
" Eh, anak kecil gak usah ngomongin hal yang gak penting, udah ayo kita masuk " Ucap Axel sambil menggendong tubuh kecil milik Dafa itu.
*****
Yurika sendiri kini tengah berada di dalam kamar nya tengah memikirkan saat diri nya bersama dengan Axel. Yurika tersenyum simpul saat memikirkan wajah tampan milik Axel.
" Astaga Yurika, apa sih yang kamu pikirin ini? " Ucap nya sambil menepuk-nepuk kedua pipi nya.
" Lebih baik aku mandi aja deh " Gumam Yurika kemudian menyambar handuk lalu berjalan ke lemari nya nuntut mengambil baju.
Saat Yurika membuka lemari itu, Yurika melihat hantu anak kecil yang meringkuk di lemari nya itu. Darah yang bercucuran di kepala nya, terdapat luka tusukan di bagian dada, luka tembakan di bagian kaki dan tangan hantu anak kecil itu.
Hantu anak kecil itu yang tadi nya menundukkan kepala nya pun akhir nya mendongakkan kepala nya dan dan terlihat lah wajah tanpa bola mata, dengan luka bakar di setengah bagian wajah hantu anak kecil itu.
Deg...
Deg...
Deg...
Deg...
Deg...
__ADS_1
Keringat dingin mulai bercucuran di sekujur tubuh Yurika, bersamaan dengan irama jantung nya yang tak bisa di atur.
BRAAAAAK!!!
Yurika langsung membanting pintu lemari nya itu kemudian keluar dari kamar nya.
Tante Vira sendiri yang mendengar suara gebrakan pintu lemari itu pun langsung menuju ke kamar Yurika.
Di lihat nya anak perempuan tunggal nya itu tengah bersandar di dinding dengan wajah yang pucat dan keringat yang membanjiri tubuh nya.
" Sayang, kamu kenapa nak? " Tanya sang mama sambil mendekati putri tinggal nya itu yang tengah terduduk lemas sambil bersandar di dinding.
Yurika menjawab dengan air mata yang mengalir, sang mama bingung kenapa anak nya bisa seperti ini.
Yurika meminum air putih itu dengan sesenggukan. Masih terbayang wajah menyeramkan anak kecil itu.
Entah kenapa pada saat itu Yurika tidak bisa berteriak, seakan diri nya kehilangan suara. seakan lidah nya kelu untuk berteriak.
" Sayang, kamu kenapa sih nak? " Tanya Tante Vira.
Sebagai seorang ibu wajar saja jika Tante Vira sangat mencemaskan anak nya itu, apalagi jika itu adalah anak satu-satunya.
" Hiks... kalo aku cerita pasti mama gak bakal percaya " Ucap Yurika yang masih sesenggukan.
__ADS_1
" Lho, kamu cerita dulu dong sayang, mama pasti percaya sama kamu, kamu kan anak mama " Ucap Tante Vira.
" Kalo aku bilang, aku bisa ngeliat hantu, mamah percaya? " Tanya Yurika
Tante Vira tertegun mendengar ucapan dari putri tunggal nya itu. Seperdetik kemudian Tante Vira tersenyum lembut sambil menatap lembut Yurika.
" Kok, kamu gak bilang sama mama dari awal? " Tanya Tante Vira yang membuat Yurika terkejut.
" Maksud nya? " Tanya Yurika.
" Kamu mirip sama kakek " Ucap Tante Vira
" Hah? Tapi kan kakek udah meninggal " Ucap Yurika.
" Iya, tapi kakek bisa ngeliat hantu sama kayak kamu " Ucap Tante Vira
" Tapi beda nya, kakek tau cara nya biar hantu-hantu gak mendekat " Ucap Tante Vira.
" Kaya gimana mah? " Tanya Yurika
" Kamu harus perbanyak sholat, dzikir, baca Al-Quran, dan jangan takut terhadap hantu " Ucap Tante Vika lembut.
" Jangan sering marah-marah, perbanyak sabar, istighfar jangan lupa, dan segala sesuatu harus di lakukan dengan perlahan jangan pernah melakukan sesuatu dengan cara tergesa-gesa " Tambah Tante Vira.
__ADS_1
" Dan yang paling penting, jangan lupa baca doa setiap ingin melakukan sesuatu " Ucap Tante Vira lagi.