
" Udah, ayo BURUAN!! " Ucap Lia.
Saat masuk ke perumahan itu, Lia sudah merasakan aura yang gelap.
Ada apa dengan aura ini sih? . Batin Lia.
Entah kenapa ada perasaan tidak enak terbesit dalam hati nya.
Lagi-lagi Melly muncul tiba-tiba di belakang Aretha, membuat gadis itu terlontar kaget.
" Di depan sana. " Ucap Melly sambil menunjuk ke sebuah rumah yang jauh lebih besar dari rumah-rumah lain nya.
Lia dan yang lain nya langsung melihat ke arah rumah yang di tunjuk Melly.
" Wow, udah cantik, baik, kaya pula, idaman banget. " Celetuk Arya.
" Iiiiisssssssh. " Kata-kata Arya hanya di balas desisan oleh teman-teman nya.
" Yaudah, ayo kak, sekalian ikut aja. " Ucap Lia sambil melihat ke arah Melly.
Melly menggeleng pelan, mata nya yang terlihat sayu itu nampak menatap penuh harap ke rumah di mana sahabat nya tinggal.
" Kalian saja, aku akan menemui nya nanti. " Ucap Melly.
Akhir nya Lia dan yang lain menuruti perkataan Melly dan langsung menghampiri rumah besar itu.
Lia memijat tombol bel yang ada di sisi pagar.
__ADS_1
Seorang satpam keluar dari rumah itu dan menghampiri Lia dan yang lain nya.
" Ada apa ya? " Tanya satpam laki-laki itu.
" Kita mau ketemu sama Kak Kiara nya ada? " Tanya Lia.
" Ooh, temen-temen nya non Kiara, non Kiara nya ada kok, mau saya panggilin? " Ucap Sang satpam.
" Pak, ada apa ya? " Seorang pemuda tampan dengan celana selutut, baju berwarna abu-abu polos, dengan headphone putih menggantung di leher nya, ya.. itu Axel yang kini menghampiri satpam dan juga Lia dan yang lain nya.
Lia memperhatikan aura pemuda itu, aura yang lembut, dan juga cerah.
" Kalian siapa? " Tanya Axel.
" E.. eh, itu kami mau mengembalikan sesuatu sama Kak Kiara. " Ucap Lia.
" Dari kak Melly. " Sahut Lia.
Axel langsung memelototkan mata nya, kedua mata nya kini menatap ke arah Lia dan yang lain nya, dengan tatapan campur aduk.
" Kalian, tau dari mana? Melly? kalian ketemu Melly? " Tanya Axel mengulangi nama Melly sebanyak 2 kali.
Lia memperhatikan reaksi Axel yang nampak sangat terkejut.
" Iya, kami tau dari kak Melly, dia bilang dia sangat ingin bertemu dengan Kak Kiara, dia juga yang menunjukkan rumah Kak Kiara pada kami." Ucap Lia.
" Kalian lebih baik masuk dulu. " Ucap Axel.
__ADS_1
Setelah di persilahkan masuk, Lia dan juga yang lain duduk di ruang tamu dan Axel langsung duduk di depan mereka menatap Lia dan juga yang lain nya dengan intens.
" Melly ketemu kalian? Atau kalian yang temuin Melly? " Tanya Axel.
"Kak Melly yang temui kita, pas kita lagi bicarain kak Kiara. " Ucap Lia.
Lia sudha bisa merasakan aura yang campur aduk dari saat ia masuk ke sini, aura emas yang bercampur dengan aura gelap.
Axel menarik nafas nya panjang, kemudian menatap ke arah Lia.
" Denger, Melly itu udah meninggal 7 bulan yang lalu. " Ucap Axel.
Deg!!
Arya, Rafi dan juga Aretha langsung saling Berpandangan, ketiga nya memang merasa aneh dengan Melly yang suka muncul tiba-tiba tapi ketiga nya tidak menyangka kalau ternyata Melly sudah meninggal.
Sedangkan Lia, wajah gadis itu nampak datar, ia sudah tau dari awal kalau memang Melly bukan manusia, sikap nya yang aneh serta cara nya yang muncul tiba-tiba memperkuat dugaan Lia kalau sebenar nya Melly itu bukan manusia.
****
Visual Kiara di bayangan author :v
Visual Raka dalam bayangan author
__ADS_1