
" Dekatkan diri kepada Allah " Ucap Tante Vira sambil mengelus lembut kepala Yurika.
" Iya mamah " Ucap Yurika.
Sebenar nya Yurika sudah siap jika harus di tanya macam-macam oleh sang mama ketika diri nya mengatakan jika ia memiliki kemampuan ini, tapi di luar dugaan sang mama malah memaklumi jika Yurika mempunyai kemampuan itu.
" Emang kamu sebelum nya ngeliat apa? " Tanya Tante Vira.
Yurika yang mendengar pertanyaan dari sang mama itu kemudian menceritakan apa yang ia lihat barusan.
" Yaudah, sekarang kamu mandi aja di kamar mamah, nanti biar mamah ambilin baju buat kamu" Ucap Tante Vira yang di angguki oleh Yurika.
Ada rasa lega di hati Yurika setelah memberitahu rahasia nya kepada sang mamah, apalagi saat Tante Vira memaklumi hal itu.
******
Di sisi lain, seorang gadis cantik tengah duduk di depan meja rias sambil terus menatap ke arah gelang milik nya.
" Mimpi yang sangat aneh " Ucap Kiara.
Ia bahkan tidak mengerti dengan jelas mimpi itu, yang membuat diri nya kaget adalah, ternyata kedua orang tua nya itu adalah keturunan dari Raja dan Ratu keraton terdahulu.
Kiara kembali mengingat perkataan dari Rara Santang.
Jika 7 senjata itu bisa di kendalikan oleh nya karena aura nya yang mirip dengan Rara Santang.
Kiara nampak menghela nafas nya panjang, ia berpikir kapan akan segera berakhir.
__ADS_1
Semakin lama, rasa nya semakin sulit untuk di pahami.
Makin banyak fakta yang ia ketahui, Kiara semakin takut jika memang benar kedua orang tua nya adalah keturunan dari Prabu Siliwangi dan Ratu kencana Wungu, maka pasti nanti nya akan ada sesuatu yang besar yang akan terjadi.
Kiara menghela nafas nya panjang dan menatap ke arah jam dinding yang menunjukan pukul 10.00
" Oke Kiara, lebih baik kita ikuti rencana dari Allah aja, jangan mikir yang macem-macem " Ucap Kiara mencoba menyemangati diri nya.
Diri nya kini berjalan turun kebawah dan melihat Axel yang baru pulang bersama dengan Dafa.
" Kak Kiara, tadi kita lari pagi bareng sama Kak Yurika " Ucap Dafa setelah turun dari gendongan Axel dan berlari mendekati Kiara.
Kiara yang mendengar itu, tersenyum dan menganggukkan kepala nya.
" Kiara '' Panggil Axel.
" Kamu kenapa gak mau ikut lari pagi? Biasa nya juga ikut " Tanya Axel
" Aku lagi capek aja " Ucap Kiara.
" Oh ya, besok masuk sekolah kan? " Tanya Kiara mengalihkan pembicaraan.
" Iya, besok " Ucap Axel.
Kiara hanya menganggukkan kepala nya dan pergi menuju dapur.
Axel merasa ada yang aneh dengan sikap Kiara, Axel pun meminta Dafa untuk pergi ke kamar nya sedangkan Axel pergi menyusul Kiara ke dapur.
__ADS_1
Di dapur Kiara mengambul segelas air putih dan meminum nya, helaan nafas panjang terdengar dari mulut gadis cantik itu.
" Kiara, kamu kenapa? " Tanya Axel
" Aku gak papah " Ucap Kiara
'' Tapi, keliatan nya kamu lesu banget " Tanya Axel lagi.
" Aku gak papah kok beneran " Ucap Kiara
" Mendingan sekarang, kita nonton TV aja yuk bareng sama Dafa " Ajak Kiara
" Yaudah " Ucap Axel meskipun masih ada rasa khawatir dalam hati nya satu melihat Kiara.
******
2 pemuda tampan kini tengah asik memainkan ponsel nya.
" Rama " Panggil Raka
" Napa? " Tanya Rama
" Gue mau ngomong " Ucap Raka
" Et dah, ka ngomong tinggal ngomong, apa susah nya sih " Ucap Rama
" Gue suka sama cewe " Ucap Raka yang membuat Rama yang sedang berbaring itu langsung terduduk.
__ADS_1
" Siapa cewe yang lu suka? " Tanya Rama.