Cerita Anak Indigo

Cerita Anak Indigo
Tenang


__ADS_3

Kiara menghela nafas nya lega ketika mendengar cerita Yurika, ia kira hantu rantai itu mengganti sasaran nya.


" Yurika, sepupu kamu itu anak -anak? " Tanya Kiara


" Hmm, dia kelas 3 SMP " Ucap Yurika.


Axel dan Kiara sama-sama menghela nafas nya lega.


"Assalamu'alaikum " Suara cempreng itu membuat Kiara dan yang lain menoleh ke arah pintu kelas.


Melly sudah ada di sana dengan wajah semangat nya, ia mendekati bangku nya yang ada di samping Kiara dan duduk.


" Kenapa nih? Mendadak aja senyam-senyum kaya gitu? " Tanya Yurika.


" Gak papah, hari ini suasana hati aku lagi baik aja" Ucap Yurika.


" Nanti kalo pelajaran Bu Desi senyum nya langsung luntur tuh liat aja " Ucap Kiara


" Eh, emang ada pelajaran Bu Desi? " Tanya Melly.


" Ada lah " Ucap Kiara dan Yurika.


Tiba-tiba saja senyum di wajah Melly langsung luntur seketika.


" Eh mampus, aku gak mau di ajarin sama guru killer kaya dia " Ucap Melly.


" Hmmm, kan bener " Ucap Kiara


" Heeh serius nih, ada pr gak sih dari Bu Desi? " Tanya Melly yang di sambut celengan kepada dari Yurika.

__ADS_1


" Alhamdulillah " Ucap Melly.


" Eh Kiara, kalo pelajaran Bu Desi, aku liat ya " Ucap Melly.


" Gak mau ah " Ucap Kiara.


" Aaaaa, Kiara ayolah, sahabat ku yang cantik, yang pinter, yang baik hati pleaseeee " Ucap Melly.


" Makasih, aku emang udah cantik dari lahir " Ucap Kiara.


" Tapi tetep aja enggak " Ucap Kiara


" Kiara ayolah " Ucap Melly


" Gak " Ucap Kiara


" Usaha aja sendiri sih, apa susah nya " Ucap Yurika.


" Susah " Ucap Melly


" Pasrah aja " Ucap Kiara


" Yaudah deh, terserah lah ah, bodo amat kalo nilai jelek, bukan ulangan ini " Ucap Melly sambil mengerucutkan bibir nya.


" Emang sih bukan ulangan, tapi bae-bae kalo di tandain sama Bu Desi " Ucap Kiara.


" Iiih, Kiara mah jangan kaya gitu dong, entar uang jajan aku di cut sama mama " Ucap Melly kesal.


" Hehe, becanda nanti aku kasih tau, tapi harus traktir aku bakso ya " Ucap Kiara.

__ADS_1


" Oke, itu sih gak masalah " Ucap Melly.


" Hadeeehh, ada-ada aja, maka nya belajar " Ucap Axel yang sedari tadi menyimak omongan para gadis itu.


"Uh, terserah lah " Ucap Melly.


Kiara hanya terkekeh, teman nya yang satu itu sudah seperti adik bagi nya.


******


Jam istirahat pun tiba, Kiara dan yang lain nya menuju ke kantin untuk mengisi perut mereka.


" Tadi pelajaran nya susah banget sih " Ucap Melly sambil melahap roti isi keju.


" Uuh, aku yang mikir juga, masih aja ngomong susah " Ucap Kiara sambil memakan bakso nya.


"Hehehe, iya sih tapi pas aku buka buku matematika, wiiih ngeliat rumus nya aja udah pusing " Ucap Melly.


" Tau ah " Ucap Kiara.


Kiara dan yang lain nya menghabiskan waktu mereka di taman belakang sekolah.


Mereka lebih nyaman di sana karena udara yang lebih sejuk, tidak seperti di kantin yang panas dan pengap karena banyak murid-murid.


" Tumben hari ini tenang-tenang aja " Ucap Yurika.


” Bener tuh, biasa nya juga ada kejadian " Ucap Rama.


" Kata siapa tenang-tenang aja liat tuh dari tadi pada sliweran " Ucap Axel sambil memandangi hantu penunggu taman belakang sekolah yang mondar-mandir seperti mencari perhatian.

__ADS_1


__ADS_2