Cerita Anak Indigo

Cerita Anak Indigo
hawa Murni


__ADS_3

"Aku ingin bertanya sesuatu pada mu " Ucap Kiara sambil berdiri dari jatuh nya.


"Apa itu? " Tanya sosok yang tidak lain adalah Nimas Rara Santang.


" Se berbahaya apakah Nyi Tusta itu? Kenapa kau menyuruh ku untuk berhati-hati terhadap nya? " Tanya Kiara


" Dahulu kala, ada satu kerajaan yang pernah menjadi sasaran dari Nyi Tusta, dan Kerajaan itu hancur seketika itu semua karena Nyi Tusta dan juga Nyi Angke " Ucap Nimas Rara Santang.


" Nyi Angke? Siapa dia? " Tanya Kiara dengan mengerutkan kening nya.


" Dia adalah adik dari Nyi Tusta " Ucap Nimas Rara Santang.


"Lalu kemana Nyi Angke itu? " Tanya Kiara


" Dia berhasil di penjarakan, sebenar nya Nyi Tusta dan Nyi Angke berhasil di penjarakan di dalam penjara ghaib, tapi entah kenapa Nyi Tusta berhasil bebas dari penjara ghaib itu dan bersumpah akan menyelamatkan Nyi Angke " Ucap NImas Rara Santang.


" Dan juga dulu ibu mu pernah berurusan dengan Nyi Tusta " Ucap Nimas Rara Santang yang jelas saja membuat Kiara tersentak.


" Apa maksud nya itu? " Tanya Kiara

__ADS_1


" Kau harus tanyakan itu pada ibu mu Kiara, bukan pada ku " Ucap Nimas Rara Santang.


" Baiklah, tapi kenapa Nyi Tusta membunuh salah satu murid di sekolah ku? " Tanya Kiara


" Itu karena Nyi Tusta membutuhkan hawa murni untuk bisa membangkitkan kekuatan nya " Ucap Nimas Rara Santang.


" Hawa murni? Apa lagi itu? " Tanya Kiara


" Hawa murni adalah tenaga tersembunyi dalam diri manusia, setiap manusia terlahir dengan memiliki hawa murni, namun hawa murni tidak bisa di pergunakan banyak orang, hanya sedikit orang yang bisa menggunakan hawa murni dalam diri nya " Jelas Nimas Rara Santang.


" Apa Nyi Tusta mengincar semua hawa murni? " Tanya Kiara


" Memang kenapa harus perawan dan perjaka? " Tanya Kiara


" Umum nya hawa murni pada manusia yang masih dalam keadaan perawan atau perjaka masih benar-benar murni tanpa tercampur apapun, dan juga hawa murni dari perjaka dan perawan itu lebih besar " Ucap Nimas Rara Santang.


" Begitu ya, kalau begitu apa Jangan-jangan nanti akan ada banyak hawa murni yang di serap oleh Nyi Tusta? " Tanya Kiara


" Iya " Ucap Nimas Rara Santang

__ADS_1


" Apakah ketika hawa murni di serap dari dalam tubuh itu akan mati? " Tanya Kiara


" Iya " Ucap Nimas Rara Santang.


" Itu akan sangat berbahaya, akan banyak mayat yang berjatuhan nanti nya di sekolah " Ucap Kiara


" Ya " Ucap Nimas Rara Santang


" Bagaimana cara menghentikan Nyi Tusta? " Tanya Kiara


" Kalaupun bisa di hentikan, Nyi Tusta bisa menyerap hawa murni di luar dari wilayah sekolah" Ucap Nimas Rara Santang.


" Lalu apa tidak ada cara lain untuk menghentikan nya? " Tanya Kiara


" Jika mau menghentikan nya mana kau harus bisa melawan Nyi Tusta " Ucap Nimas Rara Santang lalu menghilang masuk ke dalam tubuh Kiara.


Kiara membenturkan kepala nya ke atas bantal sambil memikirkan kata-kata dari Nimas Rara Santang.


Apa satu-satu nya cara adalah harus melawan Nyi Tusta? Tapi aku takut. Batin Kiara sambil memeluk boneka teddy bear coklat yang ada di kamar nya.

__ADS_1


Pikiran gadis itu kembali berkecamuk dengan hati nya, di sisi lain ia ingin menghentikan aksi Nyi Tusta, namun di satu sisi lain nya dia takut jika berhadapan dengan Nyi Tusta secara langsung.


__ADS_2