
" Kita gagal, lebih baik kita pergi dari sini. " Ucap salah satu orang itu.
" Tunggu sebentar. " Suara perempuan yang terdengar dari balik tudung hitam yang mulai membaca mantra kemudian mengeluarkan aura hitam pekat dan langsung mengarahkan nya ke arah boneka yang terdapat wajah Melly.
" Ayo kita pergi. " Ucap salah satu orang bertudung hitam itu.
Sebelum pergi lagi-lagi salah satu dari orang bertudung hitam itu membacakan mantra kemudian tiba-tiba saja sosok besar berwarna hijau, dengan taring dan juga tanduk.
Setelah itu 2 orang bertudung hitam itu pergi.
Kiara melihat sosok besar itu, benar-benar besar bahkan sosok itu bisa melahap Kiara dalam satu kali hap.
Sosok besar itu berteriak keras dan juga mencoba menginjak Kiara.
Kiara segera keluar dari dalam gubug itu, sosok yang biasa di sebut buto ijo itu langsung berjalan mengejar Kiara.
Hanya dalam satu langkah besar nya, buto ijo itu sudah tepat berada di depan Kiara.
" Menyebalkan. " Ucap Kiara yang langsung memejamkan mata nya tiba-tiba saja 7 cahaya muncul.
Kiara langsung melompat dan mengambil cahaya merah dan langsung berubah menjadi pedang sedangkan cahaya lain nya masuk kembali ke dalam tubuh Kiara.
__ADS_1
Kiara mengacungkan pedang nya pada buto ijo di depan nya.
" Kemari kau, siluman jelek. " Ucap Kiara dengan tatapan tajam.
Buto ijo itu langsung melompat dan mencoba menangkap Kiara, tapi tentu saja Kiara langsung menghindar, ia juga melompat ke atas tangan si buto ijo dan dengan cepat berlari ke atas kepala nya dan langsung menusuk mata nya.
" AAAAKKHHH"
Suara teriakan yang menggelegar bahkan tidak membuat Kiara takut, gadis itu malah melompat tepat ke atas kepala nya dan menghunuskan pedang nya.
Semburan api panjang langsung keluar dari pedang itu dan dalam sekejap buto ijo itu langsung berubah menjadi abu.
Kiara menghela nafas nya panjang, ia melihat ke arah gubug tua yang hancur.
Tapi sama sekali tidak ada, hilang.
Kiara terdiam terus mencoba mencari di mana boneka-boneka itu tapi tetap saja tidak ada.
" Kemana boneka itu? Kenapa menghilang? "
" Apakah ini akan baik-baik saja? " Lirih Kiara sambil memandangi gubug yang sudah hancur.
__ADS_1
Kiara memandangi langit gelap di alam ghaib saat itu, ia tidak mengerti harus bagaimana sekarang.
" Ku harap semua nya baik-baik saja. " Ucap Kiara, tapi entah kenapa perasaan nya tidak enak.
****
Kiara kembali ke dunia manusia di dunia manusia ternyata sudah pagi hari, sejak setelah mengalahkan buto ijo entah kenapa perasaan Kiara sangat tidak karuan.
Kiara melihat ponsel nya, 33 panggilan tidak terjawab dari Axel.
Kiara sudah merasa makin tidak enak, dia langsung berlari dengan cepat ke rumah sakit.
Sampai di rumah sakit, Kiara melihat sudah ada orang tua Melly dan juga Axel beserta teman-teman nya.
Axel yang melihat Kiara datang langsung menghampiri nya.
" Melly gimana? " Tanya Kiara.
Semua yang ada di sana tidak ada yang menjawab.
Kiara terdiam, ia mengamati situasi saat ini, kedua orang tua Melly menangis tersedu-sedu, wajah sedih yang terpampang di wajah teman-teman nya.
__ADS_1
" Kiara, Melly udah meninggal. " Axel berucap dengan wajah sendu.
DEG!