Cerita Anak Indigo

Cerita Anak Indigo
SEASON 2 (MELLY 4)


__ADS_3

" Melly, mereka di antar ke sini sama Melly. " Ucap Axel.


" Apa?! " Kiara langsung berdiri dari duduk nya dan langsung menatap ke arah Lia dan juga yang lain.


" Kalian, beneran serius di anterin Melly ke sini? " Tanya Kiara.


" Serius kak. " Ucap Lia mewakili teman-teman nya.


Akhir nya Lia di bantu Rafi mulai menceritakan tentang pertemuan nya dengan Melly pada Kiara dan juga Axel.


Mendengar itu Kiara langsung terduduk lemas di kursi, perasaan nya benar-benar campur aduk, tidak tau harus berkata apa.


Kiara memegangi kepala nya, rasa nya banyak hal yang terjadi hari ini.


Setelah mengobrol sebentar, akhir nya Lia dan yang lain nya pun pulang, sebenar nya Kiara sudah menawarkan mereka untuk menginap tapi Lia menolak nya dengan halus karena masih ada adik nya yang menunggu nya di rumah nanti.


Sebelum pergi Lia nampak menatap ke arah Kiara.


"Kak, kalau kaka ada masalah atau hal yang gak bisa kaka ceritain, lebih baik jangan di pendam sendiri. " Ucap Lia yang membuat Kiara terdiam.


Lia mengeluarkan ponsel nya dan meminta Kiara untuk menyimpan nomor nya.


Setelah nya, Lia dan yang lain akhir nya pergi.

__ADS_1


Setelah Lia dan yang lain pergi, Kiara langsung jatuh terduduk lemas.


" Kiara, kamu gak papah? " Tanya Axel.


Kiara menggeleng pelan.


Gadis itu bangun dan berusaha untuk berdiri dan pergi ke kamar nya.


Sampai di kamar, Kiara langsung membaringkan diri nya di kasur, tubuh nya penuh dengan keringat dingin dan juga nafas yang sesak, tubuh nya terasa panas dingin.


Mira dan juga Kila hanya bisa menatap Kiara saja, padahal Mira ingin memberikan banyak pertanyaan pada Kiara namun melihat kondisi nya yang tiba-tiba menjadi seperti itu, Mira memilih untuk mengurungkan niat nya.


" Kiara, kamu baik-baik saja? " Ucap Kila sambil melayang menghampiri Kiara.


Kiara hanya menatap ke arah Kila saja tanpa menjawab.


Sosok yang sangat mirip dengan Kiara, tapi memiliki Aura yang kuat.


Nimas Rara Santang menghampiri Kiara.


Tanpa bicara Nimas Rara Santang masuk dan menyatu ke dalam tubuh Kiara.


" Kiara? Tadi itu apa? Siapa dia? " Mira langsung melayangkan pertanyaan pada Kiara, namun tidak ada jawaban dari gadis itu.

__ADS_1


" Mira, sebaik nya kita tinggalkan dan biarkan saja Kiara beristirahat. " Ucap Kila yang melihat Kiara yang sudah memejamkan mata nya.


Pada akhir nya Mira pun menuruti perkataan Kila, mereka pergi dan meninggalkan Kiara agar bisa beristirahat.


*****


Kiara membuka mata nya perlahan, di lihat nya langit-langit kamar nya.


Syukurlah, masih di dunia, bukan di alam ghaib. Batin Juara.


Gadis itu melirik ke arah jam di meja nakas yang menunjukan pukul 5.20


" Astaghfirullah, aku lupa sholat shubuh. " Ucap Kiara yang mencoba bangun tapi tidak bisa, tubuh nya tidak bisa di gerakan.


Kiara menghela nafas nya panjang, tidak bisa berkata-kata.


" Capek. " Lirih nya.


Nimas rara santang keluar dari tubuh Kiara, kini ia berdiri di samping Kiara.


Sedangkan Kiara hanya diam saja menatap langit-langit kamar nya, ia sudah menyadari kehadiran dari Nimas rara santang.


" Assalamu'alaikum. "

__ADS_1


" Walaikumsalam, tubuh ku tidak bisa di gerakan, aku ingin menunaikan sholat dan beraktifitas seperti biasa nya. " Ucap Kiara.


" Aku akan memulihkan tubuh mu, tapi kau belum bisa beraktifitas secara normal lagi, selama 2 sampai 3 hari istirahat kan lah dulu tubuh mu. " Ucap Nimas rara santang yang hanya di balas helaan nafas panjang dari Kiara.


__ADS_2