Cerita Anak Indigo

Cerita Anak Indigo
Axel Sadar


__ADS_3

Waktu telah menunjukan pukul 01.00 Raka dan yang lainnya sudah tertidur kecuali Kiara, dia masih memikirkan kata-kata Rama yang terngiang-ngiang di telinga nya.


Akhir nya Kiara memilih keluar untuk berjalan-jalan.


*****


Di luar rumah sakit Kiara merasakan aura negatif yang kuat, Kiara menatap sekeliling dan melihat ada satu sosok anak kecil berambut pirang, bergaun putih dengan pita merah di kepala nya.


Kiara melihat sosok anak kecil itu duduk meringkuk di sudut ruangan. Kiara melihat ruangan yang bertuliskan ruang mayat itu.


Kiara memberanikan diri mendekati anak kecil itu.


" Hei, kenapa kamu menangis? "


Tanya Kiara


Anak kecil yang meringkuk itu kemudian berdiri, Kiara melihat perut anak kecil itu yang terbelah menjadi 2 , dan wajah nya yang penuh darah dan nanah.


Kiara jatuh terduduk kala melihat wujud sosok anak kecil itu.


Sedangkan anak kecil itu menyeringai menatap ke arah Kiara


" Berikan gelang itu kepada ku "


Ucap sosok anak kecil itu.


Sosok anak kecil itu maju mendekati Kiara, Kiara memejamkan mata nya sembari merapalkan ayat kursi dan beberapa surat lainnya.


" Hahaha, percuma saja , bacakan saja sekencang-kencang nya aku tidak akan menghilang seperti hantu yang lainnya "


Kiara mulai merasa ketakutan , karena sosok anak kecil itu semakin dekat dengan Kiara sedangkan Kiara sudah terpepet di dinding.


" Aku mau gelang mu "


Ucap sosok anak kecil itu


Semakin dekat...


Semakin dekat...


Dan..

__ADS_1


Wuuuushhhh.....


Gelang Kiara mengeluarkan cahaya emas, dan keluarlah wanita Bercaping yang sudah bersiap dengan pedang nya.


Tanpa basa-basi , Wanita Bercaping itu langsung menghunuskan pedang milik nya ke atas kepala sosok anak kecil itu.


Sosok anak kecil itu mengejang dan mengerang kesakitan dan menjadi abu seketika.


Kiara diam mematung melihat itu. Wanita Bercaping itu menatap ke arah Kiara sejenak.


" Kembalilah, banyak sosok jahat di sini "


Ucap Wanita Bercaping itu lalu menghilang


Kiara bangun dengan kaki bergetar karena takut akan kejadian barusan.


Pedang apa yang di gunakan nya?


Kenapa pedang itu kuat sekali?


Batin Kiara sembari berjalan melewati koridor rumah sakit yang gelap.


*****


Sebenar nya apa kekuatan gelang ini?


Sampai aku bisa menghilangkan energi negatif dari tubuh Axel, apa karena gelang ini juga?


Kenapa gelang ini tidak bisa lepas dari tangan ku?


Batin Kiara sembari menghela nafas dan memilih untuk tidur.


*****


Kiara mendengar suara tertawa dan isak nangis, Kiara membuka mata nya dan menatap Axel dan yang lainnya sedang tertawa bersama.


Kiara juga melihat Ayah dan Bunda nya yang menangis bahagia menyambut Axel yang sudah sadar.


" Axel "


Panggil Kiara membuat semua mata teralih kepada nya.

__ADS_1


" Kamu udah bangun ? "


Ucap Kiara dan di angguki oleh Axel sembari tersenyum manis.


" Kenapa gak ada yang bangunin aku? "


Tanya Kiara


" Abis kamu tidur nyenyak banget "


Ucap Melly


" Sekarang jam berapa? "


Tanya Kiara


" Jam 09.00 "


Ucap Melly


" Kalian gak sekolah? "


Tanya Kiara


" Gak, kita udah ijin jadi tenang aja "


Ucap Rama


Kiara menganggukkan kepala nya.


*****


Saat ini di ruangan hanya ada Axel dan Kiara. Raka dan yang lainnya pulang untuk mengganti baju, sedangkan sang ayah dan bunda pergi karena ada meeting mendadak di kantor.


" Kiara, aku mimpi aneh "


Ucap Axel


" Mimpi apa? "


Tanya Kiara

__ADS_1


__ADS_2