
" Gak papah mereka cuma pengen nunjukin bahwa mereka itu ada , dan kita juga sebagai pengunjung di sini harus sopan dan tidak berbuat yang aneh-aneh "
Ucap Kiara
" Oh gitu ya "
Ucap Melly
" Raka, kamu bisa bela diri gak? atau punya guru bela diri? "
Tanya Kiara
" Aku gak bisa bela diri, bisa nya berantem "
Ucap Raka
" Emang nya kenapa kamu nanya kaya gitu? "
Tanya Rama
" En.. enggak papah, aku cuma mau belajar bela diri aja "
Ucap Kiara
" Aku bisa bela diri "
Ucap Rama
" Serius, Rama kamu bisa ajarin aku gak? "
Tanya Kiara
" Bisa "
Ucap Rama dan langsung di tatap tajam oleh Raka.
" Tapi, nanti Raka ikut ya? "
Ucap Rama yang menyadari Raka menatap nya tajam.
" Oke "
Ucap Kiara
" Eh, aku juga mau ikut belajar bela diri "
Ucap Melly
" Oke , ayo "
Ucap Rama antusias
" Kalian mau belajar bela diri, aku juga mau? "
Ucap Axel
" Tunggu 2 hari lagi "
Ucap Kiara
" Yaudah "
Ucap Axel
__ADS_1
" Assalamu'alaikum "
Ucap seseorang sembari masuk ke ruangan Axel.
" Walaikumsalam, bunda, ayah "
Ucap Kiara dan Axel.
" Tadi, bunda sama ayah ngomong sama dokter nya kalo Axel bisa pulang sekarang dan istirahat di rumah "
Ucap Bunda Intan
" Beneran bunda? "
Tanya Axel
" Iya sayang, beneran "
Ucap Bunda Intan
” Yaudah, bunda aku mau beres-beres dulu "
Ucap Kiara
" Aku bantuin Kiara "
Ucap Melly sembari menyusul Kiara.
Kamu harus istirahat di rumah 1 hari penuh "
Ucap Ayah Fandi
" Iya, ayah "
Ucap Axel
*****
" Kalian mau makan dulu? "
Tanya Bunda Intan
" Gak usah tante, kita mau langsung pulang aja "
Ucap Raka yang di angguki Melly dan Rama
" Kalian hati-hati ya "
Ucap Kiara
" Iya, kalau gitu kami permisi dulu yang om, tante, Kiara, Axel Assalamu'alaikum "
Ucap Raka dan yang lainnya
" Walaikumsalam "
Ucap Kiara
" Sekarang Axel kamu istirahat dulu "
Ucap Ayah Fandi
" Kamu juga Kiara "
__ADS_1
Ucap Bunda Intan
Yang di angguki oleh Axel dan Kiara.
*****
Di dalam Kamar, Kiara langsung berbaring, rasa nya sangat lelah. Padahal Kiara tidak melakukan sesuatu yang berat.
Tapi, Kiara seperti melupakan sesuatu. Kiara langsung bangun karena melupakan Mira dan Kila yang masih ada di rumah sakit.
Kiara memanggil Mira dan Kila. Mira dan Kila datang dengan mengerucutkan bibir nya.
" Gimana sih, masa kita di tinggal "
Ucap Mira
" Maaf, kelupaan "
Ucap Kiara
" Yaudah, kami pergi dulu ya Kiara, pasti kamu mau istirahat kan? "
Tanya Kila
" Iya "
Ucap Kiara
" Oke "
Setelah mengucapkan kata itu Mira dan Kila menghilang, agar tidak menganggu Kiara beristirahat.
Karena lelah akhirnya Kiara tertidur lelap dalam hitungan detik.
*****
Di sisi lain laki-laki berjubah hitam itu, bersama dengan perempuan berjubah hitam itu sedang merencanakan sesuatu.
" Kaka, sebaik nya kita kirim sekarang saja siluman ular dan siluman mu itu "
Ucap laki-laki berjubah hitam
" Kau benar, lebih baik sekarang saja "
Ucap perempuan berjubah hitam itu.
" Aku akan memanggil siluman ular kau panggilah siluman mu itu "
Ucap laki-laki berjubah hitam itu kemudian memanggil siluman ular.
Perempuan berjubah itu menganggukkan kepala nya dan memanggil siluman milik nya.
" Kalian berdua, harus mengambil darah gadis ini "
Ucap laki-laki berjubah hitam itu.
" Kalau perlu bawa dia ke sini juga "
Ucap perempuan berjubah hitam itu.
" Baik tuan "
Ucap kedua siluman itu dan menghilang.
__ADS_1