Cerita Anak Indigo

Cerita Anak Indigo
Sebuah Kebenaran


__ADS_3

Paman Maung dan Cakara langsung membuka mata nya dan melihat Kiara yang sudah menahan serangan itu.


" Hahaha, Rara Santang ternyata kamu mengambil tubuh anak itu "


Ucap Candra Kumara


" Aku bukan Rara Santang tapi Kiara "


Ucap Kiara


" Ternyata kau yang menyatu dengan Rara Santang bukan Rara Santang yang menyatu dengan mu "


Ucap Candra Kumara


" Hentikan semua ini "


Ucap Kiara


" Boleh saja, tapi sebagai syarat kau harus memberikan raga mu pada ku "


Ucap Candra Kumara


" Jangan mimpi "


Ucap Kiara kemudian memejamkan mata nya dan berubah menjadi Wanita Bercaping.


Kiara melesat melawan Candra Kumara.


Candra Kumara langsung mengeluarkan senjata nya dan maju melawan Kiara.


" Heh, kau terlalu lemah ”


Ucap Candra Kumara yang melihat Kiara mulai kewalahan.


" Kita lihat saja nanti "


Ucap Kiara memejamkan mata nya, dan 7 cahaya keluar dari tubuh nya, cahaya itu melesat dan terbang di atas Kiara.


kemudian Kiara langsung melompat dan mengambil satu cahaya berwana merah.


Cahaya berwarna merah itu berubah menjadi pedang api. Kiara pun melesat maju melawan Candra Kumara.

__ADS_1


Setelah beberapa saat akhir nya Kiara berhasil mengalahkan Candra Kumara. Candra Kumara yang kalah pun pergi bersamaan dengan itu angin kencang pun hilang.


Brug!!!


Kiara langsung terjatuh tak sadarkan diri. Paman Maung dan Cakara mendekati Kiara.


" Cakara, kamu tolong urus sisa nya "


Ucap Paman Maung kemudian menggendong tubuh Kiara dan menghilang.


*****


Paman Maung membawa Kiara ke sebuah gua dan mengobati nya menggunakan tenaga dalam. a


Tak lama Kiara sadar, Kiara merasa tubuh nya sangat sakit dan lemas.


" Kiara ada yang akan bertemu dengan mu "


Ucap Paman Maung


Kiara mengerutkan kening nya. Tiba-tiba Nimas Rara Santang keluar dari tubuh Kiara.


Belum sempat Kiara mengajukan pertanyaan, tiba-tiba ada cahaya putih yang muncul di samping Nimas Rara Santang dan berubah menjadi perempuan dengan dress putih yang pernah Kiara lihat.


Tanya Kiara


" Kiara, aku adalah wujud mu saat dewasa. Aku datang ke sini dari awal punya tujuan. Tapi sebelum itu kau juga punya misi tersendiri "


Ucap perempuan dengan dress putih


" Apa? "


Tanya Kiara


" Kau harus bisa mengendalikan 7 cahaya itu, kau tau wujud cahaya itu sebenar nya adalah senjata-senjata yang kuat "


Ucap perempuan dengan dress putih


" Dari semua warna cahaya itu, ada satu warna yaitu warna emas, wujud senjata dari cahaya itu adalah anak panah dan busur. Kau harus bisa mengendalikan nya, bukan cuma satu cahaya tapi 7 cahaya "


Ucap perempuan dengan dress putih

__ADS_1


" Bagaimana dengan wujud dari cahaya yang lain? "


Tanya Kiara


" Pedang, tombak, tongkat, cambuk, keris, anak panah dan busur serta, selendang "


Ucap perempuan dengan dress putih


" Bagaimana aku bisa mengendalikan senjata sebanyak itu? "


Tanya Kiara


" Kau bisa, karena senjata itu memang sudah terhubung dengan mu "


Ucap perempuan dengan dress putih itu


" Untuk apa aku harus mengendalikan semua senjata itu? "


Tanya Kiara


" Kau harus musnahkan siluman yang datang ke dunia manusia "


Ucap perempuan dengan dress putih


" Bagaimana bisa siluman datang ke dunia manusia? "


Tanya Kiara


" Dunia siluman mulai tidak terkendali saat kau lahir, karena ada sesuatu yang spesial dari kelahiran mu itu "


Ucap perempuan dengan dress putih


" Maksud nya? "


Tanya Kiara


'' Ketika kau lahir, tangisan bahkan aura dan aroma darah mu terdengar dan tersebar di alam ghaib "


Ucap perempuan dengan dress putih


" Kau punya darah dari penguasa kerajaan padjajaran dan Kerajaan Majapahit "

__ADS_1


Ucap perempuan dengan dress putih


__ADS_2