Cerita Anak Indigo

Cerita Anak Indigo
Penunggu Lift


__ADS_3

" Gak ada kejadian salah, tenang pun salah terus mau nya apa? " Tanya Kiara


" Gak ada sih, cuma tumben aja " Ucap Melly.


" Abis ini kita langsung ke rumah sakit ya Kiara? " Tanya Axel.


" Iya " Ucap Kiara


" Rumah sakit? Emang siapa yang sakit? " Tanya Raka.


" Dafa" Ucap Kiara.


" Dafa? Anak kecil yang waktu itu ya? " Tanya Raka.


" Iya " Ucap Kiara.


" Aku mau ikut dong " Ucap Melly


" Ya udah terserah " Ucap Kiara.


Sekumpulan remaja itu pun kembali ke kelas nya masing-masing saat bel masuk berbunyi.


*****


Sepulang sekolah, Kiara dan yang lain nya langsung menuju rumah sakit tempat Dafa di rawat.

__ADS_1


Melly, Raka, dan Raka pun sudah meminta izin pada orang tua mereka.


Untuk pergi ke ruangan rawat Dafa, Kiara dan yang lain nya harus menaiki Lift terlebih dahulu.


Rumah sakit itu terdiri dari 4 lantai, ruang rawat Dafa berada di lantai 3.


Kiara dan yang lain nya kini berada di dalam Lift itu, Axel dan Yurika memojokkan tubuh nya ke sudut lift menghindari pocong penunggu lift itu.


Axel sempat bertemu dengan sosok pocong itu saat ia, Kiara dan berangkat ke sekolah.


Wujud nya yang tanpa mata meninggalkan ruang hampa yang di penuhi belatung, kain kafan berwarna merah khas tanah kuburan, dan juga bau kapur barus yang menyengat membuat Axel mual dan terus berusaha menghindari sosok pocong itu.


Begitu pun Yurika, saat ia menaiki lift itu dan sempat melihat pocong itu, ia tak henti-hentinya menundukkan kepala nya sambil terus membaca Ayat kursi dalam hati nya, apalagi saat itu Yurika hanya sendiri yang menaiki lift.


Sedangkan Kiara, gadis itu sangat tenang, ia lebih memilih untuk mengabaikan atau bahkan berpura-pura tidak melihat sosok pocong penunggu lift itu, karena gadis itu sedang malas berurusan dengan yang seperti itu.


Axel dan Yurika memilih untuk bungkam, jika mereka memberitahu sosok pocong itu yang mereka hindari, maka sosok pocong itu langsung sadar kalau Axel dan Yurika dapat melihat nya.


"Hahaha, gak papah, cuma kalo mepet dinding lift nya rasa nya dingin " Ucap Axel.


" Kiara, ada apaan sih? " Tanya Melly, gadis itu langsung sadar ketika melihat Axel dan Yurika bersikap aneh.


"Gak ada apa-apa " Ucap Kiara.


" Tapi, kenapa Axel sama Yurika sampe mepet-mepet kaya gitu? " Tanya Melly.

__ADS_1


" Gak tau " Ucap Kiara.


Setelah mereka sampai di lantai 3,Yurika dan Axel langsung menyerobot keluar dari lift itu.


Kiara terkekeh melihat mereka berdua, Kiara merasa kalau Axel dan Yurika adalah pasangan yang serasi.


Ketika sampai di kamar rawat Dafa, ternyata Dafa sedang tertidur dan kamar itu kosong.


Kiara merogoh saku rok nya dan mengambil ponsel nya, ia membuka pesan dari bunda yang bertuliskan


Kiara, Bunda lagi ada pekerjaan mendadak yang gak bisa di tinggal sama ayah jadi Dafa bunda tinggal, Bunda udah minta jagain suster, tapi buat Jaga-jaga kamu langsung ke rumah sakit ya setelah pulang sekolah.


Kiara mantuk-mantuk membaca pesan itu lalu memberitahukan nya kepada Axel, Axel pun mengerti kalau kedua orang tua angkat nya sibuk.


*****


Assalamu'alaikum, author mengucapkan selamat menyambut malam nisfu syaban 1443 hijriahπŸ™πŸ™πŸ™.


Sedikit pantun dari Author😁😁


Makan roti jangan berlari.


Kalaulah jatuh kita yang rugi.


Bersihkan hati sucikan diri.

__ADS_1


Sambut ramadhan sebentar lagi.


ALLAHUMMA BATIK LAMA FILL SYA'BANA WA ROMADHON.... πŸ€²πŸ€²πŸ€²πŸ€πŸ€πŸ€β€οΈβ€οΈβ€οΈπŸ•ŒπŸ•ŒπŸ•Œ*


__ADS_2