Cinta CEO Yang Kejam

Cinta CEO Yang Kejam
Kepergok Adik Ipar


__ADS_3

Arthur yang sedang berjalan menuju kamar nya,, tidak sengaja melewati kamar samara yang pintu nya sedikit terbuka .. Otak jail nya pun mulai bekerja, arthur yang tidak mengetahui jika edric berada di dalam pun langsung masuk ke kamar samara ....


"Samara" panggil arthur


Namun tidak ada sahutan dari samara,, arthur melihat situasi kamar yang masih rapi tidak berserak sedikit pun..


*apa dia sudah kembali kerumah suami nya? aku bahkan belum sempat mengganggu nya* pikir arthur


Arthur ingin melangkah keluar namun dia berhenti, mendengar suara kursi yang tergeser di balkon ..


*hah, ku rasa dia bersantai di balkon* arthur pun melangkah menuju balkon....


"Beby, kau sangat cantik malam ini" ucap edric sembari mengelus pipih istri nya


"Jadi selama ini aku tidak cantik?" samara memasang wajah cemberut,


"No, my dear ... Kau selalu terlihat cantik, dan malam ini kau terlihat lebih cantik lagi" jawab edric yang sudah mulai berpindah ke tempat duduk samara


Edric mendidih samara di kursi panjang,,


"Ed, apa yang ingin kau lakukan" samara terkejut edric tiba tiba ingin menindih nya..


"Kau sangat menggoda beby,, aku tidak tahan lagi" edric menatap samara, pria itu sudah sangat bergairah...


Edric langsung menciumi leher samara, membuat samara merasa geli ,, kemudian edric memegang bibir samara kemudian me**mat bibir mungil itu..


*kau sangat manis beby, aku tidak ingin menyudahi ini* ucap edric dalam hati


Samara pun seperti nya mulai memberi respon,, samara membalas ciuman edric, memberi akses lebih dalam sehingga mereka saling bermain lidah ...


*ini untuk pertama kali nya dalam hidup ku,, dan kau melakukan nya dengan lembut,, aku akan memberikan segala nya untukmu* samara memejamkan mata nya


Bibir mereka masih saling berpagutan, sampai membuat kursi itu bergeser dari tempat nya.....


Tangan edric mulai menyusup ke dalam piyama samara,, terasa sebuah tangan menyentuh bagian tubuh yang lain, membuat samara terbelalak namun dia tidak berontak .. wanita itu justru membiarkan diri nya berada dalam kendali pria tersebut... hasrat sudah sangat memuncak.. Namun....


"Sam, apa yang kau laku..." arthur tidak melanjutkan kata kata nya..


"-_-"


Arthur terdiam, dia sangat terkejut melihat adegan panas yang ada di hadapan nya...


Samara yang melihat arthur berdiri di dekat pintu balkon, langsung mendorong edric menjauh... Edric yang masih ******* bibir istri nya pun terkejut karena dorongan kuat yang mendadak...


"Beby kenapa kau tiba tiba mendorongku" tanya edric dengan kesal


"Arthur, kau sedang apa berdiri di situ" tanya samara yang sedikit malu..


Edric pun ikut menoleh ke arah arthur ... edric menatap arthur dengan tajam


*ahh sial, kenapa selalu ada pengganggu* edric memasang wajah kesal

__ADS_1


"-_-" arthur yang di tatap pun sedikit gerogi


Namun edric memberi isyarat kepada arthur melalui tangan nya,, "Pergi dan jangan mengganggu" seperti itulah isyarat yang di tangkap oleh arthur


"A..aku tidak melihat apa pun...Ma..maaf aku permisi" ucap arthur terbata bata dan langsung meninggalkan kamar samara


"Hey" samara ingin mengejar namun edric menahan tangan nya...


"Biarkan saja ,, ayo beby, kita lanjutkan lagi" pinta edric memeluk samara dari belakang


"Tidak ed,, aku takut itu merusak pikiran nya dia masih terlalu muda ... kita keluar saja yuk, aku mau duduk di taman" ajak samara melepaskan pelukan edric dan melangkah keluar kamar..


Edric menghela nafas dengan kasar,, gagal menuntaskan hasrat membuat nya sedikit kesal... namun edric tetap mengikuti kemauan istri nya...


Arthur sampai berlari ke dalam kamar nya, dia langsung menutup pintu kamar nya .. nafas nya sedikit terengah seperti habis di kejar hantu.


*sial, kenapa aku harus melihat itu .. ahh hari ini benar benar sial* arthur mengacak rambut nya


*aku gagal mengungkap kan perasaan ku pada alishka ,, dan sekarang aku tak sengaja memergoki samara bersama suami nya ,, sial, kenapa tuan edric bisa ada disini* Arthur merasa apes hari nya benar benar tidak beruntung.


Arthur pun menjatuhkan diri di kasur nya ,, setelah itu dia langsung mandi...


David dan alishka masih dalam perjalanan menuju pusat pembelian ponsel ... mereka sampai di toko London Celluler


David masuk ke dalam toko di ikuti oleh alishka..


"Excuse me sir. Can I help you?" seorang pegawai kasir menyambut kedatangan david.


"Yes please,, aku ingin membeli ponsel Stuart Hughes iPhone 4s Elite Gold.. bisa kau tunjukkan padaku" ucap david


"Dengan senang hati tuan ,, come follow me" ucap pegawai kasir sembari tersenyum


David pun masuk mengikuti arahan pegawai itu,, begitu david memasuki toko, banyak pengunjung wanita yang terkesima dengan ketampanan david..


🗣 "Lihat cowo itu, ganteng banget ya"


Seperti itulah bisikan demi bisikan yang terdengar di telinga alishka,, membuat alishka merasa panas..


"Ini tuan ,Stuart Hughes iPhone 4s Elite Gold" pegawai kasir itu memberikan contoh ponsel tersebut..


David sedang mengamati ponsel itu,, namun alishka yang tidak tahan dengan tatapan semua wanita yang mengarah ke david pun langsung menggandeng lengan pria itu...


David pun terkejut dengan sikap alishka yang mendadak berubah sedekat ini... david menatap alishka dengan heran.. yang di tatap justru menyenderkan kepala nya di bahu..


"Sayang, cepetan dong jangan lama lama" ucap alishka manja..


David terbelalak, mendengar alishka memanggil nya dengan kata sayang


*apa maksud anda nona? kenapa anda menjadi begini* david menjadi gerogi, namun tetap membiarkan alishka memeluk lengan nya


*aku tidak akan membiarkan wanita mana pun menatap mu lebih lama lagi david,, kau hanya milikku* ucap alishka dalam hati

__ADS_1


Benar saja persis seperti perkiraan alishka,, semua wanita di situ langsung memalingkan wajah nya karena di kira david dan alishka sepasang kekasih....


Setelah david membayar kepada kasir,, alishka langsung menarik tangan david keluar dari toko itu..


"Nona, kenapa anda melakukan hal seperti itu,, itu tidak baik nona" ucap david dengan sedikit emosi


"Apa yang aku lakukan?? aku hanya melindungi mu dari semua wanita yang menatap mu" alishka membalikan kata kata david sebelum nya..


Alishka kemudian masuk ke dalam mobil,, david pun tertawa kecil mendengar jawaban alishka


*kau sangat lucu nona* david tertawa tanpa suara


David pun menyusul ke dalam mobil ,, david melajukan mobil nya...


"Saya akan mengantar nona pulang kerumah ,, setelah itu saya memberikan ponsel ini kepada tuan muda" ucap david sambil mengemudi


"Tidak, aku tidak mau pulang .. aku ikut kerumah kakak ipar" jawab alishka


"Tapi nona ini sudah larut malam nona" david berusaha membujuk alishka untuk pulang


"Aku juga ingin tau rumah kakak ipar,, pokok nya aku ikut dengan mu" seperti nya alishka tidak bisa di bantah..


"Baiklah nona" david pun mengalah...


Di taman samara sedang duduk di bangku bersama edric ... Edric masih terus mengganggu nya, edric menaruh tangan nya di paha samara sambil mengelus...


"Ed, hentikan .. ini di luar nanti ada yang lihat" samara menepis tangan edric


"Biarkan saja beby,, kita sudah menikah, tidak ada yang salah" edric mulai mendekati samara mencuri ciuman di bibir wanita itu


"Edric,, kau mengambil kesempatan" samara memajukan bibir nya cemberut..


"Sudahlah,, aku mau nonton televisi saja" samara beranjak masuk ke dalam rumah


"Beby, tunggu aku" edric pun menyusul istri nya..


Samara menonton televisi,, edric pun ikut duduk di samping nya .. seperti nya edric tidak bisa jauh dari nya meskipun sedetik saja.


Edric menyenderkan kepala nya di bahu samara.. samara pun membelai rambut edric dengan sayang..


"Wah wah, apa daddy mengganggu kalian" tanya tuan aldebaron


"Eh, daddy belum tidur" jawab samara


"Belum,, daddy gak bisa tidur" ucap tuan aldebaron


Edric tampak nya menghiraukan keberadaan ayah mertua nya itu..


"Duduk sini dad ,, kita nonton" ajak samara


"Hmm, enggak deh ,, nanti mommy kamu nyarikin, dad ke kamar aja ya" balas tuan aldebaron sembari melangkah pergi....

__ADS_1


Bersambung....


Sekian dulu ya guys ,, tetap dukung karya ku ya, terimakasih sudah setia sejauh ini 🙏🏻


__ADS_2