Cinta CEO Yang Kejam

Cinta CEO Yang Kejam
Alvaro


__ADS_3

#Sebagai pembuka author mau kasih pict si cantik Keiza



Keiza adalah gadis yang berasal dari keluarga sederhana, dia hanya lulusan SMP,, Keiza tidak dapat menyambung sekolah karena ayahnya jatuh sakit dan tidak bisa bekerja,, Dia pun menjadi tulang punggung keluarganya, Di suatu hari Keiza bertemu dengan Samara,, Keiza yang menolong Samara saat kehilangan tasnya karena di curi,, Sejak itu Samara mengajak Keiza untuk bekerja membantunya di butik.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Samara sedang asik mengobrol bersama adik dan rekan kerjanya,, Tiba-tiba ponselnya berdering.


**Kring Kring Kring !!


Yang Mulia Raja👑


📞Memanggil**


Samara menatap ponselnya melihat nama pemanggil,, dia memang senang namun sedikit malas, karena memang semenjak Edric menerima kehadirannya Edric selalu menelfon sampai hal yang tidak penting di pertanyakan.


*kenapa lagi dia memanggil ku* Samara menghela nafas


Yang di seberang telfon sedikit kesal karena panggilannya belum di jawab.


"Hey cepat angkat,, kau sedang apa disana"


"Ahh, kenapa lama sekali"


Edric mengomel sambil menunggu jawaban.


David yang sudah berada di dekatnya pun tertawa kecil sampai geleng kepala melihat tuan mudanya.


Kemudian Samara menjawab panggilan tersebut.


Edric : "Kau sedang apa? hah? lama sekali mengangkat telfon dariku"


Belum sempat Samara bicara, sudah dapat serbuan pertanyaan dari Edric.


Samara : "Iyah maaf sayang,, aku tadi lagi beresin sisa pesanan,, memangnya ada apa"


Edric : "Jangan pulang terlambat,, dirumah akan ada tamu nanti malam"


Samara : "Hmm okay,, aku akan pulang lebih awal,, apa ada yang lain"


Edric : "Tidak ada, hati hatilah di jalan,, Hmmm I miss"


Samara : "Okay,, Me too"


Yang di seberang terlihat sangat senang mendengar balasan istrinya,, Samara justru tertawa tanpa suara.


Edric : "Give me a kiss"


Samara : "Ihh sayang,, malu ahh nanti di dengar orang"

__ADS_1


Edric : "Biarkan saja mereka dengar,, biar mereka iri,, quickly give me a kiss"


Samara bersembunyi di balik dinding tanpa di lihat oleh Arthur dan Keiza.


Samara : "Muuuach😘 ,, sudah puas"


Edric : "Sudah ,, Thanks darling"


Samara : "Aku tutup dulu telfonnya ya,, sebentar lagi aku pulang"


Edric : "Baiklah"


Samara menutup telfonnya, kemudian berpamitan dengan Keiza dan Arthur.


"Hei, sepertinya aku harus pulang lebih awal,, Maafkan aku ya Kei"


Samara meminta Keiza untuk menjaga toko setelah dia pulang.


"Mau ku antar?"


Arthur ingin memberi tumpangan namun Samara menolak.


"Tidak perlu,, aku bawa mobil kok,, Kau disini saja temani Keiza"


Arthur pun tidak membantah perkataan kakaknya.


"Baiklah,, kau hati-hati ya,, Jangan ngebut"


^Author juga pengen adik kayak arthur,, uda ganteng baik hati pula🤣^


"Okay ,, Aku pergi ya"


Samara dan Arthur saling bercium pipi,, begitu juga dengan Keiza dan Samara.


"Baik-baik ya sama Keiza"


"Siiapp"


Arthur mengangkat jempolnya,, Keiza tersenyum malu.


"Dahhh"


Samara melambaikan tangannya lalu melajukan mobilnya ke jalan raya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Siang tadi setelah mengantar Fiona pulang,, Alvaro pun kembali kerumahnya, Rumah yang sangat mewah dan megah.


Dari gerbang utama menuju beranda rumah terdapat jalan kecil yang dihiasi beragam tanaman hias,, Mulai dari pepohonan hingga rumput pun senantiasa mempercantik halaman yang memiliki luas tak biasa itu.


Bangunan rumah tersebut sangat mewah dan megah bak kastil-kastil yang ada dalam negeri dongeng,, jika dilihat dari udara, rumah tersebut memiliki pemandangan luar berupa gunung serta perbukitan alam yang hijau,, entah dimana Alvaro bisa menemukan tempat seindah itu untuk membangun rumahnya tanpa ada polusi.

__ADS_1


Di halaman, terdapat sebuah pendopo yang bisa digunakan untuk bersantai ataupun berkumpul bersama keluarga dan teman,, Di samping pendopo, terdapat sebuah kolam renang yang lumayan luas.


Ya seperti itulah rumah Alvaro , yang di juluki pria terkaya no.2 di dunia, Wajar saja jika itu sangat megah.


Jam sudah menunjukkan pukul 7 malam, Alvaro sedang bersiap untuk berkunjung ke rumah Edric.


Terlihat para pelayan sedang melakukan tugasnya masing-masing,, ada yang memasangkan sepatu, ada juga yang memasangkan jas, dan beberapa pelayan berdiri di belakangnya sambil memijit pundak pria tersebut,, Sungguh pria itu di perlakukan bagaikan kaisar,, bagaimana tidak? Gaji mereka saja 3 kali lipat dari gaji karyawan kantor pada umumnya.


Ponsel Alvaro berdering,, Alvaro melirik ponselnya, hanya menadahkan tangannya saja si pelayan langsung memberikan ponselnya.


Alvaro menatap layar ponselnya ternyata Dominique menelfon,, Alvaro pun segera menjawab panggilan dari kekasihnya.


Alvaro : "Yes dear"


Dominique : "Beb, kau kemana saja? dari siang aku menelfon mu,, tapi kau tidak angkat.. sekarang katakan kau ada dimana?"


Alvaro : "I'm at home,, umm, maaf ya aku tadi ada sedikit urusan di kantor, jadi tidak sempat angkat telfon mu"


Alvaro berbohong, dia tidak ingin Dominique tau jika dia bertemu Fiona,, Alvaro tipe pria yang malas bertengkar.


Dominique : "Okay , tidak masalah,, apa malam ini kau sibuk? aku sangat merindukan mu,, kerumah ku ya malam ini"


Alvaro : "Umm, sorry darling,, malam ini aku tidak bisa,, aku sudah janji pada teman ku akan berkunjung kerumahnya,, kalau kau mau ikut saja dengan ku, nanti aku menjemput mu"


Namun Dominique menolak ajakan Alvaro.


Dominique : "Baiklah,, kau berkunjung saja kerumah teman mu itu,, aku tidak usah ikut, aku baik-baik saja,, lagi pula aku lelah, aku akan minta Thalia kesini, kau tenang saja"


Alvaro : "Okay,, aku berangkat dulu ya sayang, I love you"


Dominique : "Hmm, I love you too"


Alvaro mematikan ponselnya lalu memasukkannya ke saku jasnya,, Alvaro pun bergegas naik ke mobilnya,, Seorang bodyguard berbadan kekar memberi hormat.


"Selamat malam mister"


Bodyguard itu membungkukkan setengah badannya,, lalu membukakan pintu mobil untuk Alvaro.


"Terimakasih,, kau tidak perlu mengikuti ku,, aku akan baik-baik saja"


Perintah Alvaro kepada bodyguardnya.


"Baik mister"


"Dan ya selalu awasi rumah Dominique,, katakan padaku jika ada hal yang mencurigakan"


"Baik mister"


Kemudian Alvaro melajukan mobilnya dengan kencang.


#Wahai pembaca setia harap bersabar ya,, dan tetap setia menunggu update terbaru😘

__ADS_1


Pembaca yang bijak akan meninggalkan jejak 🙏🏻


__ADS_2