
Kiara menatap bintang-bintang di atas balkon kamar nya. Kiara masih memikirkan diri nya saat dewasa nanti.
Bagaimana bisa mempunyai aura yang sekuat itu? bagaimana bisa dia memiliki kekuatan yang bahkan bisa di gunakan di luar alam ghaib?. Banyak pertanyaan di benak Kiara.
Hah, Kiara menghela nafas dan masuk ke dalam kamar nya, Kiara mematikan lampu kamar nya dan mengganti nya dengan lampu tidur lalu bersiap untuk tidur.
Saat Kiara masuk ke dalam selimut Kiara merasakan ada yang berjalan di kaki nya Kiara mengambil ponsel nya dan membuka selimut nya.
Aaaaahhhhhhhhh.....
*****
Di sisi lain Axel yang sudah selesai mencatat beberapa materi, langsung menuju tempat tidur nya yang sudah bersih itu.
Axel melihat Dafa yang tertidur dengan bentuk bintang besar.
Axel mendengus kemudian menggeser tubuh Dafa agar Axel bisa tidur.
Axel baru akan memejamkan mata, saat Dafa menaikkan kaki nya ke atas perut Axel, membuat Axel menatap kesal ke arah Dafa.
Ini bocah tidur nya bar-bar amat sih. Batin Axel kesal.
Oh ya, kenapa ya Dafa sikap nya nakal banget, padahal kan kalo di liat dia kan anak baik. Hmmm, apa aku coba liat masa lalu nya aja ya. Batin Axel sembari mendekat ke arah Dafa.
Axel baru akan memejamkan mata nya untuk melihat masa lalu Dafa saat mendengar suara teriakan dari kamar Kiara.
Dafa yang mendengar itu langsung bangun dari tidur nya, dan membuat Axel jatuh dari tempat tidur karena Dafa langsung melompat dari atas tempat tidur dan pergi menuju kamar Kiara.
" Aduuuuh, sial banget sih padahal cuma pengen liat masa lalu nya aja sampe penuh perjuangan kaya gini "
__ADS_1
Ucap Axel kesal kemudian berdiri dari jatuh nya dan menyusul Dafa ke kamar Kiara.
*****
" Kiara, kenapa sih teriak-teriak? kita ini di rumah bukan di hutan "
Ucap Axel yang sudah masuk ke dalam kamar Kiara.
" Axel, itu di tempat tidur aku ada belatung "
Ucap Kiara yang membuat Axel mengerutkan kening nya.
Setau Axel, Kiara adalah orang yang bersih dan rapih, tidak mungkin jika ada belatung di tempat tidur nya. Kecuali Axel menatap Dafa yang nampak nya tersenyum senang.
Axel langsung menepuk jidat nya, sudah bisa di pastikan kalau belatung itu adalah ulah dari Dafa.
" Kiara, kaya nya ini ulah dari Dafa "
Ucap Axel
Ucap Kiara kesal
" Kamu bantuin aku ambilin belatung nya buruan, aku geli "
Ucap Kiara sembari mendorong pelan Axel.
Axel menghela nafas nya panjang dan mengambil kantong plastik lalu memungut belatung nya satu persatu.
Setelah selesai Axel membuang belatung itu dan menatap tajam ke arah Dafa begitu pun Kiara.
__ADS_1
" Dafa, kak Kiara gak suka kalo kamu itu iseng kaya gini "
Ucap Kiara tegas
" Emang Dafa peduli, wleee "
Ucap Dafa sembari menjulurkan lidah nya dan pergi kembali ke kamar Axel.
" Anak itu bener-bener bar-bar banget sih, masa tempat tidur aku di kasih belatung, mau di marahin takut ngadu gak di marahin malah ngelunjak "
Ucap Kiara kesal sembari mengibasi tempat tidur nya.
" Kiara, pasti ada alasan nya dia kaya gitu "
Ucap Axel
" Alasan nya apa? "
Tanya Kiara sembari menatap Axel
" Maka nya aku mau liat masa lalu nya , soal nya aku juga penasaran kenapa dia kaya gitu, keliatan nya kan dia anak baik "
Ucap Axel
" Axel kamu dengerin aku, jangan pernah menilai orang dari wajah atau bahkan penampilan nya "
Ucap Kiara
" Emang muka Dafa emang lucu dan keliatan kaya anak yang baik dan penurut, tapi sebenar nya dia itu tukang buat ulah "
__ADS_1
Ucap Kiara kesal