Cerita Anak Indigo

Cerita Anak Indigo
Masa Lalu Axel (End)


__ADS_3

Axel mengerjapkan mata nya ketika tau kalau saat ini dia sedang ada di UKS sekolah.


Sejenak Axel mengingat apa yang terjadi sebelum nya.


" Apa kau sudah merasa lebih baik? " Tanya Dokter UKS bernama Putra.


" Iya, saya jauh lebih baik " Ucap Axel


" Itu saya kenapa ya? Kok bisa ada di UKS? " Tanya Axel.


" Kau pingsan di belakang sekolah, beberapa teman mu menemukan mu di sana tak sadarkan diri " Ucap Dokter Putra.


" Berapa lama saya pingsan? " Tanya Axel


" 30 menit " Ucap Dokter Putra sambil melihat arloji yang melingkar di tangan nya.


" Apa kau mau pulang atau mau kembali ke kelas? " Tanya Dokter Putra.


" Saya mau ke kelas saja, Terima kasih dokter " Ucap Axel kemudian beranjak pergi sesudah mengucapkan terima kasih.

__ADS_1


*****


Axel menghela nafas nya, masih terlintas bayang-bayang tentang kematian Rania di kepala nya.


" Tolong aku "


Axel tersentak saat tiba-tiba sosok Rania muncul di hadapan nya.


" A.... aku gak bisa nolong kamu, aku gak tau cara nya " Ucap Axel sambil menjauhkan diri nya dari sosok Rania yang tepat ada di depan nya.


" Kenapa tidak bisa? " Tanya Sosok Rania sambil berjalan mendekat ke Axel.


Axel sama sekali tidak bisa menjawab, ia terlalu takut untuk menjawab ketika sosok Rania kini sudah sangat dekat dengan nya, apalagi tubuh Axel yang sudah terpepet di dinding.


" Axel " Ucap seseorang sambil menepuk baju Axel, Axel membuka mata nya perlahan, ia pemuda itu menghela nafas ketika melihat Bu Nindy guru bahasa Indonesia nya.


" Kamu kenapa? " Tanya Bu Nindy


" Sa... saya gak papah, Bu, " Ucap Axel.

__ADS_1


" Apa kamu masih sakit? " Tanya Bu Nindy.


" Tidak, saya sudah baik-baik saja " Ucap Axel.


" Sekarang kamu mau ke kelas? " Tanya Bu Nindy yang mendapat anggukan dari Axel.


" Ayo bareng aja, ibu juga mau ngajar kelas kamu " Ucap Bu Nindy.


" Baik Bu " Jawab Axel.


Sesekali Axel melihat ke belakang memeriksa apakah Sosok Rania masih mengikuti nya atau tidak.


Sampai di kelas nya, Axel langsung kembali duduk di tempat duduk nya, ia mengabaikan semua tatapan mata yang kini menatap ke arah nya.


Axel pun sering kali mendapat teror dari hantu Rania yang terus memaksa Axel membantu nya, namun Axel berusaha sebisa mungkin untuk mengabaikan nya, saat tiba-tiba Hantu Rania muncul Axel akan pura-pura tidak melihat atau membaca surah-surah pendek serta ayat kursi dalam hati nya.


Pemuda itu juga rajin membuat benteng perlindungan dari sholat, membaca alquran dan juga dzikir. Meskipun terkadang Axel mengabaikan nya namun secara perlahan ia mulai memperkuat ibadah nya.


******

__ADS_1


Kembali ke rumah sakit, setelah Axel menceritakan apa yang terjadi kepada Kiara, gadis itu sedikit terkejut namun dia langsung tau kalau kemampuan Axel sebenar nya lebih dari sekedar itu saja, jika kemampuan nya bisa di pertajam lagi mungkin Axel bisa melihat masa lalu orang hanya sekedar menatap mata nya saja.


" Axel, kamu tau gak kalau kamu mencoba buat mempertajam sekaligus melatih kemampuan kamu, kamu bisa ngeliat masa lalu cukup ngeliat mata orang nya aja atau bahkan kamu juga bisa ngeliat masa depan " Jelas Kiara.


__ADS_2