
Hi everyone welcome back ❤
Di sini author akan melanjutkan kisah yang mungkin telah lama tertunda yagesya 🙈
Alright, let's get on with the story 👇🏻
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Style Edric pada malam pergantian tahun 👇🏻
And style David 👇🏻
OK, let's get straight to the point 👇🏻
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Malam sepasang bak raja dan ratu, edric dan samara berjalan perlahan menuruni anak tangga,, aura penuh wibawa di pancarkan oleh seorang edric yang banyak di kagumi oleh kaum hawa.
Begitu juga senyuman yang tak kalah manisnya dengan manis gula selalu terpancar di bibir ranum samara, membuatnya semakin mempesona di mata kaum adam.
Saat ini edric dan samara sudah berada di antara kerumunan para tamu,, edric menyapu seisi ruangan melalui matanya dan samara hanya tersenyum menatap semua orang yang memandangnya,, namun tak pernah pegangan tangan mereka terlepas sedetikpun.
"Tuan muda" David menghampiri dan membisikkan sesuatu ke telinga edric
Entah apa yang di bisikkan david? edric hanya menganggukkan kepalanya,, samara yang di sampingnya pun terlihat heran.
"Silahkan tuan dan nona" David mengiring edric dan samara untuk bergabung dengan kerabat lainnya
Disisi lain tak sedikit orang luar yang berbisik membicarakan keduanya.
"Wow that woman is really beautiful, who is she?" Ucap seorang pria yang tengah memperhatikan samara
"Yes you are right,, tapi sebaiknya lupakan saja niat mu untuk mendekatinya" Ucap pria lain di sebelahnya
__ADS_1
"Why not? sepertinya dia menarik" Pria itu tersenyum
"Oh really? lupakan wanita itu jika kau tidak ingin bangkrut" Balas teman pria tersebut
"Apa kau mengenal wanita cantik itu?" Pria itu tanda tanya di pikirannya
Dia ini pura pura dungu atau memang dungu. Pria di sampingnya menatap heran
"Kenapa menatap ku begitu?" Pria itu dengan wajah polosnya
"Apa kau bercanda? semua orang bahkan tau wanita itu? istri sah Edric Michael Edon" Jelas pria di sampingnya dengan penuh penekanan
"Oh begitu" Pria itu mendengus kasar
Pembicaraan mereka tidak berlanjut di saat edric dan samara berjalan melewati mereka,, dan aroma parfum samara dapat tercium saat melewati pria itu.
Bau parfum ini? bau yang sama. Pria itu tersenyum penuh teka teki.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"Edric tidak di sangka kau tumbuh menjadi pria yang sangat tampan" Ucap nyonya manda saat melihat edric
"Tentu saja dia tampan,, dia itu putraku" Ucap mama rosa
"Hahaha, looks like you guys are having fun" Celetuk tuan hugo yang datang bergabung
"Welcome uncle" Edric menjabat tangan tuan hugo dan saling memeluk
"Hahaha thank you,, kau mengatur pesta ini dengan sangat baik ed" Tuan hugo menepuk pundak edric
"Terimakasih uncle, selamat menikmati" Edric tersenyum
"Tentu saja,, disini ada nyonya rosa dan nyonya manda saya akan sangat senang" balas tuan hugo sambil tertawa
"Tuan hugo bisa saja" Mama rosa tersenyum malu
"Tidak masalah ros,, sepertinya tuan hugo ingin merasakan muda lagi, benar tidak tuan hugo?" Goda nyonya manda
__ADS_1
"Hahah, tentu saja kita kan belum terlalu tua"
Serentak ketiga orang tua itu tertawa dan saling mengobrol dan bercanda.
"Baiklah kalau begitu biarkan kami bergabung dengan para remaja" Sambung edric tertawa kecil
"Hahaha itu hanya lelucon" Ucap tuan hugo dan yang lain tertawa
"Ayo beby" Edric mengajak samara untuk berkumpul dengan teman lainnya
Samara hanya menurut saja tidak banyak bicara dan sepertinya wanita itu sedang tidak sehat,, karena wajahnya terlihat sedikit pucat.
"Kakak" Teriak alishka melambaikan tangan
"Kau? kenapa pakaian mu sangat terbuka?" Edric melotot tajam melihat adiknya
"Ihh kenapa sih? ini lagi trendy kakak" Balas alishka memajukan bibirnya
"Kau? dasar dungu" Edric kesal
"Ed, tenanglah ada david yang menjaganya" Samara tersenyum
"Aku juga tidak percaya dengannya" Edric sinis menatap david
"Hey ayolah kak, dia akan menjadi adik iparmu" Cibir alishka
"Tidak bisa dekat dekat sebelum menikah, minggir kau" Edric menarik samara agar mereka menengahi
"Ihh, mau pacaran saja tidak bisa? mengganggu kesenangan orang lain" Alishka cemberut
"Pfftt" David tertawa kecil melihat alishka
"Menyebalkan sekali cih" Alishka buang muka
"Dasar bocah" Edric mendengus
Samara hanya geleng kepala melihat keduanya berdebat begitu juga dengan david.
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Bersambung....