Cerita Anak Indigo

Cerita Anak Indigo
Masa Lalu


__ADS_3

Axel menoleh ke arah hantu yang di tunjuk Yurika, seketika itu juga Axel langsung mendekat ke arah Kiara.


" Yeeee, nih anak juga sama aja " Ucap Kiara ketika melihat Axel yang sembunyi di belakang nya.


Yurika pun terkekeh melihat Axel yang ternyata tidak seberani yang ia bayangkan.


" Udah yuk kita pulang aja, hawa nya udah gak enak " Ucap Melly yang merasakan hawa aneh di sekeliling sekolah.


Meski sudah ada Kiara dan Yurika yang memliki aura yang kuat, namun tetap saja hawa dan aura gelap tetap bisa di rasakan oleh manusia awam.


" Gue biasa aja tuh " Ucap Raka yang tidak merasakan apapun.


" Aku juga sama " Ucap Rama sambil menoleh ke arah Melly dengan tatapan penuh tanya.


" Mungkin efek dari kejadian di UKS waktu itu " Ucap Kiara.


" Mendingan kita pergi aja sekarang " Ucap Kiara yang di angguk oleh yang lain nya.


*****

__ADS_1


Kiara sampai di rumah nya dan menjelaskan semua yang terjadi di sekolah kepada sang bunda yang di bantu oleh Axel.


Sang bunda nampak mengerutkan kening nya ketika mendengar cerita dari Kiara dan Axel.


" Yaudah, kalian istirahat aja dulu ya sana, jangan lupa ganti baju " Ucap Bunda Intan dengan nada lembut kepada Kiara dan Axel.


Axel dan Kiara menurut dan pergi menuju kamar nya masing-masing. Sedangkan Bunda Intan nampak berjalan ke dalam kamar nya dan langsung mengunci kamar nya.


Bunda Intan berjongkok dan mengambil sebuah kotak di bawah tempat tidur nya, di buka nya kotak itu dan terlihat sebuah kalung kalung berbentuk bulan sabit berwarna ungu.


" Ibu, aku akan melindungi anak-anak ku dan tidak akan membiarkan siapa pun melukai mereka sama seperti ibu yang melindungi ku dulu " Ucap Bunda Intan sambil kemudian memakai kalung itu.


Bunda Intan mengelus foto sepasang suami istri yang sudah berumur bersama dengan seorang gadis cantik.


" Ibuk, ayah " Lirih Bunda Intan.


Bunda Intan jadi teringat kejadian yang menimpa ke dua orang tua nya saat itu yang di sebabkan oleh Nyi Tusta.


*****

__ADS_1


FLASH BACK


Saat itu Bunda Intan yang masih berumur 20 tahun di ajak keluar kota oleh kedua orang tua nya.


Namun saat itu tiba-tiba ada kecelakaan mobil yang membuat Ayah dari Intan yang bernama Fadhil tewas di tempat, tapi ada yang aneh saat kecelakaan itu hanya bunda Intan yang selamat tanpa luka satupun seperti ada pelindung tak kasat mata yang menyelamatkan nya.


Bunda Intan melihat ke arah sang ayah yang sudah tiada, seketika itu juga Bunda Intan menangis saat melihat sang ayah yang sudah tiada.


Ibu dari Bunda Intan yang bernama Karina itu berusaha menggapai Intan yang duduk di kursi belakang.


Intan mendekati sang ibu yang terluka parah, sang ibu mengusap kepala Intan lembut, lalu menyerahkan sebuah kalung berbentuk bulan sabit berwarna ungu kepada Intan.


" Ibuk.... m.. mau ka... kamu yang... menggantikan ibuk... kam.. u... ha.... rus.... bi... sa me.... lindungi... ke... luarga... ka.... mu nanti.... nya " Ucap Kirana dengan senyum lembut kepada Intan sebelum menghembuskan nafas terakhir nya.


Bunda Intan menangis melihat kedua orang tua nya tewas di tempat.


*****


Maaf jarang up, author lagi sibuk pindah rumah🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2