Bingkai Hati Anna

Bingkai Hati Anna
Kekayaan Abi


__ADS_3

Anna sudah diperjalanan menuju kota. baru saja melewati kecamatan. Anna, Ummi dan Abi sudah tidur didalam mobil. Danu tersenyum melihat majikan dan calon istri Adnan yang tampak tidur dengan nyenyak. Danu merasa bahagia bisa berkunjung ke desa Anna. keluarga Anna juga sangat ramah dan baik.


Danu mengetahui sejarah terbentuknya PT milik Abi, pada awalnya Abi hanya memiliki lahan 100 hektar, lama kelamaan aset Abi terus bertambah sehingga Abi harus mendaftarkan perkebunannya menjadi PT yang bernama PT.Palm Lestari.


PT. Perkebunan sawit milik Abi sekarang luasnya melibatkan dua kecamatan yang bersebelahan. dengan luas mencapai 60.000 hektar. Memiliki dua akses jalan keluar masuk menuju lokasi perkebunan dan pabrik. Untuk lokasi Pabrik pengolahan akses masuknya dari desa lain tidak satu kecamatan dengan desa Anna. Untuk lokasi perkebunan akses masuknya dari desa Anna. Ada dua lokasi perumahan yang disediakan untuk tempat tinggal karyawan. jumlah karyawan Abi untuk Perkebunan dan Pabrik berjumlah 7.200 orang.


Danu merasa bersyukur tuan mudanya memiliki calon istri yang tidak banyak tingkah dan hidup mandiri.


Adnan dengan sabar menanti kedatangan Anna dan kedua orang tuanya diparkiran asrama. Adnan duduk di gazebo memainkan Hp nya untuk menghilangkan suntuk.


Sudah jam 16.30 mobil Abi belum juga muncul. Adnan menelpon Abi.


"Udah dimana Abi?" tanya Adnan.


"Ini sudah mau sampai asrama." jawab Abi.


"Oh, Adnan diparkiran asrama. Adnan tunggu ya Bi." ucap Adnan mengakhiri panggilannya.


"Siapa yang telpon Abi?" Tanya Ummi.


"Jagoan kita." jawab Abi.


"Abi sama Ummi punya Anak? berapa orang? usianya berapa?" tanya Anna penasaran karena tidak menyangka Abi dan Ummi memiliki anak.


"Kami punya satu anak. usianya 18 tahun sekarang ikut pamannya di Bandung, dia tahu kami mengantar Anna." jawab Ummi setengah berbohong tidak mau Anna mengetahui kebenaran Adnan adalah anak kandung mereka.


Abi dan Danu tersenyum mendengar jawaban Ummi.


"Besok jika dia libur akan Ummi perkenalkan dengan Anna? dia sudah tahu tentang Anna, dia juga tampan." ucap Ummi mengetes kesetiaan Anna.


"Tidak usah Ummi. titip salam saja untuk anak Ummi. siapa namanya?" tanya Anna.


"Febrian." jawab Ummi mengambil dari nama Adnan Febriansyah.


"O." jawab Anna singkat.


Ummi bisa melihat raut wajah Anna yang tidak suka dan tidak tertarik untuk mengenal anaknya. padahal Anna sudah tahu Abi dan Ummi adalah pemilik yayasan dan memiliki kebun didaerahnya.


Mobil mereka sampai diparkiran Asrama.


Adnan segera mendekat ke mobil Abi membukakan pintu untuk Anna.


Anna tersenyum manis ketika melihat Adnan membukakan pintu untuknya.


"Terimakasih Abi dan Ummi sudah mengantar Anna kembali ke asrama." ucap Adnan saat membuka pintu mobil.


"Ya sama-sama." ucap Abi dan Ummi yang sedikit jengkel melihat ulah Adnan tidak sabaran untuk bertemu Anna.


Anna mengucapkan terimakasih, bersalaman dengan Abi dan Ummi lalu turun dari mobil.

__ADS_1


Adnan memberi kode kepada Danu untuk segera pulang. mengantar Abi dan Ummi nya kerumah.


"Dasar budak cinta. padahal dia bisa bertemu Anna besok pagi disekolah." ucap Abi saat mobilnya sudah keluar dari parkiran asrama.


"Namanya juga lagi kasmaran. sehari tak berjumpa rasa seminggu." jawab Ummi menirukan gaya lirik lagu dangdut.


Danu tertawa kecil melihat perdebatan mereka, apalagi drama yang mereka ciptakan, Adnan seolah-olah tidak mengenal mereka jika bersama Anna.


"Keluarga yang aneh." batin Danu.


***


Adnan mengajak Anna untuk duduk di gazebo asrama.


"Tadi jam berapa berangkat dari rumah?" tanya Adnan.


"Jam satu lewat kak. kakak jam berapa sampai disini?" tanya Anna.


"Jam tiga lewat, tadi sholat ashar di mesjid asrama." jawab Adnan.


Anna terharu mendengar jawaban Adnan yang sudah lama menunggunya.


"Anna bawa oleh-oleh untuk kakak." ucap Anna sambil membuka tas ransel kecilnya.


Adnan menerima oleh-oleh pemberian Anna.


"Ini buah apa?" tanya Adnan yang belum pernah makan buah itu sebelumnya.


"Coba ajari kakak cara makannya." ucap Adnan penasaran.


Anna membuka buah itu dan terlihat isinya.


"Ini yang dimakan kak." ucap Anna sudah berhasil membuka dan memperlihatkan isi buah Tampui untuk dimakan.


Adnan membuka mulutnya. memberi kode agar Anna memasukkan buah itu kedalam mulutnya.


Dengan malu-malu Anna memasukkan satu persatu buah itu kedalam mulut Adnan.


"Enak, manis, isinya cuma tiga dek?" tanya Adnan karena sudah menghabiskan semua isi buah Tampui yang dibuka Anna.


"Iya, buah Tampui hanya memiliki tiga isi." jawab Anna.


"Kak, Anna mau ke asrama udah jam lima." ucap Anna tidak enak harus terus bersama Adnan apalagi hari sudah sore Anna harus siap-siap untuk kegiatan Asrama.


"Kakak masih rindu." ucap Adnan manja.


"Besok pagi kita masih bisa ketemu kak." jawab Anna menolak Adnan.


Andai saja Adnan tidak berjanji pada Abi. Pasti Adnan sudah memeluk Anna untuk melepas rasa rindunya pada adik cantiknya itu.

__ADS_1


Andan menghembus nafas panjang.


"Tunggu bentar kakak ada sesuatu untuk Anna." ucap Adnan sambil berjalan ke mobil nya.


"Nih. untuk adik kesayangan kakak." ucap Adnan sambil menyodorkan kotak persegi empat kecil.


"Ini apa kak?" tanya Anna merasa heran Adnan masih memberinya hadiah.


"Nantik saja di bukak, pergilah." ucap Adnan dengan suara berat karena harus mengakhiri pertemuannya dengan Anna.


Anna merasakan keberatan Adnan untuk melepasnya pergi.


Dengan gerakan kilat Anna mencium pipi kanan Adnan.


Anna bingung dengan gerakan tubuhnya yang tiba-tiba berinisiatif mencium Adnan. Anna merasa malu dengan sifat agresifnya. Anna berlari meninggalkan Adnan yang diam terpaku ditempatnya.


Adnan begitu shock dengan keberanian Anna. Adnan tidak menyangka dirinya yang sangat rindu berat bisa dirasakan Anna. bahkan Anna memberikan penawar untuk kerinduan Adnan.


Adnan memegangi pipinya merasakan bagaimana Anna menciumnya tadi. Adnan merasa bahagia dan sudah rela melepas Anna untuk pergi ke asrama.


Adnan pulang kerumah dengan wajah bahagia. oleh-oleh dari Anna ia bawa langsung kekamar tidak berniat berbagi dengan orang dirumahnya.


Adnan berselisih jalan dengan Abi saat akan menaiki tangga kamarnya. Abi ingin menyapa Adnan. tapi Adnan tidak melihat Abi, pikiran Adnan hanya terus membayangkan bagaimana Anna menciumnya.


"Ada apa dengan anak itu, biasanya selalu sedih jika sudah berpisah dari Anna. kenapa hari ini dia terlihat bahagia?" tanya Abi yang hanya didengar oleh dirinya sendiri.


Abi berjalan kekamar menemui Ummi yang baru selesai mandi.


"Ada apa Abi? apa yang Abi pikirkan?" tanya Ummi yang melihat wajah Abi memikirkan sesuatu.


"Jagoan kita, sepertinya dia berbahagia sekali sampai tidak melihat Abi saat berpapasan dengannya." jawab Abi


"Namanya juga baru jumpa kekasih, jelaslah bahagia." jawab Ummi.


Sampai dikamar Adnan langsung berbaring di kasurnya. mencoba menetralkan suasana hatinya yang terlalu bahagia.


***


Anna dan teman-teman sekamarnya langsung heboh menunjukkan oleh-oleh yang mereka bawa dari kampung. mereka sepakat makan malam setelah sholat isya, malam ini mereka memiliki stok lauk yang beraneka macam yang mereka bawa dari rumah masing-masing.


Anna teringat ada titipan ikan goreng untuk Ummi dan Bunda Yani dari ibu nya.


Anna pergi kerumah pengurus memberikan titipan dari kampung. Ummi dan Bunda merasa senang dengan pemberian Anna. setelah memberikan ikan goreng untuk Ummi dan Bunda Anna kembali ke asrama. bersiap-siap untuk sholat magrib ke mesjid dan mengikuti kegiatan asrama.


...----------------...


Marhaban ya Ramadhan.


mohon maaf lahir batin.

__ADS_1


tetap setia baca Novel aku ya.


makasih 🙏🏻


__ADS_2