
Kiara berjalan ke luar ruang rawat untuk melihat asal suara dari lonceng itu.
Kiara tersentak ketika melihat seorang laki-laki tampan kini telah berdiri di depan ruang rawat Dafa.
Laki-laki itu menoleh ke arah Kiara dan melayangkan senyum manis.
" Maaf, ada perlu apa ya? " Tanya Kiara sambil mengerutkan kening nya tapi laki-laki itu sama sekali tidak menjawab.
" Oh jadi rupa nya kamu " Ucap laki-laki itu senyum manis nya kini berubah menjadi seringai menyeramkan.
Dan tiba-tiba saja tempat yang awal nya rumah sakit kini berubah menjadi hutan gelap yang di penuhi hantu dalam wujud menyeramkan.
Laki-laki tampan itu kini berubah menjadi wujud nya yang sebenar nya yaitu siluman buaya putih.
Kiara tersentak melihat itu, ia memundurkan langkah nya melihat siluman buaya putih yang perlahan maju dengan seringai mengerikan.
Siluman buaya itu dengan cepat mencengkram tangan Kiara dan menyerap energi nya , Kiara berusaha untuk melepas cengkraman tangan itu tapi cengkraman itu terlalu kuat.
Namun Siluman Buaya Putih itu terpental karena Nimas Rara Santang yang keluar dari tubuh Kiara.
__ADS_1
Nimas Rara Santang tanpa basa-basi langsung menyerang Siluman Buaya Putih itu hingga ia kalah dan melarikan diri.
" Assalamu'alaikum " Ucap Nimas Rara Santang
" Walaikumsalam " Ucap Kiara
" Kiara, mungkin nanti akan banyak siluman yang mulai mengincar mu, lebih baik untuk saat ini kita bertukar tempat dulu " Ucap Nimas Rara Santang.
" Bertukar tempat? Maksud nya? " Tanya Kiara bingung.
" Aku akan menjadi diri mu dan kau akan nerlatih untuk mengendalikan 7 cahaya yang pernah di katakan diri mu di masa depan " Ucap Nimas Rara Santang.
Kiara mencoba mengingat 7 cahaya yang dimaksud oleh Nimas Rara Santang.
" Takdir mu sudah tidak bisa di tunda lagi, karena nanti nya akan ada banyak musuh yang menyerang mu " Ucap Nimas Rara Santang.
" Kenapa kita harus bertukar tempat? " Tanya Kiara
" Karena yang mereka incar bukan lah aku tapi kamu " Ucap Nimas Rara Santang
__ADS_1
" Tapi apakah musuh yang akan datang nanti tidak merasa aneh? " Tanya Kiara
" Tidak, karena sekarang kamu dan aku satu jadi aura mu dan juga aura ku sama " Ucap Nimas Rara Santang.
" Tapi apakah benar tidak apa-apa jika bertukar tempat?Lagi pula aku tidak mengerti bagaimana cara mengendalikan 7 cahaya itu " Ucap Kiara
" Akan ada Paman Maung yang menemani mu dan mengajari mu nanti nya " Ucap Nimas Rara santang.
Kiara menghela nafas nya lalu akhir nya terpaksa mengangguk.
" Baiklah kalau begitu, ayo ikuti aku " Ucap Nimas Rara Santang sambil membuka sebuah portal dengan kekuatan ghaib nya.
Kiara mengikuti Nimas Rara Santang sampai di tempat mata air suci. Tempat yang indah dengan hutan yang subur dan hijau dengan air terjun yang indah.
Kiara sangat terpukau dengan keindahan di tempat itu, aura yang juga sangat positif dan juga tempat yang rindang.
Gelang di tangan Kiara mengeluarkan cahaya dan keluarlah Paman Maung.
__ADS_1
Nimas Rara Santang menjelaskan rencana nya untuk melatih Kiara menguasai 7 pusaka.
Nimas Rara Santang juga meminta tolong untuk melatih Kiara kepada Paman Maung, Paman Maung setuju dan akhir nya Kiara dan Nimas Rara Santang bertukar pakaian, Nimas Rara Santang pergi ke dunia manusia sedangkan Kiara tetap di tempat mata air suci bersama dengan Paman Maung.