Cerita Anak Indigo

Cerita Anak Indigo
Hantu Rantai


__ADS_3

Kiara dan Axel saling berpandangan karena semakin dekat suara rantai itu hawa di ruangan itu semakin mencekam.


Kiara menatap pintu ruangan itu, pintu itu terbuka secara perlahan.


Lama-lama terlihatlah wujud hantu laki-laki dengan tangan yang bercucuran darah, kepala yang hancur memperlihatkan lelehan otak, kedua kaki yang terikat rantai dengan darah yang bercucuran, bola mata hantu itu berwarna hitam pekat, badan nya yang kurus kerontang seperti tidak memiliki darah.


Hantu laki-laki itu berjalan terseok-seok menuju Dafa.


Kiara dan Axel memelototkan mata nya ketika melihat hantu itu mengincar Dafa.


"Axel baca ayat kursi " Ucap Kiara sambil mendekati Dafa dan memasang badan agar hantu itu tidak mendekati Dafa.


" Sedang apa kamu di sini? " Tanya Kiara


Hantu itu memberhentikan langkah nya ketika melihat Kiara menghalangi nya.


"Dia sudah di tumbal kan " Ucap Hantu laki-laki itu.


"Berikan anak itu pada ku " Ucap hantu itu sambil kembali berjalan dengan terseok-seok.


" Minggir " Ucap hantu itu ketika melihat Kiara yang masih pasang badan di depan hantu itu.


"Tidak " Ucap Kiara dengan tatapan tajam.


Ia merasakan aura yang kuat dari hantu itu, aura hitam pekat itu terlihat jelas di mata Kiara.


Hantu itu menatap tajam ke arah Kiara, tangan-tangan berlumuran darah itu berniat untuk mencekik leher Kiara.


Kiara tak gentar, ia membacakan ayat-ayat suci Al-Quran, di bantu dengan Axel yang juga membacakan ayat kursi.

__ADS_1


Sampai Kiara mengucapkan kata ' Kun Fayakun ' hantu itu mengerang kesakitan, Kiara melihat ada nya kesempatan ia langsung menendang hantu laki-laki itu dengan sekuat tenaga nya hingga hantu itu terpental keluar jendela.


Kiara langsung terduduk lemas, ia benar-benar tidak menyangka bertemu hantu dengan aura yang pekat itu.


" Kamu gak papah? " Tanya Axel sambil mendekati Kiara.


" Iya, tapi kata hantu itu Dafa sudah di tumbal kan maksud nya apa? " Tanya Kiara.


" Aku juga gak tau " Ucap Axel sambil membantu Kiara berdiri.


" Axel, aku ke kamar mandi dulu " Ucap Kiara yang di angguki Axel.


******


Kiara membasuh wajah nya di sertai dengan helaan nafas panjang.


Ia tidak menyangka banyak sekali hantu-hantu di rumah sakit.


Hihihihihihi


Hihihihihihi


" Hmmm, malah di lanjutin lagi, apa mau kamu? Keluar gak " Ucap Kiara kesal.



"Astaghfirullah " Ucap Kiara sambil mengelus dada nya ketika melihat hantu perempuan yang muncul tiba-tiba.


Hihihihihihi

__ADS_1


Hantu perempuan itu kembali tertawa dengan tawa yang melengking.


"Berisik, ketawa mulu sih " Ucap Kiara kesal.


" Kamu pasti hantu jail iya kan? Hantu yang suka gangguin pasien? " Ucap Kiara.


" Kok tau sih " Ucap hantu itu.


" Bodo amat lah, capek aku sama bangsa kamu " Ucap Kiara kesal.


" Hmm, aku baru tau ternyata kamu bisa melihat ku, tapi kenapa kamu capek sama bangsa aku, apa jangan-jangan ada hantu yang gangguin kamu duluan sebelum aku ya? " Tanya Hantu perempuan itu pada Kiara.


" Iya " Singkat Kiara.


"Oh ya, siapa yang gangguin kamu emang? " Tanya Hantu perempuan itu.


" Hantu rantai " Ucap Kiara


" Serius, kamu di ganggu sama dia? " Tanya Hantu perempuan itu.


" Ya " Ucap Kiara


" Hmm, kalo dia muncul berarti salah satu pasien itu ada yang di jadikan tumbal " Ucap Hantu perempuan itu.


******


Maaf author slow update 🙏🙏🙏


Insya Allah Cerita Anak Indigo ini bakal update tiap hari, jadi di tunggu ya 🙏🙏.

__ADS_1


Dan untuk Indigo nanti akan slow update yah, Terima kasih 🙏🙏🙏🙏🙏


__ADS_2