Cerita Anak Indigo

Cerita Anak Indigo
SEASON 2 ( PERTEMUAN)


__ADS_3

Setelah makan di warung nasi goreng, Kiara pergi sebentar ke supermarket di sekitar sana, Kiara mengambil beberapa cemilan dan juga minuman.


Saat Kiara ingin mengambil beberapa cemilan, tiba-tiba saja seorang gadis langsung menabrak nya.


" aah, maaf kak. " Ucap gadis itu sambil membantu Kiara berdiri.


" Duh.. Lia, gimana sih, maaf kak temen saya nabrak kaka tadi. " Ucap seorang laki-laki tampan yang datang menyusul gadis yang sebelumnya menabrak Kiara.


"Iya, gak papah kok. " Ucap Kiara sambil mengambil belanjaan nya yang terjatuh, di bantu dengan gadis dan laki-laki tadi.


"Makasih ya.. " ucap Kiara.


"Iya kak, sekali lagi aku minta maaf ya. . " ucap Lia.


" Iya, gak papah kok. " Ucap Kiara yang kemudian tersenyum dan berlalu pergi.


Gadis dan laki-laki tadi mengekor di belakang Kiara yang berjalan menuju kasir.


" Setelah membayar belanjaan nya, Kiara baru saja ingin m langkah pergi ketika mendengar


" Yah, aku lupa bawa dompet!!duh gimana nih! " Ucap gadis tadi.


Kiara yang mendengar nya tertawa kecil apalagi ketika tau kalau laki-laki di sebelah nya juga meninggalkan dompet nya di warung.


" Maaf, mba total belanjaan nya berapa ya? " Tanya Kiara.

__ADS_1


" Total nya 275.000.00 kak. " Ucap penjaga kasir Kiara.


Kiara mengeluarkan 3 lembar uang 100 lalu menyerahkan nya pada penjaga kasir.


Setelah kembalian, Kiara menggeser pelan belanjaan itu pada gadis itu.


" ini. . " Ucap Kiara.


" Eeeh, gak usah kak, kan kaka yang bayar. " Ucap gadis itu.


" Gak papah, ini ambil aja. " Ucap Kiara yang kemudian tersenyum dan berlalu pergi.


Gadis itu langsung menyerahkan belanjaan nya pada laki-laki di samping nya dan berlari menyusul Kiara.


"Makasih banyak kak, nanti uang nya aku ganti, ini nomor telepon aku kak, aku Lia. " Ucap Gadis itu sambil memperkenalkan nama nya.


" Enggak, kak Kiara, nanti pasti aku balikin ini nomor aku kak. " Ucap Lia sambil menyerahkan kertas kecil yang bertuliskan nomor ponsel nya.


Tak lama laki-laki yang bersama Lia datang dan mendekati Lia dan juga Kiara.


" Maaf ya kak, jadi kaka yang harus bayar. " Ucap laki-laki itu pada Kiara.


" Iya, gak papah kok. " Balas Kiara.


" Aku Rafi kak, nanti uang nya pasti aku ganti. " Ucap Laki-laki itu.

__ADS_1


" Gak usah kok, gak papah. " Ucap Kiara.


" Gak kak, pasti nanti aku ganti. " Ucap Rafi dan juga Lia bersamaan.


Kiara yang mendengar nya hanya tertawa kecil saja dan mengangguk pelan.


" Yaudah, aku tunggu ya, kalo gitu aku pergi dulu, assalamu'alaikum. " Ucap Kiara yang kemudian berlalu pergi.


"Walaikumsalam." Ucap Lia dan juga Rafi.


Kaka tadi punya aura yang luar biasa kuat, aku ngerasa tenang kalo ada di dekat nya, aura emas yang bercampur dengan biru tenang dan damai tapi juga kuat. Batin Lia sambil memperhatikan mobil yang di naiki Kiara perlahan pergi.


****


Kiara terdiam sambil mengingat pertemuan nya pada gadis itu.


Dia entah kenapa, aku ngerasa ada sesuatu yang melindungi gadis itu, aku tidak mengerti apa itu yang jelas pasti dia memiliki kemampuan untuk bisa melihat mereka. Batin Kiara.


" Kenapa Kiara? dari tadi bengong mulu ngeliatin jendela? Ada hantu ya? " Tanya Raka sambil sesekali melirik Kiara dari kaca spion.


" Hah? Masa sih ada hantu, tapi aku gak ngerasain apapun deh. " Ucap Yurika sambil memandang ke kanan dan kiri nya memastikan apakah ada hantu.


Kiara hanya menggeleng kan kepala nya pelan, ia melirik ke arah Yurika sejenak.


"Tenang aja kok, kalau ada Yurika gak akan ada yang berani mendekat. " Ucap Kiara.

__ADS_1


" Hah? Aku? Kok bisa? " Tanya Yurika dengan wajah bingung.


Kiara hanya tertawa kecil, meskipun Yurika tau dia memiliki aura besar tapi secara tidak sadar Yurika tetap merasa ketakutan terhadap mereka.


__ADS_2