
Kamu mau di kasih hadiah apa sayang? " Tanya sang Bunda pada Kiara.
" Aku mau doa dari Bunda sama Ayah " Ucap Kiara
Bunda Intan yang mendengar kata-kata dari Kiara itu pun tersenyum.
" Kamu gak mau hadiah barang? " Tanya Bunda Intan yang mendapat gelengan kepala dari Kiara.
" Sayang, doa Bunda sama ayah pasti bakal selalu doain kamu, selalu dan gak pernah putus " Ucap Bunda Intan.
" Sekarang Bunda mau tanya, kamu mau di rayain enggak ulang tahun nya? " Tanya Bunda Intan.
" Lebih baik di adain syukuran aja Bunda " Ucap Kiara.
Bunda Intan kembali tersenyum mendengar jawaban dari anak nya itu.
" Yaudah kalo gitu ” Ucap Bunda Intan yang kini sudah selesai menyisir rambut panjang Kiara.
Setelah mengobrol panjang akhir nya Bunda Intan keluar dari kamar Kiara untuk pergi ke kantor Ayah Fandi untuk mengantarkan berkas yang tertinggal.
******
__ADS_1
Di sebuah gua yang gelap ada sosok yang tengah bersemedi,sosok itu menggunakan kebaya merah dan bawah batik, wajah sosok itu sangat cantik.
" Akhir nya luka ku sembuh, untung saja aku menghisap hawa murni dari gadis perawan jadi aku masih bisa memulihkan tubuh ku " Ucap sosok yang tidak lain adalah Nyi Tusta.
" Namun hawa murni ini masih kurang, aku harus bisa mendapatkan gelang yang ada di tangan gadis itu, tapi kenapa gadis itu mengingatkan ku pada seseorang? " Ucap Nyi Tusta sambil berjalan menuju sebuah wadah yang terbuat dari batu yang berisi air di dalam nya.
Nyi Tusta mengucapkan mantra-mantra dan dalam sekejap air yang ada di hadapan Nyi Tusta berubah menjadi gambaran dari masa lalu Bunda Intan.
" Aaah, jadi dia adalah cucu dari Ratu Kencana Wungu, bukan tapi anak dari Ratu Kencana Wungu" Ucap Nyi Tusta dengan seringai yang ada di wajah nya.
" Aku hampir lupa jika aku belum membunuh anak dari Ratu Kencana Wungu sebelum nya " Ucap Nyi Tusta sambil memandang air yang ada di depan nya.
" Aku harus bisa mendapatkan gelang itu, karena gelang itu mengandung kekuatan yang sangat besar, semoga dengan kekuatan itu aku bisa membebaskan mu " Ucap Nyi Tusta dengan tangan mengepal.
Diri nya menyimpan dendam yang sangat besar pada keturunan Ratu Kencana Wungu.
Ia ingin membalaskan dendam nya kepada setiap keturunan dari Ratu Kencana Wungu.
" SEMUA KETURUNAN DARI RATU KENCANA WUNGU HARUS MATII " Teriakan Nyi Tusta memenuhi seluruh gua yang ada di hutan gelap itu.
******
__ADS_1
Di sisi lain Kiara kini tengah asik memainkan ponsel nya sampai tiba-tiba ada pesan whatsapp dari Raka.
[ Kiara, mau jalan keluar gak? ] Tulis Raka
[Jalan kemana sih?] Balas Kiara
[Jalan-jalan aja gitu ] Balas Raka
[ Gimana kalo ke rumah Melly aja, aku mau liat kondisi dia ] Balas Kiara
[ Oke, aku otw ya ] Balas Raka.
Kiara langsung bersiap memakai sweater merah muda milik nya, dan juga tas selempang putih milik nya.
Kiara juga menguncir rambut panjang nya menjadi kuncir kuda.
Setelah selesai Kiara langsung keluar dari kamar nya dan secara kebetulan ia bertemu dengan Axel.
" Kiara mau ke mana? " Tanya Axel ketika melihat Kiara yang sudah rapih.
" Mau liat keadaan Melly bareng Raka, kamu sendiri mau kemana? " Tanya Kiara ketika melihat Axel yang menggunakan kaos putih polos dan juga jaket kulit serta celana jeans yang senada dengan baju nya.
__ADS_1