
" Yaudah, ayo lari pagi " Ucap Axel yang di angguki Yurika dan Dafa.
Sepanjang jalan Yurika terus memperhatikan hantu-hantu yang seakan menjauh dari Axel.
Padahal sebenar nya hantu-hantu itu menjauh dari aura kuat yang Yurika miliki.
Sedangkan Yurika mengira kalau Axel lah yang membuat hantu-hantu itu menjauh dari nya.
" Axel " Panggil Yurika
" Apa? " Tanya Axel
Yurika terdiam sejenak menghentikan pergerakan lari nya, yang membuat Axel ikut berhenti juga.
Sebenar nya Yurika ingin mengatakan kalau diri nya bisa melihat makhluk ghaib tapi ia masih merasa ragu.
Apakah Axel akan percaya dengan kata-kata nya? Bagaimana jika ia malah menertawakan Yurika? Yah, Yurika tidak ingin hal seperti itu terjadi.
" Yurika, kenapa? Kok bengong? " Tanya Axel sambil melambaikan tangan nya di depan wajah Yurika.
" Eeh, gak papah kok, cuma aku laper aja... Iya aku laper " Ucap Yurika.
" Emang kamu sebelum dari rumah belum makan ya? " Tanya Axel
" Belum " Ucap Yurika
" Hehe, sama aku sama Dafa juga belum makan " Ucap Axel.
" Kalo gak salah ada tukang bubur deh di deket sini, coba kita cek yuk " Ucap Axel.
" Ayok " Ucap Yurika sambil menatap lekat Axel.
Wajah nya yang tampan, sifat nya yang lembut dan baik, entah kenapa Yurika ingin terus melihat pemilik wajah tampan itu.
" Yurika....Yurika...." Ucap Axel sambil menepuk pelan pundak Yurika.
__ADS_1
" Eh i... iya, " Ucap Yurika
" Kamu kenapa sih? Kok bengong? "Tanya Axel.
" A.... aku laper, iya perut aku laper banget " Ucap Yurika sambil memegangi perut nya dan membuang muka ke arah lain.
Astaghfirullah, Yurika kamu lagi mikir apa sih?Baru juga ketemu dua kali. Batin Yurika sambil menepuk-nepuk kedua pipi nya.
" Yaudah, ayo kita liat ada gak tukang bubur nya " Ucap Axel yang di angguki Yurika.
Kemudian Axel menoleh ke arah Dafa yang sedang menatap Axel dan Yurika secara bergantian.
" Dafa masih kuat kan? " Tanya Axel
" Masih dong kak " Ucap Dafa
" Yaudah, ayo " Ucap Axel
Yurika, Axel, dan Dafa kembali melanjutkan lari pagi.
Kalo di liat-liat, kak Axel sama kak Yurika cocok banget. Batin Dafa.
Axel, Dafa, dan Yurika kini sudah sampai di tempat penjual bubur ayam yang di maksud Axel.
" Yurika " Panggil Axel
" Apa? " Sahut Yurika
" Kamu udah daftar sekolah? " Tanya Axel
" Udah " Ucap Yurika
" Di mana? " Tanya Axel lagi
" Belum tau, yang daftarin papah " Ucap Yurika
__ADS_1
" Oh begitu ya " Ucap Axel.
Suasana kembali hening sampai bubur ayam pesanan mereka datang.
Axel, Yurika, dan Dafa memakan bubur ayam nya dengan tenang.
Setelah selesai makan, Yurika, Axel, dan Dafa berjalan-jalan santai mengitari komplek.
Sampai di depan rumah masing-masing.
" Axel, makasih ya " Ucap Yurika
" Makasih buat apa? '' Tanya Axel
" Makasih buat udah nemenin lari pagi tadi " Ucap Yurika.
" Iya, gak papah " Ucap Axel
" Kalo gitu, aku masuk dulu ya, assalamualaikum " Ucap Yurika sambil berjalan masuk ke rumah nya.
" Walaikumsalam " Ucap Axel dan Dafa.
" Kak Axel " Panggil Dafa
" Kenapa? " Tanya Axel
" Menurut Kak Axel cantikan mana Kak Yurika sama Kak Kiara? " Tanya Dafa
" Emang menurut Dafa cantikan mana? " Tanya balik Axel.
" Hmmm, menurut Dafa dua-duanya sama-sama cantik " Ucap Dafa
" sama, menurut Kak Axel, mereka berdua sama-sama cantik " Ucap Axel yang anak kecil berumur 7 tahun itu mantuk-mantuk.
" Kak Axel tau gak? " Tanya Dafa
__ADS_1
" Tau apa? " Tanya Axel
" Kalo, Kak Axel sama Kak Yurika keliatan cocok banget, cuma tadi pas makan bubur, keliatan nya Kak Axel sama Kak Yurika itu canggung banget " Ucap Dafa.