
" Permisi, tante punya telur sama kunyit gak? " Tanya Kiara
" Punya, tunggu sebentar saya ambilkan " Ucap Tante Linda.
Tak lama ia kembali dengan membawa telur dan kunyit yang sudah di haluskan.
Kiara mengambil telur dan kunyit itu, Kiara juga meminta gelas kosong.
Kiara meletakan telur dan kunyit itu di gelas dan mengaduk nya. Kiara juga menambahkan garam, lalu membacakan beberapa doa dan meminta Rey untuk meminum nya.
Setelah Rey meminum nya, Kiara meminta Rey untuk istirahat.
" Tante, Rey istirahat aja dulu abis itu nanti makan nya jangan pake nasi, tapi pake telur ceplok aja " Ucap Kiara
" Iya, makasih ya nak " Ucap Tante Linda sembari menatap ke arah Kiara.
Kiara menganggukkan kepala nya sembari tersenyum manis.
” Yaudah tante, kalo gitu kami permisi ya " Ucap Kiara.
" Iya, makasih ya nak udah membantu Rey " Ucap Tante Linda kemudian beralih menatap Melly.
" Temen kamu hebat banget Melly " Ucap Tante Linda.
" Iya tante, yaudah kalo gitu kita pamit dulu ya " Ucap Melly
__ADS_1
" Assalamu'alaikum tante " Ucap Kiara dan yang lain nya.
" Walaikumsalam, makasih ya sekali lagi " Ucap Tante Linda dan Om Evan
*****
Setelah sampai di rumah, Kiara tidak masuk ke rumah tapi menuju taman belakang. Axel yang melihat itu langsung mengikuti Kiara.
Kiara duduk di tepi kolam sembari menceburkan kaki nya.
" Kiara, aku mau ngomong boleh? " Ucap Axel sembari menceburkan kaki nya juga.
Kiara menatap ke arah Axel dan menganggukkan kepala nya.
" Oke, Axel pertanyaan kamu bakal aku jawab. Yang pertama agar hantu nenek itu gak bisa keluar dari kubur nya, yang ke dua karena setelah aku tusukin tusuk sate nya ke kuburan nya dia bakal masuk ke kuburan nya dan gak akan bisa pergi kemana-mana lagi, dan yang terakhir karena aku udah punya kemampuan ini sejak kecil " Ucap Kiara sembari menatap ke arah Axel.
" hmmm, boleh tanya lagi? " Tanya Axel
" Hehe, boleh kok " Ucap Kiara
" Kenapa kamu gak langsung masuk rumah? " Tanya Axel
" Karena aku males ketemu sama Dafa, entar dia berisik " Ucap Kiara
__ADS_1
" Hehehe, iya juga ya. Sama aku juga males " Ucap Axel.
" Ngomong-ngomong, kamu udah liat masa lalu Dafa? " Tanya Kiara yang mendapat gelengan dari Axel.
" Kenapa? " Tanya Kiara
" Kamu tau gak Kiara, Dafa itu kalo tidur bar-bar banget, aku aja sampe terpaksa tidur di sofa kamar coba, gimana cara liat masa lalu nya kalo cara tidur nya aja bar-bar banget " Ucap Axel sembari mendengus kesal.
" Hehehe, sekarang kamu percaya kan sama aku kalo Dafa itu tukang ulah " Ucap Kiara
" Iya, tapi pasti ada alasan nya kan? " Ucapnya sembari menatap ke arah Kiara.
" Kalau alasan itu pasti, karena aku juga gak yakin sebenar nya kalo dia itu emang bener-bener nakal atau.... " Ucapan Kiara terhenti kemudian Kiara menatap Axel yang juga menatap ke arah nya.
" Atau dia nyembunyiin sesuatu " Ucap Kiara dan Axel bersamaan.
" Axel, pokok nya kamu harus berusaha buat liat masa lalu dia " Ucap Kiara
" Soal nya aku juga penasaran banget " Ucap Kiara lagi.
" Iya, aku juga tau tapi pasti perlu perjuangan yang kuat nih " Ucap Axel
" Sabar ya, inget harus siapin mental buat ngadepin itu anak " Ucap Kiara kemudian beranjak pergi.
" Kiara, mau kemana? " Tanya Axel sembari menyusul Kiara.
__ADS_1
" Mau sholat dzuhur, ayo sekalian kamu ajak Dafa sholat sana " Ucap Kiara yang di angguki oleh Axel.