
Jam pelajaran pertama pun dimulai, Pak Arman, guru laki-laki dengan perut agak buncit, memakai pakaian batik dan juga celana panjang hitam itu masuk ke kelas Kiara bersama seorang gadis yang Kiara kenali.
" Anak-anak hari ini kita kedatangan murid baru, nama nya Yurika " Ucap Pak Arman sambil memperkenalkan Yurika kepada murid-murid nya.
Sedangkan Yurika, gadis itu nampak menampilkan senyum manis.
" Oke, sekarang Yurika kamu duduk di kursi belakang Kiara aja " Ucap Pak Arman sambil menunjuk tempat duduk di belakang Kiara yang kosong.
Sebenar nya Yurika agak ragu ketika melihat sosok laki-laki dengan wajah yang hampir remuk, terlihat lelehan otak dari kepala sosok laki-laki itu, baju yang di kenalan sosok laki-laki itu berlumuran darah.
" Ayo Yurika " Ucap Pak Arman
Kiara yang melihat reaksi Yurika yang seperti enggan duduk di belakang nya itu pun menoleh dan melihat sosok hantu laki-laki.
Kiara meminta hantu laki-laki yang bernama Beni itu pergi dengan lirikan mata.
Beni yang mengerti isyarat mata dari Kiara pun menghilang dari tempat duduk nya.
Dan aksi Kiara itu dapat di lihat dengan jelas oleh Yurika.
Hantu laki-laki tadi pergi, pas Kiara ngeliat dia, kaya nya Kiara bukan orang sembarang deh. Batin Yurika.
" Yurika " Panggil Pak Arman
__ADS_1
" Kenapa tidak duduk? " Tanya Pak Arman
" Maaf Pak " Ucap Yurika kemudian berjalan menuju tempat duduk nya di belakang Kiara.
Akhir nya jam pelajaran pun di mulai, di sela-sela pelajaran Kiara meletakkan sebuah kertas di meja Yurika.
Yurika yang tengah memperhatikan papan tulis itu pun menoleh ke arah kertas yang ada di atas meja nya.
Kamu tenang aja Yurika, bukan cuma kamu yang punya kemampuan itu, jadi jangan takut.
- Kiara -
Yurika memelotokan mata nya ketika membaca surat dari Kiara.
Yurika kini beralih menatap punggung Kiara, gadis itu merasa bahwa Kiara sudah tau kemampuan nya.
Tapi kapan dia tau? Itulah pertanyaan yang kini ada di benak Yurika.
Kiara sempat melirik reaksi Yurika setelah membaca surat nya itu.
Kiara mengambil kertas lalu menulis sebuah pesan di kertas itu, dan meletakkan pesan itu di atas meja Yurika.
Yurika yang masih berkecamuk dengan pikiran nya itu pun tersadar, saat Kiara meletakkan kertas di atas meja nya.
__ADS_1
Yurika mulai membaca isi dari surat kedua yang di berikan Kiara.
**Gak usah kaget gitu, aku udah tau kalau kamu bisa liat hantu dari pertama kali kita ketemu, tapi kamu tenang aja, semua hantu yang ada di sekolah ini temen aku.
- Kiara** -
Yurika kembali terkejut setelah membaca isi pesan dari Kiara itu.
Jadi sebener nya Kiara juga punya kemampuan yang sama dengan aku, tapi dia malah berani berteman sama hantu-hantu di sini, apa jangan-jangan hantu laki-laki tadi itu salah satu temen nya Kiara. Batin Yurika.
Selama pelajaran berlangsung, pikiran gadis itu tidak bisa fokus di karenakan surat dari Kiara.
Yurika memutuskan untuk menanyakan tentang surat Kiara berikan kepada diri nya nanti nya.
******
Jam istirahat tiba, semua murid di kelas Kiara kini mulai berhamburan keluar, kecuali Kiara, Axel, Melly dan juga Yurika.
Yurika kini mendekati Kiara yang tengah asik mengobrol bersama Melly, sedangkan Axel memilih membaca buku novel yang ia bawa.
" Kiara, aku mau ngomong? " Ucap Yurika yang membuat Kiara, Axel, dan Melly menoleh ke arah Yurika.
Kiara tersenyum melihat respon cepat dari Yurika tentang surat yang ia berikan.
__ADS_1