Cerita Anak Indigo

Cerita Anak Indigo
Hantu Nenek


__ADS_3

Setelah mengantar Dafa, Kiara dan yang lain nya pergi ke rumah saudara Melly.


Sesampai nya di rumah saudara Melly, Kiara sempat melihat sebuah makam tepat di belakang rumah saudara Melly.


Kiara yang tadi nya ingin mendekati makam itu, tiba-tiba mendengar suara teriakan yang sontak membuat Kiara dan yang lain nya langsung masuk ke rumah saudara Melly itu.


Kiara melihat remaja laki-laki yang bisa di bilang seumuran dengan nya sedang di ikat dan di kelilingi banyak warga.


" Dia sepupu kamu? " Tanya Kiara


" Iya, nama nya Rey " Ucap Melly


Kiara ingin mendekati Rey, tapi dia mengurungkan niat nya dan menatap ke arah Melly lagi.


" Mell, aku mau nanya siapa nama dari pemilik makam yang tadi? " Tanya Kiara


" Nenek Asri " Ucap Melly


" Dia orang nya baik? " Tanya Kiara


" Gak, dia selalu suka marah-marah sama anak kecil, terus pelit " Ucap Melly dengan suara kecil

__ADS_1


Kiara menganggukkan kepala nya dan kembali mendekati Rey yang di ikat dan di kelilingi banyak warga.


Kiara bersusah payah menerobos kumpulan warga itu, sampai akhir nya Kiara berhasil.


" Kamu keluar dari sini " Ucap Kiara sembari menatap tajam ke arah Rey.


" Siapa kamu? " Tanya sosok yang berada dalam tubuh Rey.


" Kepo banget kamu jadi hantu, lebih baik kamu keluar dari tubuh dia kalau enggak aku yang keluarin kamu dengan paksa dan kurung kamu di kuburan kamu sendiri " Ucap Kiara


" Hahaha, coba saja " Ucap sosok yang ada di tubuh Rey.


" Oke, kalau kamu nantangin " Ucap Kiara kemudian mendekati Melly tanpa memperdulikan pasang mata yang melihat nya.


" Eh, ini " Ucap Melly sembari memberikan tusuk sate kepada Kiara.


" Nih, kamu liat ya aku bakal kurung kamu di kuburan kamu sendiri " Ucap Kiara sembari pergi keluar dari rumah itu, dan mendekati kuburan di belakang rumah saudara Melly yang di ikuti Raka dan yang lain nya.


Kiara mendekati kuburan itu dan memejamkan mata nya, dia merapal kan doa-doa setelah itu menusukkan 5 tusuk sate di atas makam tersebut.


Tak lama setelah itu Kiara dan yang lain nya mendengar suara teriakan dari rumah saudara Melly itu, Kiara dan yang lain masuk kembali ke dalam rumah saudara Melly.

__ADS_1


Saat Kiara sampai tatapan tajam dari sosok yang memasuki tubuh Rey atau nenek Asri itu mengarah kepada Kiara.


" Kenapa nek? Sakit? Bentar lagi nenek bakal ketarik ke dalam kuburan nenek sendiri " Ucap Kiara santai.


" Kamu- " tiba-tiba tubuh Rey langsung ambruk tak sadarkan diri.


" Mell, minta air minum sama garem yang tadi udah kita bawa " Ucap Kiara


" Iya, ini Kiara " Ucap Melly sembari menyerahkan garam dan segelas air kepada Kiara.


Kiara membaca doa-doa dan ayat kursi kepada garam itu kemudian meminta Axel untuk menyebarkan nya ke seluruh rumah.


Lalu Kiara kembali membaca beberapa doa kemudian meniup segelas air putih itu dan meminta Melly untuk membasuh wajah Rey dengan air itu.


Setelah selesai Rey pun perlahan-lahan membuka mata nya. Semua yang ada di sana sangat bersyukur.


Terutama Tante Linda dan Om Evan.


" Mah, badan aku panas " Ucap Rey dengan wajah pucat.


" Permisi, tante punya telur sama kunyit gak? " Tanya Kiara

__ADS_1


" Punya, tunggu sebentar saya ambilkan " Ucap Tante Linda.


__ADS_2