Cerita Anak Indigo

Cerita Anak Indigo
Istirahat Sebentar


__ADS_3

Setelah Bunda Intan dan Ayah Fandi pergi, Axel dan Kiara menghabiskan waktu nya menjaga Dafa dan juga memeriksa tugas sekolah nya.


Sampai tak sadar malam pun tiba, Hantu Rantai itu pun menjalankan tugas nya dari tuan nya.


Saat Hantu Rantai sampai di depan kamar rawat Dafa, ia tersentak ketika melihat pagar ghaib yang terpasang membuat hantu itu tidak bisa memasuki kamar itu.


Sedangkan Kiara dan Axel yang berada di dalam kamar sedari tadi terus mendengar suara seretan rantai yang sama, namun kali ini seretan itu menetap di depan pintu ruang rawat Dafa.


" Kiara, Jangan-jangan itu hantu yang kemarin ya?" Tanya Axel pada Kiara yang masih sibuk dengan novel yang ia bawa dari rumah bersama dengan perlengkapan sekolah Kiara dan Axel.


" Iya kali " Ucap Kiara


" Kok kamu nyantai banget sih, kan siapa tahu dia ngincer Dafa lagi gimana? " Tanya Axel.


" Gak akan, liat aja " Ucap Kiara.


Sejenak Kiara bisa merasakan ada tabrakan aura dari hantu rantai itu dan aura ungu yang entah dari mana.


Aura ungu itu seakan memenuhi ruang rawat Dafa, entah dari mana asal aura itu namun Kiara bisa merasakan kalau aura itu bukan aura yang jahat.


" Kok dari tadi seretan rantai nya di situ-situ aja ya? " Gumam Axel.

__ADS_1


" Tenang aja, dia gak bakal bisa masuk " Ucap Kiara.


" Kok kamu tau? " Tanya Axel


" Yah cuma firasat aja sih " Ucap Kiara tanpa memalingkan kepala nya dari buku novel nya.


Sementara Hantu Rantai itu berusaha mencari celah untuk masuk, namun usaha nya sia-sia


ia tidak bisa sama sekali masuk ke dalam ruang rawat Dafa.


" Sial, sudah ku duga pasti gadis itu bukan gadis biasa " Ucap Hantu Rantai itu kesal.


" Aku bahkan tidak bisa mendapatkan celah walau sedikit di sini " Ucap Hantu Rantai itu.


Kiara yang sedari tadi diam saja pun mulai merasa kesal dengan suara rantai yang menurut nya berisik itu.


Dalam hati nya, Kiara meminta bantuan dari Paman Maung agar bisa mengusir Hantu Rantai itu pergi dari ruang rawat Dafa.


Paman Maung pun berubah menjadi harimau putih besar dan keluar dari gelang Kiara.


Paman Maung menembus pintu ruang Dafa dalam wujud harimau putih besar.

__ADS_1


Hantu Rantai terkejut ketika melihat harimau putih besar menembus keluar dari ruang rawat Dafa.


Ingin melawan juga tidak berani, Hantu Rantai pun memilih menghilang dan pergi, ia dapat melihat perbedaan kekuatan antara ia dan Paman Maung.


Paman Maung kembali ke dalam gelang Kiara tanpa mengatakan satu patah kata pun.


Tapi Kiara tau kalau Paman Maung berhasil mengusir Hantu Rantai itu.


Kiara menghela nafas nya lega, tidak ada suara bising lagi sekarang dan juga tidak ada hantu yang menggangu, rasa nya sangat menyenangkan bisa istirahat sebentar dari melihat hantu walau hanya setengah hari.


" Kiara, kamu tadi sempet denger suara harimau gak sih? " Tanya Axel.


" Gak kok, kamu salah denger kali " Ucap Kiara.


" Hmmm, mungkin sih " Gumam Axel.


" Besok ada tugas gak sih? " Tanya Axel


" Hmm, kaya nya cuma ngerangkum materi doang" Ucap Kiara


" Bagus lah, untung gak ada tugas " Ucap Axel

__ADS_1


" Semoga besok sekolah lancar " Ucap Axel


__ADS_2