
Setelah Kiara sholat tahajud dan sholat subuh, Kiara membaringkan tubuh nya di atas kasus r sembari memainkan ponsel nya.
Kiara mendapat pesan dari Melly.
[ Kiara, kamu bisa ke rumah aku sekarang gak?]
Kiara mengerutkan kening nya, setelah membaca pesan dari Melly.
[Emang kenapa?]
[Pokok nya kamu ke rumah aku sekarang ]
[Iya, nanti aku bakal ke rumah kamu]
[Jangan nanti, sekarang harus sekarang]
" Ini Melly kenapa sih? Kok maksa banget. " Gumam Kiara.
[Oke]
Setelah Kiara membalas pesan dari Melly, Kiara menatap jam yang menunjukkan pukul 07.00 , Kiara pun mengganti baju nya dan bersiap pergi ke rumah Melly.
Saat Kiara turun, Kiara melihat di meja makan Axel, Dafa,dan kedua orang tua nya sedang bersiap sarapan.
" Kamu mau kemana sayang? "
Tanya Bunda Intan kala melihat Kiara sudah berpakaian rapih.
" Mau ke rumah temen bunda "
Ucap Kiara
" Kak Kiara, aku ikut, aku mau ikut "
Ucap Dafa
" Gak boleh, Dafa gak boleh ikut "
Ucap Kiara
" Tante, Dafa mau ikut kak Kiara "
Ucap Dafa sembari menatap Bunda Intan dengan mata memelas.
" Kiara, kamu bisa kan aja Dafa? "
__ADS_1
Tanya Bunda Intan
" Hmmm " Kiara hanya berdehem sembari menatap Dafa tajam.
" Aku juga ikut "
Ucap Axel
" Terserah " Ucap Kiara kesal.
*****
Kiara, Axel dan Dafa sampai di rumah Melly. Kiara mengetuk pintu rumah teman nya itu.
Tak lama Melly muncul dan tersenyum lega menatap Kiara dan Axel, Tapi tak lama Melly malah mengerutkan kening nya melihat anak kecil yang bersama dengan Kiara dan Axel itu.
" Itu anak siapa? " Tanya Melly sembari menatap Dafa.
" Anak orang lah " Ucap Kiara
" aku juga tau itu anak orang tapi siapa orang tua nya? " Tanya Melly
" Ini anak om sama tante aku, nama nya Dafa "
Ucap Kiara
Ucap Melly sembari menatap lekat Dafa.
Gemes apaan coba, anak ngeselin gitu di bilang gemes. Batin Kiara.
" Kalian masuk dulu yuk, ada yang lain juga
di dalem "
Ucap Melly
" Iya "
Ucap Kiara dan Axel
Dan benar saja di dalam sudah ada Rama dan Raka yang tengah memainkan ponsel nya.
" Kenapa sih Mell manggil aku? " Tanya Kiara
" Begini, ada saudara aku yang kata nya kesurupan dan masih kesurupan sampe sekarang, jadi nya cuma bisa di iket di rumah. Kira-kira kamu bisa bantu gak? " Tanya Melly sembari menatap ke arah Kiara.
__ADS_1
" Insya Allah, kalau bisa ya bisa, kalau gak bisa kita ruqiah aja " Ucap Kiara
" Yaudah ayo, sekarang aja ke sana "
Ucap Melly
" Kemana? " Tanya Dafa
" Kita mau ke tempat serem, Dafa gak boleh ikut "
Ucap Kiara
" Terus Dafa sama siapa? "
Tanya Dafa
" Sama Kak Axel sama kak Rama "
Ucap Kiara
" Gak, enggak pokok nya aku ikut " Ucap Axel bersikeras.
" Jangan, kamu sama Rama jaga Dafa aja "
Ucap Kiara
" Kenapa sih? Siapa tau aku bisa liat masa lalu nya "
Ucap Axel
" Terus, kalo semua nya ikut siapa yang jaga Dafa? "
Tanya Kiara
" Kita anter Dafa pulang aja dulu ke rumah , abis itu baru kita ke rumah saudara nya Melly " Ucap Axel
" Yaudah lah, terserah aja " Ucap Kiara
" Yaudah, kalo gitu biar kalian laki-laki yang nganterin Dafa " Ucap Kiara
" Terus kita ngapain Kiara? " Tanya Melly
" Kita nunggu, sama aku mau tanya di rumah saudara kamu ada kuburan gak? " Tanya Kiara
" Ada, kalo gak salah kuburan nenek buyut nya sih, emang nya kenapa? " Tanya Melly
__ADS_1
" Siapin tusuk sate, sama garem " Ucap Kiara yang membuat Raka dan yang lain nya mengerutkan kening nya.