Cerita Anak Indigo

Cerita Anak Indigo
Adu Mulut


__ADS_3

Kiara hampir ingin di sergap oleh siluman ular itu, jika Kiara tidak menundukkan kepala nya.


Wanita Bercaping yang tengah bertarung sempat menoleh ke arah Kiara.


" Hanya umpan "


Gumam Wanita Bercaping


" Paman Maung cepat datanglah "


Ucap Wanita Bercaping memanggil Paman Maung.


Siluman ular itu ingin mendekati Kiara lagi, tapi gelang Kiara bersinar dan keluarlah Paman Maung.


Paman Maung tanpa basa-basi langsung bertarung dengan siluman ular itu.


Setelah beberapa saat, Wanita Bercaping dan Paman Maung berhasil mengalahkan Noni Belanda dan Siluman ular itu hingga kabur.


Wanita Bercaping itu langsung melesat dan masuk ke dalam tubuh Kiara.


Paman Maung pun juga ikut masuk ke dalam gelang milik Kiara.


Kiara terdiam.


Tadi, Wanita Bercaping masuk ke tubuh aku?


Apa aku aja yang salah liat?


Gak, gak mungkin aku salah liat


Batin Kiara


Kemudian Kiara berdiri dan membuka pintu toilet, tapi


Bruk...


Kiara tertimpa tubuh seorang gadis berkacamata.


" Aduh, sakit "


Ucap Kiara


" Ma... maaf "


Ucap gadis berkacamata tersebut


Kiara menatap gadis itu dari atas sampai bawah, Kiara bisa melihat bahwa gadis itu seorang senior yang habis di bully.


Saat Kiara ingin bicara, ada 3 orang perempuan cantik dengan membawa seember air hitam. Kiara bisa pastikan air itu adalah air dari got.

__ADS_1


" Woy, culun berani ya lo kabur dari gue "


Ucap salah satu wanita yang berbibir tebal rambut panjang, dan bulu mata lentik.


" Bu.. bukan gitu "


Ucap gadis berkacamata itu.


" Alah, alasan aja, rasain nih "


Ucap perempuan itu kemudian menyiram air got itu kepada gadis berkacamata itu.


Tapi gadis berkacamata itu tidak merasakan tubuh nya basah, saat dia membuka mata dan melihat baju Kiara yang sudah basah dengan air got itu.


" Kaka-kaka , udh besar masih ngebully orang, kaya jagoan aja "


Ucap Kiara


" Apa, lo barusan ngomong apa? gue kaya jagoan, emang lo gak tau siapa gue hah? "


Bentak perempuan yang tadi menyiram air got itu.


" Gak tau, emang kaka siapa? "


Tanya Kiara


Ucap Sisil membanggakan diri nya


" Gue viona "


Ucap salah satu gadis dengan rambut di kuncir satu dan alis yang tebal.


" Gue fani "


Ucap gadis terakhir yang badan nya agak sedikit gemuk, dengan bibir tebal.


" Eh, lo ade kelas mendingan diem aja, ini urusan kaka kelas "


Ucap Sisil sembari mendorong kasar Kiara.


Kiara yang di dorong kesal, kemudian dia berdiri.


" Kaka kalo kepanasan bilang, aku dinginin dulu ya kak "


Ucap Kiara sembari masuk kembali ke kamar mandi dan mengambil air.


Kemudian Kiara kembali dan menyiram air ke wajah Sisil.


" Sekarang jadi lebih sejuk kan? "

__ADS_1


Tanya Kiara


" Lo, berani banget sama gue "


Ucap Sisil kesal


" Iyalah berani , kaka kan manusia, aku juga manusia. Kecuali kalo kaka anjing aku manusia "


Ucap Kiara membuat kesabaran Sisil habis seketika.


" Maksud lo gue anjing gitu? "


Bentak Sisil


" Aku gak bilang kaka anjing, kan kaka sendiri yang ngomong "


Ucap Kiara


" Lo itu bener-bener- "


" Bener-bener cantik "


Ucap Kiara memotong ucapan Sisil kemudian menarik tangan kaka kelas yang ia temui tadi.


*****


Kaka kelas dan Kiara berlari ke taman sekolah.


" Maafin aku ya? "


Ucap Kaka kelas itu


" Gak papah kak, tenang aja "


Ucap Kiara


" Oh ya, nama aku Vivi "


Ucap Vivi


" Aku Kiara "


Ucap Kiara


" Nama nya cantik kaya orang nya "


Ucap Vivi


Kiara membalas nya dengan tersenyum manis.

__ADS_1


__ADS_2