wanita itu terjatuh tak sadarkan diri. Braylee yang melihat istrinya sudah terjatuh. Menendang keras perut Riz dan menghampiri istrinya setelah membuat dokter Riz terjatuh.

__ADS_1


"Riana! Bangun! Buka matamu Riana!" Braylee benar-benar cemas dan takut akan kehilangan istrinya yang sangat ia cintai.


Ia menembak rantai yang di pasangkan pada kaki istrinya, dan menggendong tubuh tak berdaya itu, ia ingin membawa Riana pergi dari sana, tapi di halangi oleh dokter Riz.


''Kau mau kemana?" tanya dokter Riz tersenyum jahat dengan bibir yang sudah pecah akibat di bogem oleh Braylee tadi.


Braylee mengabaikan dokter Riz dan ingin melangkah keluar dari kamar itu membawa tubuh Riana, tapi dokter Riz kembali memperlihatkan penawar yang terakhir yang ia pegang di tangannya.


"Kau tidak menginginkan ini" tanya dokter Riz tertawa seperti orang gila.


"Kau mungkin bisa membawa istrimu untuk keluar dari sini, dan akan menyelamatkannya dari bom yang sebentar lagi akan meledakkan pulau ini, tapi tidak untuk di luar sana, karena hanya cairan ini yang bisa menyelamatkan istrimu saat ini hahahahahaha" dokter Riz sangat puas karena melihat Braylee dengan rahang yang mengeras.


Tersenyum miring dan kembali memasukkan cairan itu ke dalam sakunya.


"Apa kau benar-benar tidak mengingatku? Atau kau hanya sengaja tidak mengenalku?" Tanya dokter Riz.

__ADS_1


Braylee menyerjit. Karena ia memang tak megenali pria yang berada di hadapannya itu.


"Kau siapa? Apa sebegitu pentingnya aku harus mengenalmu?" Sinis Braylee.


"Baiklah, jika kau tidak mengingatku, maka aku akan membantumu untuk mengingat siapa aku,"


Dokter Riz mengambil sebuah foto yang berada dalam laci meja rias dalam kamar itu, kemudian memperlihatkan pada Braylee.


"Apa kau sudah mengingatku?"


"Linus .... Kau Rich, anak Asisten Daddyku yang pengkhianat itu?" kata Braylee menunjuk Riz.


"Hahahahahahaha kau benar ... Demi membalas dendamku padamu, aku sengaja mengubah wajahku dengan cara membedah plastik, agar kau tidak akan mengenalku lag, dan aku juga yang telah membunuh Daddymu, dengan memperalatkan Markus, dan Markus yang menekan Ayah dari istrimu untuk membunuh Ayahmu, tapi saat kecelakaan itu, Ayahmu tidak mati, tapi aku yang menembak otaknya hingga meledak," dokter Riz akhirnya menceritakan siapa dirinya yang sebenarnya.


Mendengar pengakuan Riz, bola mata Braylee semangkin memerah, nafasnya naik turun, karena akhirnya ia bisa berhadapan langsung dengan pembunuh Daddynya, ia melangkah membaringkan istirinya di ranjang, dan melihat ke arah dokter Riz. "Jadi kau yang telah membunuh Daddyku?," mengepal kedua tangannya sehingga kukunya melukai tangannya sendiri.

__ADS_1


"Iya, seimbang bukan? Karena kau juga telah membunuh adikku, karena Daddymu dan kau yang telah memecat Ayahku, sehingga adikku mati karena tidak bisa menyambung biaya rumah sakit untuk pengobatan adikku, kalian memang keluarga yang harus di musnahkan,"


"BRENGSEK!! Ayahmu di pecat itu karena dia bersekongkol dengan musuh untuk menjatuhkan Daddyku sialan! Dan soal adikmu, bukan aku dan Daddyku penyebab kematian adikmu, tapi kau sendiri yang telah membunuh adikmu, dan menanam tubuh adikmu di sebuah semen yang berada di pingggir rumahmu!"


__ADS_2