Cerita Anak Indigo

Cerita Anak Indigo
Takut


__ADS_3

Axel menuju ke kamar Bunda Intan untuk memberitahu keadaan Kiara.


" Bunda..... Bunda "


Teriak Axel yang langsung masuk ke kamar Bunda Intan tanpa permisi atau mengetuk pintu.


" Kenapa sayang? "


Tanya Bunda Intan


" Kiara, Kiara di bangunin tapi gak bangun-bangun "


Ucap Axel panik


" Kalo gitu, ayo bunda mau liat "


Ucap Bunda Intan yang di angguki oleh Axel


*****


Nimas Rara Santang menyusuri alam ghaib, tapi dia tidak bisa menemukan roh Kiara.


Dimana dia menyembunyikan roh Kiara?


Batin Nimas Rara Santang.


" Apa Jangan-jangan, pasti di situ "


Gumam Nimas Rara Santang sembari kembali melesat cepat.


*****


Axel dan Bunda Intan menuju kamar Kiara. Bunda Intan menatap ke arah Kiara.


" Sayang, bangun nak "


Ucap Bunda Intan sembari mengguncang pelan bahu Kiara.


Tapi tidak ada respon sama sekali dari Kiara, Bunda Intan semakin khawatir saat memegang tubuh Kiara yang sedingin es.


" Axel, kamu coba tolong telepon ayah, Kiara bawa Kiara ke rumah sakit "


Ucap Bunda Intan

__ADS_1


Axel menganggukkan kepala nya.


*****


Nimas Rara Santang sampai di gua yang gelap , Nimas Rara Santang menyusuri gua itu.


Nimas Rara Santang merasakan aura Kiara, meskipun tidak terlalu kuat, tapi dia tetap bisa merasakan nya.


Nimas Rara Santang mendekati sudut gelap dia melihat ada cahaya bersinar di situ.


Nimas Rara Santang mendekati nya dan melihat Kiara yang sedang memeluk lutut nya dengan di kelilingi serpihan-serpihan cahaya ungu.


Tidak mungkin, Ratu Kencana Wungu datang langsung dalam bentuk cahaya untuk menolong Kiara. Batin Nimas Rara Santang.


" Assalamu'alaikum "


Ucap Nimas Rara Santang


Kiara mendongakkan kepala nya , seketika cahaya ungu itu menghilang.


" Walaikumsalam "


Ucap Kiara


Ucap Nimas Rara Santang


Kiara menganggukkan kepala nya dan mengikuti Nimas Rara Santang.


*****


Di sis lain Axel, Bunda Intan, dan Ayah Fandi, membawa Kiara menuju ke rumah sakit.


Sesampai nya di rumah sakit, Kiara langsung di bawa masuk ke UGD.


Axel, Bunda Intan dan Ayah Fandi menunggu dengan khawatir.


" Kenapa bisa jadi kaya gini bun? "


Tanya Ayah Fandi


" Bunda gak tau, pas tadi mau bangunin Kiara dia enggak bangun, terus badan nya dingin banget "


Ucap Bunda Intan

__ADS_1


" Axel kenapa bisa jadi kaya gini? "


Tanya Ayah Fandi


Axel menceritakan apa yang terjadi saat dia masuk ke kamar Kiara.


" Kalo gitu, kita cuma bisa berdoa saja semoga Kiara baik-baik aja "


Ucap Ayah Fandi yang di angguki Axel dan juga Bunda Intan


*****


" Kiara, apa yang kau rasakan di sana? "


Tanya Nimas Rara Santang


Kiara hanya menggeleng pelan, sebenar nya yang dia rasakan adalah takut. Tapi dia juga masih merasa tidak percaya kepada Nimas Rara Santang.


Nimas Rara Santang melirik ke arah Kiara.


Rupa nya dia selalu menyembunyikan perasaan yang sebenar nya. Batin Nimas Rara Santang.


" Apakah ada sesuatu yang ingin kau ketahui? "


Tanya Nimas Rara Santang lagi


Kiara kembali menggeleng pelan, dan melambatkan langkah nya agar tidak terlalu dekat dengan Nimas Rara Santang.


" Apa kau takut kepada ku? "


Tanya Nimas Rara Santang yang melihat Kiara sengaja melambatkan langkah nya.


Kiara menggeleng pelan, sepanjang perjalanan Kiara hanya menundukkan kepala nya.


Nimas Rara Santang melirik Kiara lagi.


" Kiara, apa kau tau kenapa kau selalu di incar oleh para hantu dan siluman? "


Tanya Nimas Rara Santang


Kiara menggeleng pelan, menandakan bahwa dia tidak tau.


Nimas Rara Santang memberhentikan langkah nya dan berbalik badan menatap ke arah Kiara.

__ADS_1


__ADS_2