
Saat ini Kiara yang berumur 14 tahun itu tenaga terduduk di tempat tidur nya dengan keringat yang membasahi tubuh nya.
" Mimpi aneh " Gumam Kiara.
Kiara menatap ke arah jam dinding yang menunjukan pukul 04.25 .
Kiara turun dari tempat tidur nya dan bersiap mengambil wudhu untuk melaksanakan sholat shubuh.
Setelah sholat shubuh Kiara turun ke bawah, Kiara melihat Axel yang tengah meregangkan tubuh nya.
" Hmmm, udah sholat belum nih? " Tanya Kiara
" Allah akbar, Kiara bikin kaget aja ” Ucap Axel sambil mengelus dada nya.
" Hehe, maap " Ucap Kiara
" Aku udah sholat kok " Ucap Axel.
" Kamu mau kemana? " Tanya Kiara
" Mau lari pagi sama Dafa, kamu mau ikut? " Tanya Axel.
" Enggak dulu deh " Ucap Kiara.
" Yaudah " Ucap Axel.
" Dafa nya mana? " Tanya Kiara
" Masih siap-siap, bentar lagi juga turun " Ucap Axel.
" Emm, yaudah aku balik ke kamar ya " Ucap Kiara yang di angguki oleh Axel.
*****
__ADS_1
Di sisi lain seorang gadis cantik tengah melipat mukena dan sajadah nya.
Setelah itu gadis cantik itu pun turun ke lantai bawah, di lihat nya sangat mamah sedang duduk di meja makan sambil memakan roti dan jus.
" Mamah " Sapa gadis cantik itu.
" Yurika, udah sholat nak? " Tanya sang mama
Yah, gadis cantik itu adalah Yurika, gadis yang masih merasa ketakutan terhadap hantu, meskipun diri nya mempunyai aura yang cukup kuat untuk bisa melawan nya.
" Udah mah " Ucap Yurika
" Sayang, kemarin papah bilang kamu bisa mulai sekolah besok " Ucap Tante Vira
" Iya, mah " Ucap Yurika
" Sekarang kan masih pagi, gimana kalo kamu lari pagi aja gih, udara nya juga sejuk " Ucap Tante Vira.
" gak mah " Ucap Yurika.
Tidak jarang, sosok-sosok itu sering menganggu Yurika, entahlah Yurika hanya bisa menahan semua itu, ia lebih memilih untuk menghindari dari pada menghadapi hantu-hantu itu.
" Loh, kenapa sayang? Lari pagi itu kan sehat " Ucap Tante Vira.
" Ayo sana, kamu lari pagi jangan cuma di rumah mulu " Ucap Tante Vira
" Tapi mah- "
" Gak boleh gitu sayang, siapa tau kamu bisa kenalan sama anak-anak muda seumuran kamu " Ucap Tante Vira.
" Iya mah, aku siap-siap dulu " Ucap Yurika kemudian menuju ke kamar nya.
Tak berapa lama, Yurika turun dari kamar nya dengan menggunakan setelan baju hijau, Yurika melangkah malas menuju meja makan menghampiri sang mamah.
__ADS_1
" Nah, sekarang kamu lari pagi sana, hati-hati ya " Ucap Tante Vira.
" Yurika menganggukan kepala nya dan keluar dari rumah nya.
Baru saja keluar, Yurika sudah melihat pocong dengan kain kafan lusuh, terdapat darah di bagian tengah kain kafan nya, wajah pocong itu hancur sebagian.
Yurika menelan ludah nya, baru saja dia akan berbalik masuk ke rumah nya.
" Yurika "
Saat tiba-tiba ada yang memanggil nama nya.
Bismillah, semoga bukan hantu yang manggil aku, Gumam Yurika kemudian perlahan-lahan membalikkan badan nya.
Yurika melihat seorang pemuda tampan dengan kaos putih dan celana training hitam bersama dengan anak laki-laki manis di samping.
" Axel, ternyata kamu " Ucap Yurika dengan menghela nafas nya lega.
" Kamu mau lari pagi ya? Bareng yuk? " Ajak Axel.
" Ayok " Ucap Yurika, setidak nya dia tidak berlari sendirian.
" Ini siapa? " Tanya Yurika sambil menatap ke arah Dafa yang tersenyum manis.
" Oh dia Dafa, sepupu aku " Ucap Axel.
" Dafa, dia kak Yurika " Ucap Axel
" Halo kak " Sapa Dafa
" Halo " Ucap Yurika.
" Oh iya, Kiara gak ikut ya? " Tanya Yurika
__ADS_1
" Dia bilang, lagi gak pengen kata nya " Ucap Axel
" Oh gitu ya " Ucap Yurika