Cinta CEO Yang Kejam

Cinta CEO Yang Kejam
Kissing


__ADS_3

Samara masih menghias pohon ditaman belakang bersama dengan ibu mertuanya.


"Mama, Apa setiap tahun seperti ini?" Tanya Samara


"Humm, Setiap tahun dirumah ini memang selalu seperti ini" Mama Rosa tersenyum


"Setiap tahunnya Edric juga mengadakan pesta" Gumam mama Rosa


"Pesta seperti apa ma?" Samara heran


"Biasanya pesta untuk berkumpul dengan temannya dan juga para gadis" Tipu mama Rosa


"Dia juga mengundang para gadis?" Samara terkejut, Seketika wajahnya berubah


"Iya, Apa David tidak cerita padamu?" Mama tersenyum, Melihat Samara cemburu


"Asisten menyebalkan itu mana mungkin mengatakannya padaku,, Dia selalu memihak tuan mudanya" Samara memajukan bibirnya kesal


Mama Rosa yang mendengar Samara menggerutu tertawa kecil,, Karena wajah Samara semakin imut jika sedang kesal.


Merajuk pun tidak mengurangi kecantikan mu Samara, Wajar saja jika putraku sangat tergila gila padamu. Mama Rosa geleng kepala


"Sepertinya Edric tidak terlihat, Kemana dia?" Tanya mama Rosa


"Katanya pergi untuk bertemu klien penting ma" Samara menoleh


"Edric itu memang selalu mengutamakan pekerjaan, Dia tidak pernah berubah" Mama Rosa tersenyum


"Sam, Seharusnya kau bujuk dia untuk pergi honeymoon" Mama Rosa memegang tangan Samara


"Tapi ma.." Samara enggan


"Jangan tapi-tapi,, Kalau di tunda terus, Kapan bisa punya baby" Mama Rosa memaksa


"Disini kalian pasti jarang melakukannya ,, Karena Edric sibuk bekerja" Gerutu mama Rosa


Mama salah, Dia bahkan bisa melahapku dimana saja ma. Batin Samara


"Mama tidak mau tau,, Setelah mengurus pernikahan Alishka, Kalian harus pergi honeymoon" Pinta mama Rosa


"Baik ma, Nanti pasti sam bicara sama Edric" Samara tersenyum


Mertua dan menantu sedang asik mengobrol, Tak lama Alishka datang dari arah depan menghampiri mereka.


"Alishka, Sini" Panggil Samara


"Kakak ipar, Mama" Alishka menatap ibunya


"Mama kira kamu tidak akan mau keluar lagi" Pekik mama Rosa


"Maafin aku ma" Alishka mendekat ke ibunya


"Kamu tau? Bagaimana perasaan mama saat kamu melawan kakakmu?" Mama Rosa mengalihkan pandangan


"Mama merasa gagal menjadi ibu yang baik" Mama Rosa melipat kedua tangannya


"Kakak ipar, Apa mama marah padaku?" Alishka menatap Samara, Gadis itu menangis


"Tidak sayang, Mama itu sayang sekali padamu,, Bahkan mama akan mempersiapkan semuanya untuk pernikahan kamu" Samara membelai pipi Alishka


"Pernikahan?" Alishka terkejut


"Tentu saja pernikahan,, Apa kamu pikir mama akan diam saja?" Bentak mama Rosa


"Mama" Alishka menatap ibunya


"Dengan kondisimu yang seperti ini? Bagaimana mama bisa tenang Alishka" Mama Rosa menoleh


"Edric sudah membuat keputusan, Kau akan menikah akhir pekan ini" Tegas mama Rosa


"Dengarkan mama Alishka,, Mama tidak tau kau memang melakukannya atau tidak, Tapi pernikahan akan tetap terjadi" Mama Rosa menatap putrinya


"Mama minta kamu jangan menambah masalah dirumah ini, Mama mohon Alishka sekali ini saja turuti perkataan mama" Mama Rosa menunduk


"Maafin mama,, Mama tidak bisa menjaga kamu dengan baik" Mama Rosa menangis


"Tidak ma" Alishka juga menangis


"Mama tidak pernah gagal, Mama itu ibu yang terbaik" Alishka memeluk ibunya


"Aku sayang mama" Gadis itu menangis dipelukan ibunya


Mama Rosa melepas pelukannya, Lalu menatap Alishka dengan seksama,, Samara yang menyaksikan ibu dan anak itu ikut menangis.


"Coba untuk jujur sama mama Alishka" Mama Rosa memegang bahu putrinya


"Apa kamu dan David tidur bersama? Dimana Alishka? Kenapa itu bisa terjadi?" Tanya mama Rosa


"Iya ma, Aku memang tidur bersama David,, Tapi David tidak menyentuh ku sama sekali, Karena hujan tidak berhenti kami terpaksa menginap di apartmentnya" Jawab Alishka jujur


"Oh god, thank you so much" Mama Rosa legah


"Mama tau sayang, Mama percaya dengan David,, Karena dia adalah pemuda yang baik" Mama Rosa tersenyum

__ADS_1


"Iya ma, Dia hanya ingin menjagaku bukan merusak diriku" Lirih Alishka


"Iya sayang, Mama tau" Mama Rosa memeluk Alishka erat


"Sudah, Lebih baik sekarang kita lanjut menghias" Ajak mama Rosa


Samara tersenyum, Lalu Alishka memeluk Samara dengan manja.


"Terimakasih kakak ipar" Alishka mencium pipi Samara


"Kenapa berterimakasih?" Samara bingung


"Kau sudah memanggilku untuk turun" Alishka tersenyum


"Itu karena aku tau, Kau merindukan mama" Samara mencubit hidung Alishka


"Hahaha" Keduanya tertawa


Lalu mereka melanjutkan menghias pohon pohon yang ada disekitar rumah utama.


..........................


Sementara Edric dan David masih dalam perjalanan menuju rumah,, Karena lokasi restaurant lumayan jauh, Jadi mereka membutuhkan waktu sedikit lama untuk tiba dirumah.


"Kenapa mobil ini lamban sekali sih?" Gerutu Edric kesal


"Lebih cepat lagi Dav" Pinta Edric


"Ini sudah kecepatan maksimum tuan, Jika melewati batas akan berbahaya tuan" Ucap David


"Besok kau bututkan saja mobil ini,, Ganti yang baru" Ucap Edric kesal


"Baik tuan" David hanya geleng kepala


Edric memandang jalanan kota yang lumayan ramai pengendara bermotor,, Wajahnya terlihat bosan dan kesal.


Sudah hampir setengah jam diperjalanan, Perut Edric berbunyi menandakan saat ini dia sedang lapar.


"Dav"


"Iya tuan muda" David masih fokus menyetir


"Apa kau tidak dengar suara cacing?" Tanya Edric


"Suara cacing? Disini tidak ada cacing tuan" David bingung


Tak lama perut Edric berbunyi lagi, Dan bunyinya semakin keras,, David hampir tertawa yang mendengarnya.


"Saya dengar tuan" David tersenyum


"Baiklah, Sebentar lagi kita berhenti tuan" Ucap David


"Humm" Edric hanya menjawab ambigu


Tak lama David berhenti didepan sebuah cafe, Lalu membuka pintu mobil untuk Edric,, Dengan cepat Edric keluar dari mobil, Karena merasa sudah sangat gerah.


The Ridding House Cafe 👇🏻



Edric masuk kedalam cafe diikuti oleh David, Manager cafe pun menyambut kedatangan mereka.


"Selamat datang tuan" Sapa manager cafe


"Saya David Christopher" Ucap David lantang


Mendengar nama David, Manager cafe langsung menunduk hormat,, Siapa sih yang tidak kenal asisten pribadi CEO ternama di kota London? Tentu saja nama David sudah terkenal dimanapun.


"Maaf tuan, Saya tidak mengenali anda" Manager cafe menunduk


"Tolong berikan yang spesial untuk tuan muda" Pinta David


"Baik tuan ,, Silahkan duduk dimanapun yang anda sukai" Ucap manager itu


Dengan cepat manager itu menyuruh pelayan untuk melayani Presdir Alliance Michael itu.


"Silahkan dinikmati tuan, Saya merasa terhormat bisa melayani anda tuan" Ucap sang manager cafe


"Pelayanan mu tidak buruk" Balas Edric cuek


"Dav, Berikan hadiah untuk mereka,, Aku merasa senang dilayani oleh mereka" Seru Edric


"Baik tuan muda"


David menyerahkan lembaran cek yang sudah di tanda tangani oleh Edric.


"Ini adalah cek senilai tiga ratus juta, Pergunakan cek ini untuk memperbesar cafe anda" Ucap David ke manager cafe


"Benarkah tuan?" Manager cafe kaget mendengarnya


"Terimakasih banyak tuan, Terimakasih" Manager cafe membungkuk berkali-kali


Sementara Edric hanya santai menikmati makanannya,, Selesai makan Edric langsung kembali ke mobilnya.

__ADS_1


Mereka melanjutkan perjalanan untuk pulang kerumah,, Karena sudah merasa kenyang, Tuan muda akhirnya tertidur didalam mobil.


David yang melihat dari kaca, Hanya tersenyum geleng kepala.


Bahkan sangat menggemaskan disaat tertidur begitu,, Anda ini terbuat dari apa sih tuan? Pantas saja banyak wanita yang mengejar anda. Batin David


Sekitar 2 jam perjalanan, Telah sampai dirumah kebesaran keluarga Michael.


Mobil memasuki gerbang utama, David mematikan mesin tepat dihalaman parkir rumah utama,, Tapi tuan muda masih tertidur pulas, David enggan untuk membangunkan.


Mama Rosa, Samara dan juga Alishka yang melihat David keluar dari mobil, Datang menghampiri dari arah taman,, Namun karena tidak melihat Edric, Samara merasa heran.


"David" Panggil Samara


"Iya nona" David menoleh


"Dimana Edric? Tadi dia pergi bersamamu?" Tanya samara


"Tuan muda tertidur dalam perjalanan nona,, Sepertinya tuan muda sangat lelah" Lirih David


Lalu membuka pintu mobil, Dan benar saja Edric masih tidur pulas.


"Apa perlu dibangunkan nona?" Tanya David


"Jangan, Biar aku saja" Samara tersenyum


Lalu menghampiri Edric yang sedang tertidur,, Samara membelai wajah Edric yang terlihat imut jika terpejam, Dia memegang bibir Edric yang sedikit terbuka.


Tanpa aba-aba Samara menempelkan bibirnya di bibir Edric,, Mama Rosa yang melihat langsung tutup mata, Dan Alishka membuang muka.


David langsung menutup pintu mobil dengan sigap.


"Ayo kita masuk saja, Biarkan mereka berdua" Seru mama Rosa


"Duh, Seperti merasa dunia milik berdua" Pekik Alishka


Mama rosa menarik tangan Alishka agar ikut masuk kerumah, Sementara David mengekor dibelakang mereka.


Dan yang tinggal berdua didalam mobil, Sang istri masih setia memandang wajah suaminya,, Tak lama tuan muda terbangun.


"Eugghh" Edric membuka matanya


"Beby, Kau?" Edric terkejut melihat Samara ada didepannya


"Kenapa?" Samara heran


"Sepertinya aku merindukanmu beby, Karena itu aku terus berkhayal" Pekik Edric, Menepuk nepuk pipinya


Jadi dia mengira ini mimpi. Samara menutup mulut tertawa


"Bagaimana kalau ini?" Samara langsung mencium pipi Edric


"Apa masih berkhayal?" Tanya Samara


"Jadi sungguhan ya?" Edric menatap Samara dengan nakal


"Ed, Kenapa melihatku seperti itu?" Samara heran


"Aku ingin memakanmu beby" Edric tersenyum menggoda


"Ahh, Jangan disini" Samara ingin kabur


"Berani kabur?" Edric langsung menarik tangannya


Membuat Samara mendekap di dadanya.


"Tadi memancingku, Sekarang ingin kabur? Tidak bisa" Edric geleng kepala


"Ed, Lepaskan aku" Pinta Samara


"Cium dulu" Pinta Edric


"Sekali saja ya?"


"Emm, Dua kali"


"Ihh, Curang" Samara kesal


"Mau cium atau mau yang lain?" Edric menawar


"Baiklah, Cium saja" Samara pasrah


Edric menunjuk pipi kirinya, Lalu pipi kanannya,, Samara pun mencium pipi kiri dan kanan.


Terakhir Edric menunjuk bibirnya,, Samara geleng kepala.


"Tidak mau, Kan janjinya dua kali" Samara cemberut


"Ya sudah aku saja yang cium" Ucap Edric


Langsung menyesap bibir Samara dengan liar, Mereka pun melakukan kissing didalam mobil,, Sambil sesekali tangan Edric me..re..mas dua benda kesukaannya.


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2