Cerita Anak Indigo

Cerita Anak Indigo
SEASON 2 (SAKIT)


__ADS_3

" Aku akan memulihkan tubuh mu, tapi kau belum bisa beraktifitas secara normal lagi, selama 2 sampai 3 hari istirahat kan lah dulu tubuh mu. " Ucap Nimas rara santang yang hanya di balas helaan nafas panjang dari Kiara.


Tanpa bicara lagi, Nimas rara santang langsung menyembuhkan Kiara dengan tenaga dalam nya, sedangkan Kiara memilih untuk diam saja, gadis itu bahkan tidak berniat untuk menanyakan apa yang terjadi saat tadi malam dan siapa sosok besar itu.


Setelah selesai, Nimas rara santang langsung masuk ke dalam tubuh nya, sedangkan Kiara tidak dapat merasakan tubuh nya, tubuh nya lemas sekali.


" Haaaah, payah... " Ucap Kiara dengan helaan nafas panjang.


Gadis itu meraih ponsel nya yang berada di samping bantal nya.


Dia menekan layar ponsel nya dan menelpon Axel.


Kebetulan Axel yang baru saja selesai sholat melihat ponsel nya berdering dan tertulis nama Kiara.


" Kiara? kenapa ya? " Gumam Axel lalu mengangkat telpon dari Kiara.


" Axel, maaf tolong ijinin aku dulu, aku gak bisa masuk ke sekolah dulu, terus bisa tolong kasih tau bibi buat bawain bubur sama air putih. " Ucap Kiara.


" Iya, kamu gak papah? kamu sakit? atau karena kemarin? " Tanya Axel khawatir.

__ADS_1


" Sudah, aku gak papah, cuma agak demam dan lemas aja, aku cuma butuh istirahat. " Ucap Kiara lagi.


" Beneran? atau lebih baik aku juga gak masuk aja ya, nemenin kamu. " Ucap Axel.


" Gak usah, gak papah, kamu sekolah aja, udah aku gak papah. " Ucap Kiara dengan lembut.


" Yaudah, aku nanti aku ijin ke guru kalo kamu gak masuk, aku juga nanti bilangin ke bibi. " Ucap Axel yang akhir nya mengiyakan ucapan Kiara.


" Iya, makasih ya.. " Ucap Kiara, setelah nya Kiara langsung mematikan ponsel nya.


Kiara menarik selimut nya, dan menutupi tubuh nya, tubuh nya benar-benar berat untuk di gerakan.


****


Axel pun turun ke bawah dan langsung memberi tahu pesan Kiara pada bibi untuk membawakan makanan pada Kiara dan meletakan di meja kamar nya saja.


Setelah itu pun Axel pun pergi ke sekolah nya, ia langsung pergi ke kelas nya setelah sampai di sekolah.


Axel langsung mengeluarkan surat ijin yang sempat ia buat, karena tidak ada ayah tau bunda, Axel terpaksa memalsukan tanda tangan nya sebagai wali Kiara.

__ADS_1


" Hai Axel, selamat pagi. " Sapa Yurika.


" Pagi. " Ucap Axel.


Yurika meletakan tas nya lalu menghampiri Axel.


" Surat apa itu? Trus Kiara di mana? Biasa nya kan kalo kamu ada Kiara juga pasti ada. " Ucap Yurika.


" Kiara sakit, jadi aku mau kasih surat ijin ini nanti ke guru. " Ucap Axel.


" Sakit? sakit apa? kok mendadak? nanti aku boleh ke rumah gak? " Tanya Yurika khawatir.


" Ya, datanglah, siapa tau jika bicara sama kamu, dia akan merasa lebih baik. " Ucap Axel.


" Memang nya ada apa? " Tanya Yurika lagi, melihat raut wajah Axel yang agak kesal.


" Aku juga tidak tau, seperti nya dia juga tidak memberi tahu ku apa yang terjadi dan kenapa dia tiba-tiba sakit begitu. " Ucap Axel.


" Benarkah? kalau Kiara saja bungkam pada mu, apalagi pada ku. " Ucap Yurika.

__ADS_1


" Belum di coba, belum tau. " Ucap Axel.


" Ah.. bagaimana kalau mengajak Raka dan juga Rama, apakah boleh? " Tanya Yurika.


__ADS_2